iklan

6-7 Mei 2021: BoE Meeting, Perdagangan China, Jobless Claims AS

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah rilis kebijakan BoE dan Jobless Claimns AS. Besok ada perdagangan China, statement RBA, dan ekspektasi inflasi Selandia Baru.

iklan

iklan

Kamis, 6 Mei 2021

  • Jam 18:00 WIB: hasil meeting BoE (Berdampak tinggi pada GBP).
  1. Data Asset Purchase Facility BoE Bulan Mei 2021

Asset Purchase Facility BoE adalah target pembelian asset oleh BoE. Data ini berkaitan dengan program Quantitative Easing dari BoE, yaitu jumlah dana total yang akan digunakan oleh BoE untuk membeli asset-asset di pasar terbuka. Pada meeting terakhir 18 Maret lalu, dana untuk pembelian asset adalah £895 miliar, sesuai dengan perkiraan dan merupakan yang tertinggi sejak pandemi COVID-19 melanda.

Keputusan ini diambil guna mendukung aktivitas ekonomi yang menurun akibat diberlakukannya kebijakan lockdown karena naiknya kasus COVID-19. Untuk meeting hari ini, dana pembelian asset diperkirakan tetap £895 miliar. Jika BoE kembali memperbesar pembelian asset, maka GBP akan cenderung melemah.

 

  1. Pengumuman Suku Bunga Dan Ringkasan Kebijakan Moneter BoE Bulan Mei 2021

Penentuan suku bunga dilakukan dengan cara voting diantara para anggota Monetary Policy Committee (MPC). Pada meeting terakhir tanggal 18 Maret lalu, BoE mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%, sesuai dengan perkiraan. Level suku bunga ini adalah yang terendah sepanjang sejarah BoE.

6-7 Mei 2021: BoE Meeting, Perdagangan

Keputusan tersebut diambil dengan suara bulat oleh seluruh anggota MPC. Statement menyebutkan bahwa GDP Inggris diproyeksikan pulih selama tahun 2021 menuju level sebelum pandemi COVID-19, dan inflasi konsumen akan kembali mencapai target 2% dalam tahun ini.

Para anggota komite sepakat untuk mempertimbangkan laju pembelian obligasi pemerintah tetap di sekitar levelnya saat ini. Selain itu, bank sentral mengindikasikan kemungkinan tapering di waktu yang akan datang dan memberi isyarat kesiapan untuk mengambil kebijakan moneter yang efektif.

BoE juga menegaskan tidak bermaksud memperketat kebijakan moneter setidaknya sampai ada bukti yang jelas bahwa perekonomian telah tumbuh secara signifikan dan target inflasi 2% bisa tercapai secara berkelanjutan.

Untuk bulan Mei 2021, diperkirakan BoE masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%. Jika BoE kembali menurunkan suku bunga, maka GBP akan cenderung melemah. Pernyataan meeting hari ini bisa dibaca di sini.


  • Jam 18:00 WIB: notulen meeting BoE 6 Mei 2021 (Berdampak medium-tinggi pada GBP).

Selain penetapan suku bunga dan pembelian asset, rapat MPC juga dimaksudkan untuk memperoleh gambaran dalam menetapkan suku bunga berikutnya. Notulen meeting berupa hasil voting untuk target pembelian asset dan penentuan suku bunga.

Data ini dirilis dengan format X1-X2-X3, dimana X1 menunjukkan jumlah anggota yang setuju kenaikan pembelian asset atau kenaikan suku bunga, X2 adalah jumlah anggota yang setuju penurunan pembelian asset atau penurunan suku bunga, dan X3 merupakan jumlah anggota yang tidak ingin ada perubahan.

Pada meeting terakhir 18 Maret lalu, hasil voting untuk suku bunga dan pembelian asset adalah 0-0-9. Artinya, seluruh anggota MPC menginginkan tidak ada perubahan pada suku bunga dan pembelian asset. Pada meeting hari ini, diperkirakan hasil voting untuk suku bunga dan pembelian asset akan tetap 0-0-9. Hasil rilis notulen meeting BoE hari ini bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 30 April 2021 (Berdampak medium-tinggi pada USD).

Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi.

Ada 2 data yang diperhatikan, yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Untuk itu, indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data Initial.

6-7 Mei 2021: BoE Meeting, Perdagangan

Minggu lalu, Jobless Claims AS berkurang 13,000 menjadi 553,000 klaim, lebih tinggi dari perkiraan 545,000 klaim, tetapi menjadi yang terendah sejak bulan Maret 2020 ketika pandemi COVID-19 mulai melanda AS. Klaim rata-rata dalam 4 minggu terakhir naik menjadi 661,750 klaim, terendah sejak Maret 2020.

Untuk minggu ini, diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan kembali turun menjadi 540,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Jumat, 7 Mei 2021

  • Jam 08:30 WIB: Statement kebijakan moneter RBA kuartal kedua tahun 2021 (Berdampak tinggi pada AUD).

Dirilis setiap kuartal, laporan ini berisi mengenai ekspektasi untuk kondisi perekonomian dan tingkat inflasi Australia. Jika statement dianggap hawkish, maka AUD akan cenderung menguat, begitu pula jika sebaliknya. Statement kebijakan moneter kuartal kedua tahun 2021 bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 10:00 WIB: angka harapan inflasi Selandia Baru kuartal kedua tahun 2020 (Berdampak medium pada NZD).

Indikator yang dirilis setiap kuartal oleh RBNZ ini menunjukkan harapan pelaku bisnis pada tingkat inflasi tahunan di Selandia Baru selama 2 tahun mendatang. Indikator ini dibuat berdasarkan survei terhadap 100 konsumen.

6-7 Mei 2021: BoE Meeting, Perdagangan

Pada kuartal pertama lalu, inflasi tahunan Selandia Baru diharapkan naik 1.89%, sesuai dengan perkiraan dan merupakan yang tertinggi dalam setahun terakhir. Untuk kuartal kedua tahun 2021, inflasi diperkirakan +2.30%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan NZD.

 

  • Waktu tentative : data neraca perdagangan China bulan April 2021 (Berdampak medium pada AUD dan NZD).

Data yang dirilis oleh Customs General Administration of China (CGAC) ini mengukur perbedaan total nilai impor dan ekspor dalam basis tahunan (year over year atau y/y). Jika nilai total ekspor lebih besar dari nilai total impor, maka neraca perdagangan mengalami surplus. Apabila sebaliknya, maka perdagangan mengalami defisit.

Volume perdagangan China yang meningkat akan berdampak positif pada partner dagangnya terutama Australia, Selandia Baru, dan Kanada yang banyak mengekspor komoditi pertambangan serta bahan makanan olahan ke China.

6-7 Mei 2021: BoE Meeting, Perdagangan

Bulan Maret lalu, perdagangan China mengalami surplus sebesar USD13.80 miliar y/y, jauh lebih rendah dari perkiraan surplus USD52.00 miliar, dan merupakan surplus terendah sejak bulan Februari 2020. Ekspor naik 30.6% y/y, tetapi impor juga naik sebesar 38.1% y/y (tertinggi sejak Februari 2017).

Sementara itu, surplus perdagangan dengan Amerika Serikat yang merupakan negara tujuan ekspor terbesar China turun dari USD23.01 miliar menjadi USD21.37 miliar y/y.

Untuk bulan April 2021, diperkirakan perdagangan China y/y akan kembali surplus sebesar USD28.00 miliar. Surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada AUD dan NZD.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
295692
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone