Advertisement

iklan

7-9 Desember 2022: Suku Bunga BoC, PPI Dan Indeks Konsumen AS

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah pengumuman BoC. Besok ada Jobless Claims AS serta pidato gubernur ECB Lagarde, dan lusa ada PPI serta indeks kepercayaan konsumen UoM AS.

iklan

iklan

Rabu, 7 Desember 2022

  • Jam 22:00 WIB: hasil meeting BoC: pengumuman suku bunga BoC bulan Desember 2022 (Berdampak tinggi pada CAD).

Suku bunga BoC dijadwalkan update 8 kali dalam setahun dengan konsensus (pemufakatan) antara anggota dewan gubernur bank sentral. Pada meeting terakhir tanggal 26 Oktober lalu, BoC menaikkan suku bunga untuk yang keenam kalinya secara berturut-turut. Rate hike yang dilakukan adalah sebesar 0.50% atau 50 basis poin, lebih rendah dari perkiraan naik 0.75%. Kebijakan tersebut menjadikan tingkat suku bunga BoC berada di 3.75%, tertinggi sejak 2008.

7-9 Desember 2022: Suku Bunga BoC, PPI

Statement menyebutkan bahwa suku bunga perlu dinaikkan lebih lanjut untuk menurunkan tingkat inflasi, karena inflasi inti yang ditargetkan bank sentral belum menunjukkan bukti penurunan signifikan. Proyeksi terakhir inflasi konsumen menunjukkan angka 3.0% pada tahun 2023, dan baru mencapai target 2.0% pada tahun 2024.

Pada proyeksi pertumbuhan, bank sentral memperkirakan ekonomi Kanada melambat ke 3.25% pada tahun ini, dan terus turun hingga di bawah 1.00% pada tahun 2023. Bank sentral juga menegaskan akan melanjutkan kebijakan pengetatan kuantitatif.

Dengan inflasi bulan Oktober 2022 yang relatif masih tinggi (+6.9%), maka untuk bulan Desember 2022 ini, BoC diperkirakan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 0.50% menjadi +4.25%. Jika BoC menaikkan suku bunga acuan, maka CAD akan cenderung menguat. Statement untuk meeting hari ini bisa dibaca di sini.

 

Kamis, 8 Desember 2022

  • Jam 19:00 WIB: pidato presiden ECB Christine Lagarde (Berdampak medium-tinggi pada EUR).

Christine Lagarde dijadwalkan berbicara dalam acara yang diadakan oleh European Systemic Risk Board. Isi pidato Lagarde bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 20:30 WIB: data Jobless Claims AS per 2 Desember 2022 (Berdampak medium pada USD).

Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi.

Ada 2 data yang diperhatikan, yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Sehingga, indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data Initial.

7-9 Desember 2022: Suku Bunga BoC, PPI

Minggu lalu, Jobless Claims AS berkurang 16,000 menjadi 225,000 klaim, lebih rendah dari perkiraan 234,000 klaim. Sementara itu, klaim rata-rata dalam 4 minggu terakhir naik menjadi 228,750 klaim, tertinggi sejak awal September lalu.

Untuk minggu ini, diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan naik menjadi 230,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Jumat, 9 Desember 2022

Disebut juga Finished Goods PPI atau Wholesale Prices, inflasi di tingkat produsen merupakan persentase perubahan harga barang dan jasa di tingkat produsen yang akan mempengaruhi inflasi konsumen. Hal ini karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen pada akhirnya akan dibebankan ke konsumen. Kriteria PPI juga mencakup jasa konstruksi, belanja pemerintah, dan ekspor.

Ada 2 data yang dirilis, yaitu PPI inti (Core PPI) yang tidak termasuk energi dan bahan makanan serta PPI total. Masing-masing data dihitung dalam basis bulanan (m/m atau month over month) dan tahunan (y/y atau year over year).

7-9 Desember 2022: Suku Bunga BoC, PPI

PPI total AS bulan Oktober 2022 m/m naik 0.2%, lebih rendah dari perkiraan naik 0.4%, dan sama dengan bulan sebelumnya. Untuk basis tahunan (y/y), PPI total naik 8.0%, terendah sejak Juli 2021. Kenaikan terjadi pada harga gasoline (+5.7%) dan bahan-bahan makanan.

PPI inti m/m stagnan atau 0.0%, lebih rendah dari perkiraan +0.3%, dan merupakan yang terendah sejak November 2020. Untuk PPI inti y/y, terdapat kenaikan 6.7%, tetapi angka tersebut merupakan yang terendah sejak Juli 2021.

PPI total m/m November 2022 diperkirakan naik 0.2%, begitu pula dengan PPI inti m/m. Sementara itu, PPI total y/y diproyeksikan naik 7.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 22:00 WIB: indeks kepercayaan konsumen AS versi University of Michigan (UoM) bulan Desember 2022 (Preliminary) (Berdampak tinggi pada USD).

Data yang dirilis oleh University of Michigan (UoM) 2 kali setiap bulan ini mengukur kepercayaan konsumen terhadap kondisi bisnis dan keuangan di AS. Indeks kepercayaan konsumen UoM adalah salah satu yang selalu diperhatikan investor disamping indeks Conference Board (CB) Consumer Confidence.

Disebut juga Thomson Reuters/University of Michigan's Consumer Sentiment, indeks dibuat berdasarkan survei terhadap 500 konsumen mengenai kondisi ekonomi AS saat ini dan yang akan datang. Data dirilis dalam 2 versi dengan selang waktu 2 minggu, yaitu Preliminary (data awal) dan Revised (data final). Indeks Preliminary dirilis lebih awal sehingga akan lebih berdampak daripada Revised.

7-9 Desember 2022: Suku Bunga BoC, PPI

Indeks UoM Consumer Sentiment edisi final yang dirilis tanggal 23 November menunjukkan angka 56.8, lebih tinggi dari perkiraan 55.0, tetapi menjadi yang terendah dalam sebulan terakhir. Indeks current economic conditions turun dari 65.6 menjadi 58.8, sementara consumer expectations turun dari 56.2 menjadi 55.6.

Indeks UoM Preliminary diperkirakan sedikit naik menjadi 56.9 pada bulan Desember 2022. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
298639
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.