Akankah XAU/USD Dan BTC/USD Jatuh Bangun Bersama?

Apakah Komoditas Emas dan Bitcoin sama? Apakah mata uang kripto modern ini mengambil peran komoditas yang telah bertahan melawan badai keuangan selama ratusan tahun?

iklan

FirewoodFX

iklan

Advertisement

Fundamental XAU/USD

  • Prakiraan Fundamental untuk XAU : Bullish Konsolidasi.
  • Prakiraan Fundamental untuk USD : Bearish Ribon.
  • Prakiraan Fundamental untuk XAU/USD : Bullish Korektif.

Apakah Komoditas Emas dan Bitcoin sama? Apakah mata uang kripto modern ini mengambil peran komoditas yang telah bertahan melawan badai keuangan selama ratusan tahun?

Ada kesamaan yang cukup besar antara keduanya, baik secara langsung maupun tidak langsung, namun kita harus berpikir kritis mengenai hubungan ini jika kita berniat berdagang.

 

Apakah Bitcoin adalah suatu bentuk emas yang baru?

Bitcoin telah membuat rekor tertinggi dengan berbagai penjelasan. Perbandingan antara Emas dan Bitcoin akan banyak jika dilihat dari daya tarik mereka sebagai alternatif pasar keuangan. Mari kita periksa persamaan dan perbedaan antara mata uang emas dan digital untuk menetapkan ekspektasi tren dan korelasi.

Kemunculan mata uang kripto epik dan demand yang besar beberapa tahun terakhir memerlukan penjelasan. Investor membutuhkan pembenaran apakah berprospek panjang atau tidak, meyakinkan atau tidak untuk melompat masuk dan bertahan melalui sebuah tarik menarik yang besar. Ada banyak penjelasan yang diterapkan pada kinerja luar biasa ini, namun beberapa di antaranya mengesampingkan batas akal.

 

Histori Ketahanan Nilai Emas

Secara historis, ada aset alternatif yang mapan yang digunakan untuk 'melindungi' pasar tradisional dan sistem keuangan yaitu : emas. Melalui banyak era dan evolusi dalam peradaban dunia, logam mulia ini telah menunjukkan daya tahan melalui stabilitasnya.

Kita hanya perlu melihat kembali Krisis Keuangan Besar terakhir di tahun 2008 (tahun lahirnya bitcoin) untuk menghargai representasinya mengenai peran tersebut. Meskipun ada daya tarik safe haven, refleksi yang jauh lebih menakjubkan ditemukan pada gelombang antara tahun 2008 dan 2011 saat naik 180 persen. Motivasi apresiasi yang luar biasa itu adalah infus stimulus besar ke pasar keuangan.

Menurut saya pribadi, justru ketidakstabilan dan ketergantungan pasar terhadap dolarlah yang membuat pelaku pasar sudah antipati menggunakan aset dengan banyak sekali kepentingan ini (emas), karena di krisis ekonomi terakhir, pertarungan kepentingan para bank sentral menyebabkan dunia stagnan dan banyak perusahaan kolaps. Ini membuat para pelaku pasar itu sendiri ingin melahirkan suatu aset tanpa pengaruh & intervensi, its just supply & demand only. 

 

Penyebab Redupnya Kilau Emas

The Fed, Bank Sentral Eropa, Bank of Japan dan Bank of England menurunkan suku bunga secara besar-besaran dan kemudian memperkenalkan langkah pelonggaran kuantitatif yang besar. Hal ini mengakibatkan banjir Dollar, Euro, Yen dan Pound dalam sistem yang secara merata mendevaluasi mata uang cadangan yang paling likuid di dunia itu.

Beberapa aset korporasi akan mencari fiat sekunder untuk menghindari kerugian yang sangat besar. Emas sekali lagi dengan cepat menangkap peran historis itu sebagai alternatif. Komoditas ini memang pantas mendapatkan gelar ini, tapi tidak selalu dapat memanfaatkannya. Justru mulai saat itu, emas tidak menghasilkan sesuatu yang lebih, ditambah lagi banjirnya mata uang yang beredar di pasar global, maka ada lebih banyak skenario yang menyebabkan logam mulia tetap tertekan dengan tingkat antusiasme pasar.

 

Peran Pengganti, Emas Versus Bitcoin

Sekarang pertimbangkan kondisi yang sama untuk Bitcoin. Jika ada kemerosotan universal dalam mata uang fiat lagi, apakah akan segera terjadi mata uang kripto menjadi safe haven? Pasar tentu saja tidak memiliki alasan yang kuat meyakinkan kegunaannya untuk itu.

Selain itu, volatilitasnya bisa jadi bahaya bagi mereka yang mencari stabilitas nilai dan akhirnya mengharapkan penarikan dana yang stabil. Terlebih lagi, peraturan pasar Criptocurrency meninggalkan risiko hacking yang sangat jelas. Bahkan perubahan penerimaan resmi dari negara-negara penolaknya dapat menciptakan masalah keuangan. Bitcoin juga padat pemakainya, dilihat dari dominasi volume sehingga banyak kepentingan spekulatif. Itu lebih mungkin sumber kekuatannya yang luar biasa, tapi juga merupakan risiko kunci untuk stabilitas periode yang membutuhkan kepercayaan mutlak.

Jika terjadi penghindaran risiko penuh, kedua aset ini kemungkinan akan menyimpang secara liar. Jika ada kebutuhan untuk alternatif aset tradisional atau fiat, juga bisa liar. Ini tidak berarti baik karena akan terjadi perubahan besar dalam tingkat aktivitas atau arah market.

 

Kabar Geopolitik Korut

Korea Selatan memperingatkan Korea Utara untuk tidak melakukan pelanggaran gencatan senjata. Seorang penjaga perbatasan Korea Utara yang melintasi perbatasan dengan Korea Selatan untuk membelot pada 13 November -sebagaimana ditunjukkan sebuah video yang dikeluarkan oleh Komando PBB (UNC) di Seoul- ditembaki. Ini merupakan sebuah pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata antara Utara dan Selatan yang terbentuk pada akhir dari Perang Korea 1950-53.

Sejak pembelotan tersebut, Korea Utara dilaporkan telah menggantikan penjaga yang ditempatkan di sana. Tentara Korut telah membentengi bagian dari area yang terlihat bertujuan untuk menghalangi pembelotan lagi dengan menggali parit dan menanam pohon.

Korea Selatan telah menyiarkan berita tentang pembelotan tentara tersebut terhadap Korea Utara melalui pengeras suara, menurut kantor berita Yonhap Selatan. Pejabat militer Korea Selatan telah menolak untuk mengkonfirmasi hal itu.

 

Analisa Teknikal XAU/USD D1

Dalam grafik harian di bawah ini harga XAU/USD sudah memulai rangkaian tren menengah bullish, dengan starting channel uptrend 1 bulan lalu 27-10-2017. Namun, ada 3 blocking uptrend yang menghadang, yakni upper line trend channel. Yang kedua adalah upper line pennant channel, dan terakhir adalah key level fibo daily  38.2% swing 06-10-2017. Berpeluang untuk naik sedikit secara teknikal karena biasanya buyer akan mencoba menembus ketiga level ini.

Akankah XAUUSD dan BTCUSD Naik Juga

 

Faktor-Faktor Pendukung XAU/USD

  • Pola Candlestick XAU/USD

Akankah XAUUSD dan BTCUSD Naik Juga

  • Rerata Pergerakan XAU/USD M15

Akankah XAUUSD dan BTCUSD Naik Juga

 

Saran Open Posisi XAU/USD

Saya menyarankan untuk membuka posisi sell di area 1291, bisa mulai sekarang karena konfirmasi candlestick pattern sudah muncul kemarin untuk konfirmasi bearish reversal XAU/USD D1. Serta 2 kali ada konfirmasi bearish reversal H4.

Target profit pertama area 1279 dan target profit kedua area 1274. Tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari buyer terutama market maker, maka dari itu stop loss diperlukan. Stop loss saya berada di area 1297 dan area 1302.

Selamat berdagang, gunakan manajemen modal untuk perdagangan yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM agar tidak over lot, klik disini.  

Saran OP XAU/USD : Sell di area 1291.

Gunakan trailing stop auto atau manual.

SL : (1) 1297 – 60 pips – 600 tiks (2) 1302 – 110 pips – 1100 tiks

TP : (1) 1279 – 120 pips – 1200 tiks (2) 1274 – 170 pips – 1700 tiks

Rentang waktu trading : 1-2 hari

Akankah XAUUSD dan BTCUSD Naik Juga



Update Open Posisi XAU/USD 30-11-2917

Akankah XAU/USD Dan BTC/USD Jatuh


*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.

*Pertanyaan-pertanyaan mendalam bisa via email ahmed@seputarforex.com atau halaman tanya jawab penulis seputar forex, atau untuk analisa saham silahkan klik disini.

Arsip Analisa By : Ahmed Sar

Bagaimana reaksi Anda tentang analisa ini?


Ahmed Sar adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager di sebuah institusi keuangan. Ahmed berpengalaman trading sejak tahun 2004 pada bermacam pair dengan beberapa insider FX, dan hingga kini masih aktif sebagai Trend-Trader. Strategi trading yang digunakan berbasis Quantitative Trend.