Advertisement

iklan

Analisa AUD/NZD: Sell Ketika Break Trendline

Meskipun sentimen trader cenderung netral, AUD/NZD memunculkan peluang sell secara teknikal, diambil dari break trendline naik di time frame H4.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Assalamualaikum dan selamat malam para pembaca...

Analisa ini menggunakan metode Trend, Level, Signal atau disingkat TLS dan dilengkapi dengan data positioning dari Commitment of Traders (CoT). Untuk metode TLS, trend dilihat di time frame Weekly, level di time frame Daily, dan sinyal di time frame H4. Simak penjelasan di bawah ini untuk lebih detail.

 

AUD/NZD Weekly: Trend Turun

Pada grafik Weekly, trend yang sedang berlangsung adalah trend turun; ditunjukkan oleh Top dan Bottom yang semakin rendah. Dalam trend turun, kita akan mengambil posisi sell agar searah dengan trend yang sedang terjadi. Selain itu, kita perhatikan juga data positioning dari CoT untuk melihat pergerakan uang (Smart Money) dari non-commercials (hedge fund, institutions).

AUD/NZD Weekly

 

Data Positioning (CoT AUD dan NZD)

CoT History AUD

 CoT History NZD

Dari data positioning di atas, AUD dan NZD sama-sama bearish. Nilai net positions diambil dari selisih long (buy) dikurangi short (sell). Angka net positions yang bernilai minus (-) artinya posisi short lebih besar daripada long, begitu pula sebaliknya untuk angka net positions yang plus (+).

Jika diperhatikan lebih teliti, kondisi bearish AUD sempat mencapai puncaknya dalam 6 bulan terakhir pada tanggal 10 Maret lalu, dengan net positions -54,013, di mana posisi long -15,089 pada hari itu. Namun, posisi short AUD mulai banyak dilikuidasi seminggu berikutnya, sehingga net positions menjadi -28,733.

Di sisi lain, net positions NZD terus menurun perlahan-lahan sejak 28 Januari lalu, dengan spesifikasi posisi long yang semakin kecil dari kisaran di atas 10,000-an menjadi di bawah 10,000. Posisi short-nya sempat naik ke atas 30,000, tapi sekarang sudah kembali ke kisaran 20,000. Hal ini menunjukkan para trader besar masih bearish untuk NZD dengan menahan posisi short lebih banyak.

Data positioning di atas bersifat mixed atau tidak menunjukkan mata uang yang lebih dominan. Namun secara teknikal, terlihat jelas kondisi trend turun dari Top dan Bottom di time frame Weekly. Selanjutnya, kita perhatikan time frame Daily untuk melihat area sell.

 

AUD/NZD Daily: Level Supply 1.0315 - 1.0361

Pada grafik Daily, harga sudah menunjukan penolakan di area Supply 1.0315 - 1.0361 dua hari yang lalu. Penolakan ini berbentuk bearish Pin Bar dengan Shadow atas panjang. Hal ini menunjukkan adanya seller kuat di area tersebut. Terakhir, kita tinggal masuk ke time frame H4 untuk melihat kondisi entry sell.

AUD/NZD Daily

 

AUD/NZD H4: Menunggu Konfirmasi Break Trendline

Pada grafik H4, posisi sell akan diambil ketika harga berhasil break trendline naik. Area Stop Loss akan diletakkan di atas harga tertinggi terakhir yang terbentuk.

AUD/NZD H4

 

Peluang Entry AUD/NZD

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan untuk peluang entry dengan rencana berikut:

  • Posisi: Sell
  • Konfirmasi: break trendline naik

 

Perhatian:

  1. Entry hanya ketika konfirmasi telah terbentuk.
  2. Selalu gunakan Money Management yang baik (1-2% risiko per transaksi).
  3. Close posisi segera mungkin (Emergency Exit) apabila harga membentuk candlestick Reversal (Engulfing, Piercing Line, Long Shadow) yang berlawanan dengan arah posisi pada time frame Daily.

Semoga analisa ini bisa membantu untuk membaca pergerakan harga dan mengambil keputusan transaksi.

 

Update 12 April 2020

AUD/NZD Daily

AUD/NZD H4

Posisi sell tidak diambil karena konfirmasi break trendline tidak terjadi.

Arsip Analisa By : Rizki Rosadi
292536

Sudah aktif dalam dunia trading sejak 2012 dan masih terus belajar untuk menjadi lebih baik. Awal mula trading dengan menggunakan EA, dan akhirnya pada 2014 fokus trading manual dengan terus riset pada metode trading. Saat ini, saya merupakan seorang Discretionary Trader yang menggunakan Trend Following dengan metode breakout.