Advertisement

iklan

Analisa US OIL Dalam Pandangan Teknikal (15-21 Agustus 2017)

Berdasarkan teknikal di time frame Daily, kita harus mewaspadai terjadinya reversal di level-level Resistance minggu ini, dimana US OIL masih memiliki potensi kenaikan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Halo pembaca, saya melihat adanya suatu peluang entry di komoditas US OIL ini, melihat komoditas ini akan mengalami perubahan trend yang terlihat menjanjikan untuk hari ini sampai 21 Agustus 2017.

Simak US OIL dalam Daily chart berikut:

US OIL Daily

Dalam gambar chart di atas, tampak US OIL kini berada di sekitar trendline naik sebelumnya dan berada di sekitar area Support (Kotak Hijau). Dalam gambar di atas, harga tampak memiliki indikasi kenaikan, bergantung dari reaksi harga di dalam area Support dan Trendline Up.

Untuk ulasan entry minggu ini, mari kita simak US OIL dalam 4 hour chart berikut:

US OIL H4

Mari kita analisa gambar di atas untuk entry terbaik kita.
Saya sudah menentukan Level Support dan Resistance berikut:

Resistance2 (R2) : 50.54
Resistance1 (R1): 48.67
Support1 (S1): 46.80
Support2 (S2): 44.76

Oke, berdasarkan gambar di atas, tampak dua hari sebelum penutupan market mingguan, harga mengalami penurunan kuat dan menembus pola konsolidasi minggu lalu. Hal ini mengindikasikan bahwa Seller sangat mengambil perannya, meski sebelumnya harga hanya bergerak dalam konsolidasi saja.

Berdasarkan teknikal di time frame Daily, kita harus mewaspadai terjadinya reversal di level-level Resistance minggu ini, dimana komoditas ini masih memiliki potensi kenaikan. Waspadai terjadinya konsolidasi antara level R1 dan level S1, dan juga False Breakout pada keduanya di minggu ini.

Dalam pergerakan pada gambar diatas, peluang Beli dan Jual masih sama kuat memungkinkannya Persentase menurut analisa teknikal saya (Buy : 51% , Sell : 49%).

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa di atas, kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 4 hours.

Setup saya untuk Breakout opportunity,

  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity,

  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1.5 dan trailing stop (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

Arsip Analisa By : Ardi99
279908

Seorang freelance bisnis yang suka menulis dan trading. Alumnus Fakultas Informatika yang mulai belajar sejak 2013 dan terus belajar sampai saat ini. Mengedepankan psikologi market terlebih dahulu dengan dibantu indikator Volume dan Support Resistance.