Advertisement

iklan

Analisa US OIL Dalam Pandangan Teknikal (24-30 Oktober 2017)

Pergerakan US OIL naik kembali ke sekitar level tinggi sebelumnya dan berada dalam zona konsolidasi.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Halo pembaca, saya melihat adanya suatu peluang entry di komoditas US OIL ini, melihat komoditas ini akan mengalami perubahan trend yang terlihat menjanjikan untuk hari ini sampai 30 Oktober 2017.

Simak US OIL dalam Daily chart berikut:

US OIL Daily

Dalam gambar chart di atas, tampak US OIL bergerak naik kembali ke sekitar Higher High sebelumnya dan berada dalam zona konsolidasi yang saya gambarkan dalam Kotak Hitam.

Pergerakan kenaikan kembali tampak dapat menjadi awal dari pola konsolidasi, dimana harga memiliki kemungkinan untuk jatuh kembali mencapai batas bawah dari zona konsolidasi ini.

Untuk ulasan entry minggu ini, mari kita simak US OIL dalam 4 hour chart berikut:

US OIL H4

Mari kita analisa gambar di atas untuk entry terbaik kita.
Saya sudah menentukan Level Support dan Resistance berikut:

  • Resistance2 (R2) : 54.19
  • Resistance1 (R1): 52.61
  • Support1 (S1): 50.87
  • Support2 (S2): 48.99

Oke, berdasarkan gambar di atas, harga di minggu lalu hanya bergerak dalam konsolidasi ringan antara level R1 dan level S1, sehingga kita patut mewaspadai berlanjutnya kembali pola konsolidasi tersebut minggu ini sebelum mencoba untuk membentuk arah harga dengan keluar dari pola konsolidasi ringan ini.

Namun dalam pandangan saya pribadi, tampak harga memiliki peluang kembali jatuh dengan kuat setelah konsolidasi ringan berlangsung dan mampu mencapai level S2. Tetap amati setiap reaksi harga sebelum memutuskan.

Very interesting right?

Dalam pergerakan pada gambar di atas, peluang Beli dan Jual masih sama kuat memungkinkannya Persentase menurut analisa teknikal saya (Buy : 48% , Sell : 52%).

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa di atas, kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 4 hours.

Setup saya untuk Breakout opportunity,

  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity,

  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1.5 dan trailing stop (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

Arsip Analisa By : Ardi99
280729

Seorang freelance bisnis yang suka menulis dan trading. Alumnus Fakultas Informatika yang mulai belajar sejak 2013 dan terus belajar sampai saat ini. Mengedepankan psikologi market terlebih dahulu dengan dibantu indikator Volume dan Support Resistance.