Arah USD/JPY Kembali Tertahan Aksi Trump Effect

Trump menggoyang lagi kesepakatan nuklir Iran dalam pergeseran kebijakan utama AS. Trump menuduh Korps Garda Revolusi Iran dan menyampaikan kritik keras ke Teheran.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Fundamental USD/JPY

  • Prakiraan Fundamental untuk USD : Bullish Neutral.
  • Prakiraan Fundamental untuk JPY : Bearish Rebound.
  • Prakiraan Fundamental untuk USD/JPY : Bullish Korektif.

Trump menggoyang lagi kesepakatan nuklir Iran dalam pergeseran kebijakan utama AS. Trump menuduh Korps Garda Revolusi Iran dan menyampaikan kritik keras ke Teheran. Garda Revolusi adalah pemain tunggal yang paling dominan dalam sistem keamanan, politik, dan ekonomi Iran, serta memiliki pengaruh besar dalam kebijakan domestik dan luar negeri Iran.

 

  • Pengaruh Kebijakan Trump Effect

Hari Jumat lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat kritikan lagi dalam hal penolakan kesepakatan nuklir Iran yang telah tercapai pada 2015. Pilihan Trump adalah untuk mengingkari kalau Teheran telah mematuhi kesepakatan tersebut.

Trump mengumumkan perubahan besar dalam kebijakan AS dalam sebuah pidato di mana dia merinci akan ada pendekatan yang lebih agresif terhadap Iran mengenai program rudal nuklir dan balistiknya, dan tentang dukungan Iran terhadap kelompok ekstremis di Timur Tengah.

Dia menuduh Iran tidak sesuai semangat (tujuan) dari kesepakatan nuklir tersebut. Dia katakan bahwa targetnya adalah untuk memastikan Teheran tidak akan pernah mempunyai senjata nuklir. Trump menuduh Korps Garda Revolusioner Iran membuat ketidakstabilan suasana di Suriah, Yaman dan Irak, serta menyampaikan kritik keras ke Teheran. 

AS tidak akan terus membiarkan momen yang diperkirakan tujuannya akan lebih banyak kekerasan, lebih banyak lagi teror dan ancaman nyata target nuklir Iran, kata Trump. Komentar keras Trump menarik pujian dari Israel, musuh bebuyutan Iran, namun dikritik oleh sekutunya, Eropa.

Langkah Trump adalah bagian dari pendekatan America First terhadap kesepakatan internasional yang telah membuatnya menarik AS dari kesepakatan Paris Climate dan Perundingan Perdagangan Trans-Pacific Partnership, serta menegosiasikan kembali Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara dengan Kanada dan Meksiko.

 

  • Reaksi Teheran Iran Dan Pihak Sekutu

Strategi Trump dengan Iran ini membuat marah Teheran dan membuat Washington berselisih dengan anggota perjanjian lainnya, yakni Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, China dan Uni Eropa. Beberapa di antara Negara itu mendapat keuntungan secara ekonomi dari perdagangan baru dengan Iran.

Menanggapi Trump, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada hari Jumat lalu di televisi bahwa Teheran berkomitmen untuk menepati kesepakatan tersebut dan menyatakan Trump membuat tuduhan yang tidak berdasar. Bangsa Iran tidak pernah dan tidak akan tunduk pada tekanan asing, katanya. Iran dan kesepakatan itu lebih kuat daripada sebelumnya, tambahnya.

Sekutu AS, yakni Eropa, telah memperingatkan akan berpecah dengan Amerika Serikat mengenai kesepakatan nuklir tersebut. Trump dianggap telah merusak kredibilitas AS di luar negeri, terutama karena pihak inspeksi internasional mengatakan bahwa Iran masih mematuhi kesepakatan tersebut.

Kepala badan pengawasan bom atom PBB menegaskan bahwa Iran menjalani verifikasi nuklir paling kuat di dunia. Komitmen terkait nuklir yang dilakukan oleh Iran di bawah JCPOA telah diimplementasikan, kata Yukiya Amano, direktur jenderal Badan Energi Atom Internasional.

Partai Demokrat AS menyatakan skeptis alias tidak percaya atas keputusan Trump. Senator Ben Cardin mengatakan, pada saat Amerika Serikat dan sekutunya menghadapi krisis nuklir dengan Korea Utara, presiden Trump telah menciptakan sebuah krisis baru yang akan mengisolasi AS dari para sekutu dan mitra-mitranya.

 

  • Putusan Kongres AS

Sementara Trump tidak menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan tersebut, dia memberikan Kongres AS 60 hari untuk memutuskan apakah akan mengajukan kembali sanksi ekonomi kepada Teheran. Sanksi ekonomi sebelumnya dicabut di bawah pakta tersebut.

Jika Kongres mengulangi sanksi tersebut, Amerika Serikat akan benar-benar melanggar persyaratan kesepakatan nuklir tersebut dan kemungkinan ke depan situasi akan berantakan lagi. Namun jika anggota parlemen tidak melakukan tindakan apapun, keputusan baru itu tetap akan berlaku.

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senator, Bob Corker, sedang mengerjakan amandemen Undang-undang Review Perjanjian Nuklir Iran untuk memasukkan beberapa poin pemicu yang jika disahkan akan secara otomatis mengajukan kembali sanksi AS.

Poin pemicu akan membahas penguatan inspeksi nuklir, program rudal balistik Iran, dan menghilangkan sunset clause di mana beberapa pembatasan program nuklir Iran akan berakhir.

Trump mengarahkan badan intelijen AS untuk menyelidiki apakah Iran mungkin bekerja sama dengan Korea Utara mengenai program senjatanya. Presiden yang mulai menjabat pada bulan Januari 2017 itu, dengan enggan telah mensahkan kesepakatan tersebut dua kali sebelumnya, namun berulang kali mengecamnya sebagai kesepakatan terburuk yang pernah ada. Itu dinegosiasikan di bawah presiden AS pendahulunya, mantan Presiden Barack Obama.

 

  • Analisa Teknikal USD/JPY D1

Dalam grafik harian di bawah ini masih dalam rangkaian tren menengah bearish USD/JPY, efek dari komplitnya pola harmonik Bearish Cypher (warna coklat) dan efek terbenturnya blok support weekly uptrend channel (biru) dan resisten weekly downtrend channel (merah). Berpeluang untuk naik sedikit secara teknikal karena biasanya buyer dan intervensi BOJ akan mencoba menembus area tersebut lagi.

Arah USD/JPY Kembali Tertahan Aksi

 

Faktor-Faktor Pendukung USD/JPY

  • Rangkuman Teknikal USD/JPY

Arah USD/JPY Kembali Tertahan Aksi

  • Pola Candlestick USD/JPY

Arah USD/JPY Kembali Tertahan Aksi

  • Rerata Pergerakan USD/JPY H4

Arah USD/JPY Kembali Tertahan Aksi

 

Saran Open Posisi USD/JPY

Saya menyarankan untuk membuka posisi jual di area 111.900. Bisa mulai sekarang karena sudah muncul lagi konfirmasi koreksi USD/JPY H4 dan harga sudah menembus level Fibo 23.6%.

Target profit pertama area 110.900 dan target profit kedua area 110.500. Tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari buyer dan intervensi BOJ, maka dari itu stop loss diperlukan. Stop Loss saya berada di area 112.400 dan area 112.650.

Selamat berdagang, gunakan manajemen modal untuk perdagangan yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM agar tidak over lot, klik disini.  

Saran OP USD/JPY : Sell di area 111.900.

Gunakan trailing stop auto atau manual.

SL : (1) 112.400 – 50 pips – 500 tiks (2) 112.650 – 75 pips – 750 tiks

TP : (1) 110.900 – 100 pips – 1000 tiks (2) 110.900 – 140 pips – 1400 tiks

Rentang waktu trading : 1-2 hari

Arah USD/JPY Kembali Tertahan Aksi 


 

*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.

*Pertanyaan-pertanyaan mendalam bisa via email ahmed@seputarforex.com atau halaman tanya jawab penulis seputar forex, atau disini untuk strategi & workshop. Untuk analisa saham silahkan klik disini.

Arsip Analisa By : Ahmed Sar

Bagaimana reaksi Anda tentang analisa ini?

Ahmed Sar adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager di sebuah institusi keuangan. Ahmed berpengalaman trading sejak tahun 2004 pada bermacam pair dengan beberapa insider FX, dan hingga kini masih aktif sebagai Trend-Trader. Strategi trading yang digunakan berbasis Quantitative Trend.

Pair Rate    
AUD/JPY 80.14 1
AUD/USD 0.7120 -6
EUR/CHF 1.1471 -12
EUR/USD 1.1515 -6
GBP/JPY 147.03 4
GBP/USD 1.3065 -6
NZD/USD 0.6591 -2
USD/CAD 1.3102 -12
USD/CHF 0.9962 -5
USD/JPY 112.53 8
20 Oct 03:59