OctaFx

iklan

Berkah Hari Raya Untuk LPPF

284836

Hari raya bukan cuma momen meriah bagi masyarakat Indonesia, melainkan juga membuka peluang keuntungan bagus dari saham LPPF.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

PT Matahari Department Store Tbk (kode saham LPPF) adalah emiten ritel untuk pakaian, aksesoris, tas, sepatu, bahan makanan, dll. Tahukah Anda bahwa ternyata emiten ini sangat menarik, terutama pada kuartal II dan IV setiap tahunnya.

 

Berkah Idul Fitri dan Natal Bagi LPPF

Indonesia adalah negara dengan penganut agama Islam terbesar di dunia. Setiap tahunnya, umat muslim merayakan momen Idul Fitri. Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa untuk menyambut hari yang fitri, diwajibkan kepada seluruh umat muslim untuk mengenakan baju bersih untuk sholat Ied dan silaturahmi. Namun, hal ini tak jarang disalahartikan sebagai kewajiban untuk membeli baju baru. Maka tradisi mengenakan baju baru, peralatan sholat yang baru di hari Idul Fitri selalu berlangsung setiap tahunnya.

Matahari Department Store - emiten saham LPPF

Momen lebaran juga ditandai dengan pemberian uang THR kepada karyawan yang mana sebagian dibelanjakan makanan untuk open house saat Lebaran dan belanja pakaian untuk sholat Ied serta menyambut tamu saat silaturahmi. Emiten ritel yang menyediakan itu semua mendapat berkah daripadanya, tak terkecuali LPPF.

Bulan Ramadhan turun di antara bulan keempat hingga bulan keenam setiap tahunnya, sehingga penerimaan dari pelanggan pun akan dicatat pada kuartal kedua setiap tahun.

Begitupun dengan momen Natal. Jumlah umat kristiani di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan umat islam, tetapi selera belanja umat kristiani tak bisa diremehkan. Tradisi tukar kado dan makan-makan saat Natal turut menambah pundi-pundi bagi emiten ritel seperti LPPF. 

Momen Natal tidak pernah berubah, yaitu 25 Desember setiap tahunnya, sehingga akan dicatat sebagai pendapatan di Kuartal IV yang akan tercermin pada Laporan Tahunan yang rilis di bulan Februari dan Maret.

Mari kita liat Arus Kas LPPF berikut ini;

Arus Kas LPPF

Dari tabel di atas, kita dapat melihat bahwa setiap kuartal II dan IV, arus kas LPPF selalu menyenangkan, atau setidaknya pasti meningkat daripada kuartal I dan III. Dari segi penjualan, ada peningkatan penerimaan dari pelanggan. Walau kas yang diperoleh dari kegiatan operasi dari Q2 2017 ke Q2 2018 agak turun, namun hal ini masih wajar karena penurunan kas operasi dikarenakan adanya peningkatan gaji karyawan dan pembayaran kepada pemasok.

 

Opsi Menarik Untuk Investasi Singkat

Bagi Anda yang menyukai investasi singkat, LPPF layak mendapat perhatian dikarenakan rutinitas perayaan tahunan tersebut. Coba perhatikan grafik berikut ini;

Grafik Saham LPPF

Grafik ini adalah grafik yang menunjukkan pergerakan harga saham LPPF sejak tahun 2016 awal. Boks kuning adalah momen rilis Laporan Keuangan kuartal 2 dan 4. Selalu ada euforia sesaat menyambut Laporan Keuangan cantik yang murni berasal dari kegiatan operasionalnya, dan hal ini dapat dimanfaatkan untuk trading singkat.

Mengapa demikian? Banyak investor cenderung menghindari Lippo Group dikarenakan reputasinya yang kurang baik. LPPF sendiri diakuisisi dari pemilik sebelumnya dan banyak yang antipati pada CEO Lippo Group; James Riady, karena dipercaya akuisisi tersebut dilakukan secara paksa dan bukan melalui jalan baik-baik. Beginilah pasar modal, tempat dimana rumor mengenai manajemen juga turut berperan mempengaruhi harga saham.

Bagi Anda yang menyukai Capital Gain jangka panjang, tentu LPPF tidak menarik. Namun, untuk yang suka dividen, maka LPPF cukup menarik. LPPF selalu rutin membagikan dividen, karena memang bisnisnya laba terutama di kuartal II dan IV. Apabila Anda menyukai trading singkat dan meraih keuntungan dari Capital Gain, maka saham LPPF cukup menarik untuk diikuti menjelang momen rilis Laporan Keuangan kuartal II dan IV.

 

Baca juga ulasan saham lainnya terkait grup Lippo, Apakah Saham LPCK Sudah Murah? dan Sanggupkah Lippo Membiayai Meikarta?

Arsip Analisa By : Shanti Putri

Shanti Putri adalah seorang investor agresif mandiri yang merupakan mantan broker di sebuah sekuritas ternama, terutama berkecimpung di dunia saham. Dalam berinvestasi, Shanti melakukan analisa sebelum membeli dan melakukan Averaging selama fundamental masih berada di jalurnya. Sebuah kutipan dari Sun Tzu menjadi panduannya, 'Know yourself, know what you face then you will win in a thousand battles.'