OctaFx

iklan

Bias Intraday Masih Bullish, Emas Menguat Hingga 1315

Emas kembali bergerak bullish dan ditutup menguat. Lalu bagaimanakah skenario trading hari ini? Berikut ulasannya.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Good morning to all fellow traders! Emas kembali bangkit dan mencatatkan sedikit penguatan pada penutupan perdagangan Jumat (22 Maret) kemarin. Emas secara perlahan merangkak naik kembali, merespon pelemahan Dolar setelah rilis data ekonomi yang mengecewakan. Akibatnya, emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni ditutup naik sebesar 0.4% ke level $1314.70 per ons.

XAUUSD Daily

 

Analisa Dan Rekomendasi

Coba perhatikan level-level pada chart H1 berikut ini traders. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Jumat (22 Maret) kemarin dengan berada di sekitar level 1314.

XAUUSD H1

Berikut ini adalah beberapa skenario yang dapat digunakan sebagai acuan trading hari ini:

  1. Skenario utama kali ini masih tetap mencoba untuk membuka posisi BUY. Perhatikan harga yang kini sedang menguji zona resisten 1316.05! Dengan begitu, Anda dapat membuka posisi buy hanya jika menemukan sinyal dan candle breakout yang terkonfirmasi di sekitar zona tersebut. Stop Loss dapat diletakkan di level 1310.00, sementara Take Profit dapat diletakkan hingga pada level 1327.47.
  2. Opsi kedua, skenario SELL dapat diambil jika harga kembali melemah demi menguji level support 1310.00. Dengan begitu, trader semua juga dapat mempersiapkan posisi sell di sekitar area tersebut setelah menemukan sinyal breakout yang terkonfirmasi. Stop Loss dapat diletakkan pada level 1316.05, sedangkan Take Profit diletakkan hingga pada level 1301.63.

 

Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1327.47
  • R2: 1320.94
  • R1: 1316.05
  • Pivot: 1310.00
  • S1: 1305.91
  • S2: 1301.63
  • S3: 1295.25

 


*Penulis merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.


Rusli Ady Yahya
Selamat malam pak Erik! Saya mau bertanya bagaimana cara sederhana menentukan bahwa breakout support/resisten itu valid atau tidak, apakah cukup dengan 1 candle H1 yang close di atas resisten, atau di bawah support. Thanks
Erik Tri Cahyo
Selamat Pagi trader Rusli,

Ketika harga sedang berada di sekitar zona support atau resisten, maka kemungkinannya hanya ada dua. Yaitu apakah harga akan menembus level tersebut (breakout) atau justru harga akan mengalami rejection (bounce). Ketika harga sedang berada di sekitar level support atau resistance, maka yang perlu kita lakukan adalah menunggu apakah harga akan menembus (break) atau terpantul (bounce) dari level tersebut. Sembari menunggu, kita juga bisa amati perilaku pasar (price action) ketika harga sedang berada disekitar level penting seperti support atau resisten. Karena dengan mengamati price action, kita dapat mengambil kesimpulan apakah harga benar-benar menembus atau hanya sekedar re-test yang berujung pada rejection.

Jika memang benar harga telah menembus level support atau resisten (breakout), dan telah terkonfirmasi oleh setidaknya satu indikator teknikal, maka posisi trading dapat dibuka. Posisi buy dapat dibuka jika breakout level resisten telah terkonfirmasi. Dan sebaliknya, posisi sell dapat dibuka jika breakout level support dapat terkonfirmasi.

Lalu bagaimana caranya mengkonfirmasi breakout? Cara termudahnya adalah dengan menunggu. Tunggu hingga harga menembus level resisten/support dan membentuk candle initial break terlebih dahulu. Initial break adalah kondisi dimana candle harga berhasil ditutup dibawah level support atau ditutup diatas resisten.

Setelah itu, tunggu setidaknya satu candle lagi atau menunggu konfirmator candle terbentuk. Konfirmator candle yang valid adalah candle yang masih ditutup dibawah level support atau diatas level resisten setelah initial break candle terbentuk. Penerapan price action juga dapat mempengaruhi tingkat keakuratan candle konfirmator terhadap valid atau tidaknya suatu breakout. Selain itu, amati juga keselarasan dari indikator teknikal. Indikator teknikal harus bersentimen bearish disaat harga sedang berusaha mempenetrasi support, dan indikator teknikal harus bersentimen bullish saat harga mencoba menembus resisten.

Jika aturan-aturan tersebut terpenuhi, maka eksekusi pembukaan posisi dapat dilakukan setelah candle konfirmator yang valid terbentuk. Namun jika candle konfirmator belum mengkonfirmasi breakout (false breakout atau fakeout), maka tahapan selanjutnya adalah menunggu candle konfirmator selanjutnya atau bahkan tunggu hingga candle initial break yang baru kembali terbentuk.

Berikut contoh breakout yang gagal (fake out) dan breakout yang terkonfirmasi. breakout dan fakeout Keterangan:

  • 1. Bar pada candlestick ini berpotensi untuk menjadi initial break karena telah melewati support line. Namun terdapat rejection yang kuat sehingga harga kembali terhempas ke atas support line dan ditutup diatasnya sehingga membentuk long-legged doji dan menggagalkan terbentuknya initial break candle.
  • 2. Karena harga gagal mempenetrasi support sehingga harga kembali keatas untuk menguji resisten level. Pada bar ini harga berhasil menembus resisten line dan berhasil ditutup diatasnya, sehingga initial break pada candlestick ini dinyatakan valid.
  • 3. Namun setelah initial break terbentuk, kekuatan seller kembali muncul untuk menekan harga pada candle konfirmator. Pada candle ini terlihat reversal yang kuat pada resisten line, sehingga harga terhempas kembali dibawah resisten line. Pada candle ini dinyatakan sebagai breakout yang gagal (fake out), karena buyer tidak dapat mempertahankan harga supaya tetap berada diatas resisten line sehingga candle konfirmator ini tidak valid. Dengan demikian, breakout dinyatakan gagal. Gagalnya breakout membuat harga selanjutnya bergerak melemah mendekati level support kembali.
  • 4. Pada percobaan berikutnya, terbentuk candle initial break yang baru. Candlestick berhasil ditutup diatas resisten line.
  • 5. Candle konfirmator ini dinyatakan valid. Karena pada candle ini buyer masih dapat mempertahankan agar harga tetap berada diatas resisten line dan berhasil ditutup diatasnya. Dari segi price action, tampak bahwa terdapat shadow (pinbar) yang panjang dibagian bawah candle yang menunjukkan bahwa kekuatan buyer masih kuat. Dengan demikian, breakout resisten dinyatakan valid.
  • 6. Anda dapat langsung membuka posisi buy pada pembukaan candle ini atau meletakkan pending order di puncak tertinggi candle sebelumnya (candle no 5) dengan Stop Loss pada swing low terdekat (atau low pada initial break candle) atau maximal pada support dibawahnya. Take Profit menyesuaikan dengan risk:reward yang direncanakan atau berada pada resisten selanjutnya.
Kurang lebih seperti itu cara mudah untuk mengetahui dan mengkonfirmasi breakout dan rejcection. Selamat mencoba, dan semoga bisa membantu.