Bullish Dolar Terhadang Yen, Perang Buyer Dan Seller Berkobar

Minggu ini, ketidakpastian Deadline AS pada Iran berpotensi membuat Yen lebih menarik bagi para investor. Akankah penguatan USD terhadang isu ini?

iklan

Advertisement

iklan

Advertisement

Fundamental USD/JPY

Prakiraan Fundamental untuk USD : Bullish Netral.

  • USD/JPY gagal menembus level psikologis 110 minggu lalu. Jika level tersebut berhasil dijebol, kekuatan bullish Dolar AS dapat membawa pair ini lebih tinggi lagi. Namun, ada risiko penurunan karena konfirmasi bearish reversal sudah terbentuk, menyusul data NFP AS yang mengecewakan (kurang dari ekspektasi pasar).
  • USD/JPY tergelincir ke level terendah mingguan baru (108.650). Data NFP AS terbaru kemungkinan bisa meredam estimasi untuk empat kenaikan suku bunga Fed pada 2018. Akibatnya, Fed Fund Futures dapat mencerminkan ekspektasi yang menurun untuk empat kenaikan suku bunga 2018.
  • The Fed dapat menolerir pertumbuhan inflasi di atas target. Bank sentral AS tersebut juga berjanji untuk memantau perkembangan inflasi secara aktual.
  • Greenback berisiko menunjukkan perilaku harga yang lebih bearish beberapa hari ke depan, karena Treasury AS menunjukkan penurunan dari level tertinggi baru-baru ini.
  • Minggu ini, ketidakpastian Deadline AS terhadap sanksi Iran membuat Yen lebih menarik bagi para investor. Batas waktu Presiden AS Donald Trump untuk memperpanjang sanksi terhadap Iran adalah 12 Mei. Jika tren risiko mengambil peran baru untuk hasil kesepakatan yang buruk, maka Yen bisa "mendapatkan tempat di hati" para trader.

 

Prakiraan Fundamental untuk JPY : Bullish Kontinu.

  • Kekuatan JPY vs Dolar AS muncul mulai minggu lalu. Perhatian para trader terfokus pada kekuatan JPY yang telah menonjol terhadap mata uang lainnya, seperti Pound Inggris, Euro, dan Dolar Australia.
  • Kenaikan Dolar AS sudah Overbought di setidaknya 3 pasangan mata uang. Dengan kata lain, tercium aroma keuntungan lebih cepat, jika trader membeli JPY dengan Dolar AS saat ini.
  • Seperti diketahui, USD/JPY naik ke level tertinggi 5 Februari, kemudian turun pada akhir minggu lalu. Kenaikan didorong oleh kekuatan Dolar AS menjelang pengumuman kebijakan moneter FOMC. Namun kemudian, komentar dari Menteri Luar Negeri Iran memperburuk sentimen USD/JPY, sehingga meningkatkan minat mata uang anti-risiko.
  • Ke depan, akan lebih banyak pengaruh dari dinamika perdagangan global.

 

Prakiraan Fundamental untuk USD/JPY : Bullish Korektif.

  • USD/JPY telah menyelesaikan tren gelombang naik D1 pada awal Mei ini, dengan ditandai 2 konfirmasi bearish reversal (lingkaran oranye), dan selesainya gelombang impuls Elliott Wave ke-5 (garis abu-abu). Sesuai Elliott Wave Theory, akan muncul 3 gelombang kecil tandingan lain dengan ukuran serupa untuk melawan Uptrend. Jumlah gelombang yang muncul saat ini adalah gelombang baru turun dalam rentang waktu yang lebih kecil; ini bisa dilihat dalam chart H4 USD/JPY di bagian bawah.
  • Apa yang dimaksud dengan gelombang impuls Elliott Wave dalam penjelasan USD/JPY di atas? Menurut Elliott Wave Theory, pasar bergerak dalam 5 gelombang ke arah tren jangka pendek, dan diikuti oleh 3 gelombang tren tandingan.
  • Terlepas dari gaya analisa, banyak trader salah arah karena tidak meluangkan banyak waktu untuk mempelajari bagaimana market bekerja. Untuk mempelajari teknikal Elliott Wave lebih lanjut, baca artikel Seputar Forex, atau silahkan mengikuti Workshop kami mendatang. Info Workshop Seputar Forex bisa di klik di sini.
  • Elliott Wave Theory dapat diterapkan ke berbagai market yang sangat likuid. FX adalah salah satu pasar favorit trader pro untuk menerapkan prinsip-prinsip Elliott Wave.

 

Bullish Dolar Terhadang Penguatan Yen,

 

 

 

Faktor-Faktor Pendukung USD/JPY

  • Rangkuman Teknikal USD/JPY

 Bullish Dolar Terhadang Penguatan Yen,

 

 

  • Rerata Pergerakan USD/JPY H4

 Bullish Dolar Terhadang Penguatan Yen,

 

 

  • Pola Candlestick USD/JPY

 Bullish Dolar Terhadang Penguatan Yen,

 

 

 

Saran Open Posisi USD/JPY

Melihat ke grafik empat jam USD/JPY, momentum untuk breakup atau close di atas resisten 109.300 (23.6% Fibo Retracement) dan 110.000 (level Fibo 0%), akan meningkatkan peluang untuk kenaikan lebih lanjut. Hal ini terutama karena Oscillator mulai mengunci formasi bullish jangka menengah yang dibawa dari bulan sebelumnya.

Sebaliknya, skenario turun bisa dengan menunggu penutupan candle harian di bawah level 108.750 (Fibo Retracement 38.2%) atau 108.400 (level 50%), yang mana akan membawa harga turun kembali ke wilayah bearish. Proyeksi pelemahan tersebut memiliki area minat berikutnya di sekitar level 108.050 (Fibo Retracement 61.8%) dan 107.500 (level 78.6%). 

Saya menyarankan untuk membuka posisi jual di area 109.000, karena sudah muncul konfirmasi candlestick bullish kontinu H4 (lingkaran oranye).  

Untuk trading safety, Anda harus memperhatikan rambu-rambu sinyal lebih seksama demi keamanan modal. Kecuali jika Anda termasuk dalam kategori RISK TAKER, Anda bisa membuka posisi kapanpun.

Target profit 1 di area 108.100 dan TP 2 di area 107.500, tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari buyer. Maka dari itu, Stop Loss sangat diperlukan. Stop Loss bisa diletakkan di area 109.300 dan 109.500, sesuai MM Anda, atau boleh juga di atas INVALIDASI SKENARIO BEARISH (kotak kuning) di sekitar area 109.850.

Saran OP USD/JPY : Sell di area 109.000

Gunakan Trailing Stop auto atau manual.

  • SL1 : 109.300 – 30 pips – 300 points.
  • SL2 : 109.500 – 50 pips – 500 points.
  • TP1 : 108.100 – 90 pips – 900 points.
  • TP2 : 107.500 – 150 pips – 1500 points.

*Posisi invalid jika harga ganti arah dan closing candle melewati area 109.850.

**Pertimbangkan untuk menutup posisi jika muncul konfirmasi candlestick reversal H4 apalagi D1.

 

analisa usdjpy

 

 

Selamat trading, gunakan manajemen modal untuk perdagangan yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM agar tidak over lotklik di sini.  

Rentang waktu trading : 2-3 hari.

 

 

Update Posisi USD/JPY 9 Mei 2018

Selamat pagi semuanya... USD/JPY kemarin Double HIT SL karena perubahan tren jangka pendek. Namun bagi yang menggunakan area invalidasi bearish sebagai SL, perhatikan situasi berikut.

Harga saat ini masih kesulitan untuk melanjutkan situasi koreksi terbatas. Diprediksi, jika hari ini harga tidak mampu menembus level resisten terdekat Fibo (level 23.6% dan 38.2%), maka USD/JPY akan kembali retest high level, karena tren penurunan kembali melemah. Hawa kenaikan sudah terasa merata di time frame H1, H4, dan  D1.

USD/JPY akan tetap berusaha kembali ke bawah untuk memenuhi komplitnya pola Harmonik Chyper, dan sedang dalam percobaan impuls Downtrend pada tahap gelombang ke-2 Elliott Wave di TF H4. Kuncinya, skenario bearish akan terjadi jika harga mampu menembus level bawah terdekat di sekitar Fibo 23.6% dan 38.2%, serta mampu menembus garis dasar Downtrend Channel (garis merah putus-putus). Sebaiknya jangan membuka posisi sell lagi, tunggu dulu kepastian penembusan level bawah. Tetap perhatikan konfirmasi reversal yang muncul agar bisa mengetahui perilaku harga terkini.

 

update analisa usdjpy 

 

 

 


*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.

*Pertanyaan-pertanyaan mendalam bisa via email ahmed@seputarforex.com atau halaman tanya jawab penulis seputar forex, untuk analisa saham harian klik di sini.

*Jurnal trading pair ini bisa dilihat di TradingView atau Forex Factory.

Arsip Analisa By : Ahmed Sar

Bagaimana reaksi Anda tentang analisa ini?


Ahmed Sar adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager di sebuah institusi keuangan. Ahmed berpengalaman trading sejak tahun 2004 pada bermacam pair dengan beberapa insider FX, dan hingga kini masih aktif sebagai Trend-Trader. Strategi trading yang digunakan berbasis Quantitative Trend.