Emas Bergerak Terbatas Jelang Pertemuan The Fed

Setelah gagal memanfaatkan pelemahan Dolar pasca rilis data GDP AS, emas diperkirakan bergerak terbatas jelang pertemuan The Fed.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Emas berjangka tak bergerak banyak pada perdagangan Senin (30 Juli) kemarin, sehingga memperpanjang perdagangan sideways. Bias teknikal emas yang netral dan sikap antisipasi para investor telah membuat emas diperdagangkan dalam zona terbatas selama hampir dua pekan.

Investor komoditas kini sedang mengamati petunjuk baru tentang kebijakan bank sentral AS, jelang pertemuan FOMC yang akan diselenggarakan dua hari ke depan itu. Selain itu, para investor juga memperhatikan kebijakan dari Bank of Japan dan Bank of England, yang dijadwalkan mengumumkan kebijakan moneter pada pekan ini. Dengan demikian, faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi perdagangan emas.


XAUUSD Daily

 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Senin (30 Juli) kemarin dengan berada di sekitar level 1221.


XAUUSD H1

 

Melihat pola pergerakan dan bias yang ada, saat ini belum ada arahan dan sinyal eksekusi yang jelas. Karena itu, disarankan untuk tetap memantau harga sembari menunggu momentum yang tepat, agar bisa terhindar dari kesalahan pengambilan posisi karena market ranging. Selain itu, pergerakan emas diperkirakan akan terus bergerak sideways jelang pertemuan FOMC.

Meskipun begitu, ada dua skenario yang dapat digunakan untuk Anda trader agresif, yaitu dengan memanfaatkan teknik bouncing atau breakout.

  1. Teknik bouncing digunakan untuk menghadapi market yang sideways, dengan harapan bahwa harga akan kembali terpantul setelah menyentuh level tertentu. Level yang perlu diperhatikan adalah level 1215.71. Data historis menunjukkan bahwa terdapat rejection yang signifikan setelah harga menyentuh level 1215.71 tersebut, sehingga menyebabkan XAU kembali berada di atas level 1222. Pending Order buy dapat ditempatkan pada level 1215.71, atau Anda dapat melakukan eksekusi instan sesaat setelah konfirmasi rejection ditemukan. Stop loss dapat diletakkan pada area 1210 atau beberapa poin di bawahnya.
  2. Teknik bouncing juga dapat diterapkan pada level resisten jika terdapat pullback menuju area tersebut. Area yang perlu diperhatikan adalah resisten area 1230.33. Data historis menunjukkan bahwa terdapat pula rejection yang signifikan setelah harga menyentuh level 1230.33, sehingga menyebabkan XAU kembali berada di sekitar level 1222. Pending Order sell dapat ditempatkan pada level 1230.33, atau Anda dapat melakukan eksekusi instan sesaat setelah konfirmasi rejection ditemukan. Stop loss dapat diletakkan pada area 1235 atau beberapa poin di atasnya.


Bagi Anda tipe trader conservative, sebaiknya menunggu momentum harga untuk membentuk arahan yang jelas terlebih dahulu. Do not trade if there is no clear entry signal!

Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1236.40
  • R2: 1230.33
  • R1: 1226.67
  • Pivot: 1222.54
  • S1: 1215.71
  • S2: 1206.02
  • S3: 1200

 


*Penulis merupakan merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.