Emas Bimbang Menanti Perundingan Dagang

289889

Minggu lalu, harga emas melemah tipis di tengah antisipasi perkembangan dagang AS-China. Minggu ini, pidato pejabat The Fed, NFP, dan Manufaktur AS akan menjadi katalis.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Analisa mingguan XAU/USD berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar hingga akhir minggu lalu (30 Agustus 2019), serta dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.

 

Tinjauan Fundamental

Sejak terjadinya adu tarif impor yang melibatkan AS dan China, pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh naik turunnya tensi perang dagang antara dua negara ekonomi terbesar dunia tersebut. Perang dagang yang dilancarkan AS terhadap China dan Uni Eropa terbukti telah menyebabkan merosotnya pertumbuhan ekonomi global, yang memicu naiknya minat investor terhadap asset safe haven termasuk emas.

Meski AS akan mulai menerapkan tarif impor sebesar 15% pada sekitar USD125 miliar barang-barang China per 1 September, delegasi perdagangan kedua negara tersebut akan tetap bertemu pada bulan ini untuk melakukan perundingan dagang.

Para pelaku pasar berharap akan ada kemajuan berarti dalam perundingan tersebut, dan hal ini memicu risk appetite yang berdampak positif pada pasar saham serta US Dollar. Sebaliknya, asset safe haven termasuk emas mengalami koreksi akibat wait and see pada perkembangan perundingan dagang yang rencananya akan diadakan di Washington.

Minggu lalu, harga emas ditutup pada USD1522.88 per troy ounce, melemah tipis 0.2% dibandingkan harga penutupan minggu sebelumnya. Selain menunggu hasil perundingan dagang AS-China, investor juga akan mencermati pidato beberapa pejabat The Fed minggu ini, termasuk ketua Jerome Powell. Data penting dari AS yang akan rilis minggu ini adalah Non Farm Payrolls, upah, dan pengangguran bulan Agustus, ISM Manufacturing, serta ADP Non Farm.

Survei yang dilakukan Kitco.com menunjukkan bahwa sekitar 40% pemain Wall Street memperkirakan harga emas minggu ini akan bullish, 40% bearish, dan 19% lagi memperkirakan netral atau sideways. Sementara itu, 63% pemain Main Street memperkirakan bullish, 21% bearish, dan 15% netral.

 

Tinjauan Teknikal

Emas Bimbang Menanti Perundingan

 

Chart Daily:

Terbentuk Pin Bar, tetapi tidak terkonfirmasi. Level tertinggi Pin Bar (resistance kuat 1555.04) juga gagal ditembus, sehingga harga masih konsolidasi. Dari penunjukan indikator trend dan momentum, secara keseluruhan pergerakan harga masih cenderung bullish:

  1. Pergerakan harga masih berada dalam channel Uptrend.
  2. Harga masih berada di atas kurva middle band indikator Bollinger Bands, dan titik indikator Parabolic SAR berada di bawah bar candlestick.
  3. Kurva indikator RSI berada di atas center line (level 50.0).
  4. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan berada di atas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang masih kuat.

Resistance kuat masih pada level 1555.04 yang merupakan support kunci antara tahun 2012 hingga awal 2013. Sementara itu, support kuat pada level 1493 hingga 1480. Jika harga menembus level 1480 yang merupakan 50% Fibo Retracement antara level terendah 1 Agustus hingga level tertinggi 26 Agustus, maka kemungkinan emas akan berlanjut bearish.

Untuk konfirmasi, buy jika kurva indikator MACD telah berada di atas kurva sinyal (warna merah), dan garis histogram OSMA berada di atas level 0.00.

Level Pivot mingguan: 1531.55

Resistance: 1531.58 (level 38.2% Fibo Expansion) ; 1547.56 (50% Fibo Expansion) ; 1555.04 ; 1562.85 (61.8% Fibo Expansion) ; 1582.49 (76.4% Fibo Expansion) ; 1614.63 (100% Fibo Expansion) ; 1646.25 (123.6% Fibo Expansion) ; 1665.45 (138.2% Fibo Expansion) ; 1681.26 (150% Fibo Expansion) ; 1697.08 (161.8% Fibo Expansion).

Support: 1511.95 (23.6% Fibo Expansion) ; 1493.00 ; 1480.00 ; 1469.00 ; 1452.80 ; 1437.00 ; 1424.00 ; 1410.90 ; 1400.00 ; 1383.00 ; 1373.00 ; 1358.00 ; 1348.00 ; 1332.44 ; 1319.75 ; 1309.00 ; 1297.00 ; 1285.15 ; 1275.00 ; 1266.16 ; 1253.28 ; 1242.50 ; 1231.15 ; 1218.45 ; 1211.80 ; 1204.02.

Indikator: Simple Moving Average (SMA) 200, EMA 21 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Expansion:

  • Titik 1: 1400.37 (harga terendah 1 Agustus 2019).
  • Titik 2: 1534.91 (harga tertinggi 13 Agustus 2019).
  • Titik 3: 1479.71 (harga terendah 13 Agustus 2019).
Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.