Emas Kembali Menguat Pasca Pembacaan Inflasi AS Yang Melemah

280586

Emas berjangka terdorong hingga berada di atas level kunci 1300 pada hari Jumat setelah pembacaan terakhir mengenai inflasi AS meleset dari yang diperkirakan.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Setelah terkoreksi selama lebih dari 4 minggu, kini logam mulia emas kembali berada di atas level 1300. Harga emas menetap di atas level 1300 pada hari Jumat, menambah kenaikan mingguan menjadi 2.3%. Rally emas belakangan ini disebabkan karena berbagai hal, diantaranya disebabkan oleh ketegangan geopolitik pekan lalu dan notulen FOMC bulan lalu yang dinilai dovish bagi sebagian investor, sehingga mendorong permintaan untuk aset haven ini.

Tidak hanya itu, emas berjangka terdorong hingga berada di atas level kunci 1300 pada hari Jumat setelah pembacaan terakhir mengenai inflasi AS meleset dari yang diperkirakan, sehingga meningkatkan ketidakpastian atas laju kenaikan suku bunga AS selama beberapa bulan mendatang.

Emas untuk pengiriman bulan Desember diperdagangkan hampir tidak bergerak dalam sesi awal, namun bergerak hingga 1303.30 per ons setelah laporan tersebut, dengan kenaikan sebesar 6.70 basis poin atau 0.5 %.

Sedangkan dari tinjauan teknikal, emas kini berada pada jalur hijau bullish. Perhatikan chart Daily berikut ini. Secara keseluruhan, indikator teknikal RSI dan OsMA berada pada lajur hijau, yaitu bullish. Selain itu, harga juga sudah mempenetrasi garis tengah Bollinger Band dan resisten kunci 1300 yang menunjukkan bahwa dorongan Bullish yang sangat kuat telah terjadi. Jika pada candle perdagangan hari ini masih dapat di tutup di lajur hijau sehingga dapat mengkonfirmasi breakout yang dilakukan Jumat kemarin, maka bisa dipastikan bahwa logam ini telah kembali berada pada jalur naik-nya.

XAUUSD Daily

 

Analisa dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas pada saat analisa ini ditulis sedang berada di area 1303. Harga saat ini sedang bergerak terbatas di dekat level kunci 1300. Penetrasi yang telah dilakukan pada Jumat kemarin, meskipun belum terlalu signifikan dan rentan untuk terjadi pullback atau retest, agaknya telah merubah prospek pasar logam kuning emas ini.

XAUUSD H1

Indikator teknikal pada grafik per-jam masih menunjukkan sentimen beli. Terlihat pada indikator RSI dan OsMA berada pada zona beli. Sedangkan harga juga berada diatas garis tengah Bollinger Band yang juga mengkonfirmasi pergerakan bullish.

Penguatan yang dilakukan belakangan ini hanya merespon laporan FOMC September kemarin yang dinyatakan dovish dalam pandangan sebagian besar investor, sehingga menawarkan peluang baik untuk logam mulia ini. Pembacaan inflasi yang meleset dari perkiraan juga membuat investor ragu akan kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Oleh karena itu, melihat peluang yang ada maka skenario yang dapat digunakan untuk acuan trade hari ini adalah BUY.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut.

Perhatikan harga saat ini pada area 1303 yang sedang berkondolidasi diantara level kunci 1300. Untuk eksekusi Buy, sebaiknya tunggu harga benar-benar sudah di atas level 1308.43. Tunggu level tersebut terbuka terlebih dahulu agar terhindar dari market sideways (ranging) yang cenderung menghasilkan false signal. Oleh karena itu, posisi Buy dapat dibuka setelah level tersebut dilalui dengan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal dan price action. Jika breakout ini valid dan terkonfirmasi, maka sejatinya pair ini akan menguji level selanjutnya pada 1314.50. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat.

Perhatikan juga level kunci pada area 1300. Jika ternyata pada perdagangan hari ini XAU/USD melemah demi menguji kembali level 1300, maka peluang Sell dapat diambil. Jika terlihat upaya dari seller untuk mendekati atau bahkan menembus level ini, maka ada indikasi bahwa harga kembali melemah. Jika seller mampu menekan kembali sehingga level ini tertembus dan terkonfirmasi, maka posisi Sell dapat dibuka. Dengan kata lain, posisi Sell hanya dapat dibuka di bawah level 1300. Stop Loss dapat diletakkan di atas swing high terdekat dengan Take Profit dapat diletakkan pada level 1294.87.

Selalu ingat dan pahami resiko dan money management anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3 : 1321.36
R2 : 1314.50
R1 : 1308.43
Pivot : 1300
S1 : 1294.87
S2 : 1288
S3 : 1281.15

*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. 

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.


Rois
Bolinger band brp ya?
Seputar Forex
Setting indikator yang digunakan analis ini bisa disimak pada bagian komentar di halaman ini.