Emas Kembali Menguat, Tapi Masih Dalam Tekanan Bearish

283108

Emas sedang mencoba menguat pada perdagangan kemarin sehingga memunculkan candle gravestone doji, yang menandakan bahwa emas masih dalam tekanan bearish.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Emas berjangka kembali menunjukkan penguatan pada sesi perdagangan kemarin (4 April), menyusul antisipasi investor yang melihat potensi perang dagang antara AS dan China. Keputusan China untuk memberlakukan bea impor hingga 25% pada 106 produk Amerika seperti kedelai dan masih banyak lagi, dikhawatirkan dapat meningkatkan ketegangan dalam konfrontasi perdagangannya dengan AS. Berita tentang naiknya tensi perang dagang tersebut memberikan dorongan bagi emas dan aset safe haven lainnya, yang cenderung lebih menarik dan menguntungkan pada saat terjadinya ketidakpastian global.

Sementara dalam pandangan teknikal, penguatan emas yang tejadi kemarin adalah sebagai pergerakan lanjutan dalam pengujian level resisten area 1335. Setelah mengalami penolakan pada level tersebut dan menampilkan gravestone doji pada penutupan candlestick 4 April kemarin, emas tampaknya masih dalam tekanan bearish.


XAUUSD Daily

 

 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas pada perdagangan Rabu (4 April) kemarin sempat bergerak menguat hingga level 1348, sebelum akhirnya ditutup pada area 1334.


XAUUSD H1

 

 

Kemunculan candle yang masih dikategorikan dalam "kelompok Doji" pada penutupan kemarin, dapat dijadikan indikasi awal akan adanya pergerakan bearish lanjutan. Pair XAU/USD terancam mendapat tekanan bearish yang intens jika candle Doji pada timeframe Daily telah terkonfirmasi oleh indikator teknikal. Oleh karena itu, melihat peluang yang ada, maka bias intraday kali ini masih BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry poin adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini yaitu masih mencoba peluang Sell. Sedangkan untuk area acuan kali ini berada pada support area sekitar 1329.13. Maka tunggu hingga harga bergerak di sekitar area tersebut dan melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Bila skenario breakout ini valid, maka emas akan kembali melemah hingga menguji level support selanjutnya yang berada di sekitar 1322.75. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat atau maksimal berada di sekitar area 1335.29.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga ternyata menguat kembali hingga menembus level resisten 1335.29. Karena dengan demikian, emas akan retest level resisten. Maka disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan kembali ke level 1341.04. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area sekitar 1329.13.


Selalu ingat dan pahami risiko dan money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1352.15    
  • R2: 1347.05
  • R1: 1341.04
  • Pivot: 1335.29
  • S1: 1329.13
  • S2: 1322.75
  • S3: 1314.57

 

 


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.