Emas Kembali Tertekan Hingga 1310

283450

Bias bearish emas semakin menekan harga, sehingga peluang pengujian level support psikologis yang berada di kisaran 1300-1308 semakin terbuka.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga emas bergerak melemah kembali pada sesi perdagangan Senin (30 April) kemarin. Logam kuning ini masih terbebani oleh kuatnya Greenback. Emas mengawali pekan ini dengan penurunan dan telah mencatatkan kerugian total sebesar 0.9% selama bulan April. Pelemahan selama tiga pekan itu disebabkan karena Indeks Dolar yang masih tampak kuat dan berada di posisi terbaiknya dalam lebih dari setahun terakhir.

Indeks Dolar AS yang digunakan sebagai tolak ukur Greenback terhadap mata uang dan komoditas lainnya, termasuk emas, bergerak naik sebesar 0.2% dan ditutup di level 91.78. Untuk bulan ini saja, Dolar telah meraih penguatan terbaik terhadap enam rival utamanya sejak Februari 2017 lalu, dengan mencatatkan kenaikan sebesar 1.8%.


XAUUSD Daily



Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas diperdagangkan melemah kembali dan diakhiri di area 1314 pada perdagangan Senin (30 April) kemarin.


XAUUSD H1

 

 

Emas berjangka bergerak melemah karena terpukul oleh kuatnya Greenback saat ini. Pelemahan emas yang terjadi semakin membawanya dekat dengan level support psikologis terkuat yang berada pada kisaran 1300. Meskipun pada saat analisa ini ditulis bias bearish masih mendominasi, tetapi bias bullish juga masih mungkin untuk mengambil alih pasar.

Pertarungan sengit antara buyer dan seller tentu akan terjadi demi menentukan pergerakan harga emas selanjutnya. Level support kuat yang berada pada area 1300 tentu akan menjadi penentu langkah selanjutnya, apakah logam ini akan terus tertekan atau justru dapat rebound kembali. Oleh karena itu, melihat peluang dan potensi yang ada, maka bias Intraday kali ini adalah BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini mencoba peluang Sell, dengan harapan peluang bearish akan membawa emas menguji level support kunci selanjutnya. Sedangkan untuk area acuan skenario berada pada support area sekitar 1308.42. Maka tunggu hingga harga bergerak di sekitar area tersebut dan melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Apabila skenario breakout ini valid, maka emas akan melemah kembali hingga menguji level support kunci selanjutnya yang berada di sekitar 1300. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat, atau maksimal berada di sekitar area 1314.57.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga bergerak menguat kembali hingga menembus level 1322.75. Karena dengan demikian, emas akan mencoba bergerak bullish demi menguji level resisten kembali. Maka disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan kembali ke level 1329.13. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area sekitar 1314.57.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1335.29
  • R2: 1329.13
  • R1: 1322.75
  • Pivot: 1314.57
  • S1: 1308.42
  • S2: 1300
  • S3: 1295.32

 

 


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.