Emas Masih Bertahan Di Area Support 1222

Komentar Trump terhadap kebijakan The Fed sempat membuat emas berjangka menguat dan menjauh dari level terendah Intraday.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga emas berjangka kembali melanjutkan penurunan pada perdagangan Kamis (19 Juli) kemarin, seiring dengan berlanjutnya rally Dolar. Emas diperdagangkan melemah selama sesi perdagangan Asia hingga awal pembukaan pasar Amerika.

Namun pada sesi perdagangan Amerika, emas berhasil mendapatkan gain, sementara Dolar sedikit terjungkal setelah pasar merespon pernyataan Presiden Trump yang menyatakan ketidaksetujuannya dengan semua kebijakan The Fed.

Trump mengatakan kepada CNBC selama wawancara pada Kamis kemarin, bahwa ia tidak "senang" dengan kebijakan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga secara bertahap. Kutipan dari wawancara kemarin menyatakan, "Karena Dolar kini sedang naik, dan setiap kali naik, mereka ingin kembali menaikkan suku bunga lagi. Saya benar-benar tidak senang dengan (kebijakan) itu," kata Trump.

The Fed sejauh ini telah menaikkan suku bunga sebanyak tujuh kali sejak akhir 2015. Di paruh kedua 2018, bank sentral AS tersebut diharapkan meningkatkan suku bunga dua kali lagu. Pengetatan moneter telah membuat Dolar berada pada level yang lebih tinggi. Komentar Trump kemarin membuat investor tidak nyaman, karena kembali memunculkan keraguan tentang kebebasan The Fed untuk mengatur kebijakan moneter. Padahal sebelumnya, Trump sendiri yang menominasikan Ketua Fed yang menjabat saat ini, yaitu Jerome Powell.

Merespon berita tersebut, emas berjangka untuk pengiriman bulan Agustus ditutup pada level $1222 per ounce. Harga penutupan tersebut menandai penurunan emas sebesar $3.90 atau 0.3%.


XAUUSD Daily

 

 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Kamis (19 Juli) kemarin dengan berada di sekitar level 1222.


XAUUSD H1

 

Harga emas kembali melanjutkan pergerakan bearish hingga menguji level support area yang berada di sekitar level 1215.71. Meski sempat melemah pada sesi awal perdagangan, logam ini bergerak lebih tinggi saat menjelang sesi penutupan, karena merespon pernyataan Presiden Trump yang menyatakan ketidaksetujuannya dengan The Fed. Meskipun begitu, emas masih tetap berada pada level terendah sejak Juli 2017 silam. Oleh karena itu, melihat peluang dan potensi yang ada, maka bias Intraday kali ini adalah BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini mencoba peluang Sell, dengan harapan peluang bearish akan membawa emas semakin tertekan menuju level support selanjutnya. Sedangkan untuk area acuan skenario berada pada level 1215.71. Sejatinya, jika level tersebut dapat terpenetrasi dan terkonfirmasi oleh indikator teknikal, maka logam mulia akan melanjutkan pelemahannya kembali. Maka tunggu hingga harga melewatinya sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Apabila skenario breakout ini valid, maka emas akan melanjutkan pelemahan hingga menguji level support selanjutnya yang berada di sekitar 1206.02. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat atau maksimal berada di sekitar area 1222.54, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.
  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga bergerak menembus level 1230.33. Bila ternyata harga menembus level itu, maka emas berpotensi untuk melanjutkan koreksi dan akan mencari level resistance di atasnya. Disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan menguji level 1240.86 kembali. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area sekitar 1222.54, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1249.36
  • R2: 1240.86
  • R1: 1230.33
  • Pivot: 1222.54
  • S1: 1215.71
  • S2: 1206.02
  • S3: 1200

 

 


*Penulis merupakan merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.