Emas Masih Tertahan Di Area Resisten 1277

281012

Bias Emas masih netral, sementara secara teknikal, peluang Sell berada pada area resisten 1277.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Logam kuning emas menunjukkan pergerakan yang terbatas, tetapi membukukan sedikit keuntungan pada perdagangan kemarin. Emas berjangka mengakhiri hari lebih tinggi pada hari Senin untuk memulihkan beberapa penurunan baru-baru ini, seiring investor menjauh dari membeli aset yang dianggap berisiko, seperti saham global, di tengah ketidakpastian pajak dan suku bunga.

Pasar logam dan mata uang nampaknya sedang berkonsolidasi pada awal pekan setelah bergejolaknya suara disertai memudarnya kepercayaan terhadap reformasi pajak AS. Saham sedang berhenti dari mencatatkan rekornya pada hari Senin di tengah ketidakpastian pajak, dan posisi resiko sedikit menguntungkan bagi emas sebagai aset safe haven. 

XAUUSD Daily


Analisa dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas pada saat analisa ini ditulis sedang berada di area 1277. Pergerakan pada perdagangan kemarin masih ditahan oleh resisten area pada 1277.

XAUUSD H1

Hingga saat ini, harga masih berkonsolidasi kembali di bawah resisten area 1277 hingga 1279 (pink area). Sedangkan untuk range pergerakan sendiri, logam ini bergerak di range area support 1271.65 dan resisten 1277.82.

Level kuat 1277 yang seringkali diuji oleh logam kuning emas ini mengindikasikan bahwasannya seller masih menjaga area tersebut. Ditambah lagi dengan ketidakpastian keadaan politik ekonomi global saat ini dan juga secara teknikal emas kembali tertahan di area resisten, membuat bias emas masih belum dapat dipastikan secara jelas. Oleh karena itu, sebelum adanya pergerakan dan sinyal yang jelas maka bias untuk hari ini masih NETRAL.

Namun masih ada skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry poin, berikut ulasannya:

  1. Perhatikan harga saat ini pada area 1277. Pada saat analisa ini ditulis tampak sedang terjadi upaya untuk menguji level resisten area pada 1277-1279. Level tersebutlah yang akan digunakan untuk entry point kali ini. Seperti yang tampak pada grafik H1 di atas, harga sempat menguji level tersebut namun gagal, sehingga terdapat rejection pada level tersebut. Jika harga kembali mendekati level 1277.88 atau 1279.09, maka cari peluang Sell di sekitar area tersebut yang valid dan terkonfirmasi. Penggunaan indikator oscillator dan penerapan price action dapat menjadi alat bantu demi keberhasilan skenario ini. Sehingga posisi SELL dapat dibuka sesaat setelah mendapatkan peluang entry dan terkonfirmasi. Jika teknik bouncing ini valid, maka sejatinya pair XAU/USD akan kembali menuju level 1271.65. Stop Loss dapat diletakkan di atas swing high terdekat atau maksimal pada 1283.24 dengan tetap mempertimbangkan risk reward minimal 1:1.
  2. Namun, waspadai jika level 1283.24 ini tertembus. Jika level ini tertembus dan bahkan terkonfirmasi, maka pair ini akan melanjutkan pergerakan bullishnya. Level ini juga dapat digunakan sebagai acuan level entry Buy. Jika harga mampu menembus level tersebut dan terkonfirmasi, maka ada indikasi bahwa logam ini rebound kembali. Dengan kata lain, posisi BUY dapat dibuka dengan aman pasca mendapat konfirmasi breakout level 1283.24. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat dengan Take Profit dapat diletakkan pada level 1288.

Selalu ingat dan pahami resiko dan money management anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3    : 1295.17
R2    : 1288
R1    : 1283.24
Pivot    : 1277.82
S1    : 1271.65
S2    : 1267.83
S3    : 1264.10

*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.