Emas Terjatuh Akibat Kembali Memanasnya Isu Perang Dagang

Emas bergerak melemah dan terjatuh hingga ke level terendah mingguan, akibat dampak dari kembali memanasnya isu perang dagang antara AS dan China.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Pada perdagangan Selasa (27 November) kemarin, emas berjangka bergerak melemah dan mencetak rekor terendah selama satu minggu. Sebagai logam safe haven, emas tentu tak lepas dari karakteristiknya yang sensitif terhadap gejolak geopolitik global. Isu terkini yang kembali muncul ke permukaan adalah berlanjutnya tensi perang dagang AS dengan China.

Presiden Donald Trump mengancam China dengan menerapkan bea impor lebih banyak dari sebelumnya, jika negosiasi tak berhasil dicapai. Merespon statement Trump tersebut, Dolar AS bergerak menguat dibandingkan dengan mata uang mayor lainnya. Padahal, Trump dan Xi Jinping dijadwalkan akan bertemu dalam satu forum pada KTT G-20 akhir pekan ini. Para investor berharap dapat terjalin penyelesaian dan solusi yang dapat mengakhiri perang dagang tersebut.   

Logam mulia bergerak melemah di saat bias bullish sudah memudar. Harga emas semakin tertekan akibat dari dampak perang dagang AS dengan China. Emas berjangka untuk pengiriman bulan Februari turun sebesar 0.7%, dan ditutup di level $1213.40 per troy ons.


XAUUSD Daily

 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Selasa (27 Novemer) kemarin dengan berada di sekitar level 1213.


XAUUSD H1

 

Berikut ini adalah beberapa skenario trading yang dapat digunakan sebagai acuan trading:

  1. Skenario kali ini akan mencoba membuka posisi SELL. Level acuan berada di sekitar support 1210.23. Sejatinya, emas akan melanjutkan pergerakan bearish jika harga berhasil melewati level tersebut. Untuk new entry position, Anda dapat membuka order Sell di sekitar level tersebut setelah menemukan breakout yang terkonfirmasi. Stop Loss dapat ditempatkan di sekitar swing high terdekat atau maksimal di area 1217.09. Sedangkan Take Profit dapat diletakkan pada area 1203.59, atau menyesuaikan dengan risk:reward yang telah Anda sepakati.
  2. Skenario alternatif BUY juga dapat dibuka jika terjadi breakout di kisaran level 1217.09. Penembusan level yang signifikan akan membawa pair ini terkoreksi. Untuk new entry position, Anda dapat membuka order Buy di sekitar level tersebut setelah menemukan breakout yang terkonfirmasi. Stop Loss dapat ditempatkan pada swing low terdekat atau maksimal pada area 1210.23, dengan target di level 1225.52.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1238.89
  • R2: 1230.56
  • R1: 1225.52
  • Pivot: 1217.09
  • S1: 1210.23
  • S2: 1203.59
  • S3: 1195.31

 


*Penulis merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.