Advertisement

iklan

Emas Terkonsolidasi, Sentimen Bullish Masih Kuat

Selama penyebaran virus corona belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan, emas tampaknya akan terus melaju meski saat ini tengah terkoreksi. Berikut analisa selengkapnya untuk XAU/USD.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Info Pasar

Emas masih menjadi safe haven incaran para pelaku pasar, seiring dengan wabah corona yang semakin meluas ke luar China. Kekhawatiran muncul jika resesi global dipicu oleh dampak wabah virus ini. Sempat diperdagangkan di dekat level tertinggi tujuh tahun dan mengungguli aset safe haven lainnya, emas saat ini cenderung terkoreksi dalam jangka pendek. Goldman Sachs memprediksi, emas bisa naik lebih lanjut ke kisaran 1800, jika efek virus corona tetap menjalar hingga kuartal kedua tahun ini.

 

Teknikal Emas

Emas berada Dalam Tahap

Berdasarkan analisa pola range pada time frame H1, emas diperkirakan bergerak di kisaran 1624.88-1668.85. Rencana trading akan menempatkan Pending Order pada:

  • Buy Limit (OP 1): 1624.88, Take Profit: 1637.88
  • Sell Limit (OP 2): 1668.85, Take Profit: 1655.85
  • Stop Loss: Dikondisikan

Perhatian:

  • Analisa ini, tidak menjamin keuntungan 100%. Untuk mengunci keuntungan, saat harga menuju Target Profit, Stop Loss bisa digeser di bawah Sell/di tas Buy.
  • Broker yang saya gunakan bisa jadi berbeda dengan yang Anda gunakan. Perbedaan spread, harga tertinggi dan terendah, bisa mempercepat tereksekusi atau tidaknya analisa ini.
Arsip Analisa By : Rachmat

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.