Emas Turun Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Jelang pengumuman suku bunga The Fed, emas masih diperdagangkan menguat. Namun, pasar dikejutkan dengan keputusan The Fed terkait rencana kenaikan suku bunganya.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

General Overview

Good morning to all fellow traders! Pagi ini, emas tampak sedikit melemah dan kembali diperdagangkan di bawah area 1250. Padahal sebelumnya, pada perdagangan Rabu (19 Desember) kemarin, emas sempat mencatatkan penguatan jelang pengumuman suku bunga The Fed. Penguatan terhadap logam mulia terjadi karena berkurangnya minat terhadap Dolar AS.

Naiknya suku bunga The Fed semalam, dinilai banyak kalangan sebagai langkah yang mengejutkan dan sangat berani. Bagaimana tidak, The Fed kembali menaikkan suku bunga menjadi 2.5% di tengah gejolak perekonomian global saat ini. Yang lebih mengejutkan lagi, statement Jerome Powell pada pidatonya semalam, mengungkapkan jika rencana kenaikan suku bunga di tahun 2019 tidak berubah. Tentu pernyataan tersebut berpotensi akan menyulut amarah dari Presiden Donald Trump. Seperti yang diketahui sebelumnya, Presiden Donald Trump berulang kali silang pendapat mengenai kebijakan suku bunga The Fed.

Akibat naiknya suku bunga, Dolar AS seketika berbalik menguat melawan rival-rivalnya, termasuk emas. Harga emas merosot hingga kembali diperdagangkan di area $1242 per troy ons. Padahal sebelumnya, logam ini menjajal level tertinggi lima bulan di harga $1259 per troy ons.

XAUUSD Daily

 

Analisa Dan Rekomendasi

Coba perhatikan level-level pada chart H4 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Rabu (19 Desember) kemarin dengan berada di sekitar level 1243.


XAUUSD H4

Berikut ini adalah beberapa skenario trading yang dapat digunakan sebagai acuan trading:

  1. Skenario kali ini akan mencoba membuka posisi BUY. Kembali melemahnya emas terhadap Dolar AS dapat dijadikan sebuah momentum yang baik untuk entry posisi buy. Bias bullish masih cukup dominan pada time frame H4, karena harga masih ditopang oleh support SMA 200 dan berada di atas base support 1227.07-1238.75. Jadi, konsentrasi skenario kali ini adalah buy on dips. Level acuan untuk entry poin skenario kali berada level 1238.75. Anda dapat membuka pending order di kisaran level entry poin tersebut. Stop Loss dapat diletakkan di level 1227.07, sedangkan Take Profit diletakkan di level 1252.50 (daily SMA 200).
  2. Traders, waspadai jika level bawah dari base support (1227.07) tersebut tembus! Jika level ini dapat dilalui sehingga menggagalkan skenario di atas, maka peluang SELL dapat dibuka. Peluang entry Sell hanya dapat dibuka jika harga berhasil menembus ke bawah level 1227.07 dan stabil ditutup di bawahnya. Stop Loss dapat diletakkan pada batas atas zona base support 1238.75, sementara Take Profit pada level 1218.02 hingga 1209.46.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1273.49
  • R2: 1263.30
  • R1: 1252.50
  • Pivot: 1247.55
  • S1: 1238.75
  • S2: 1227.07
  • S3: 1218.02

 


*Penulis merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.