Advertisement

iklan

EUR/USD 1.082   |   USD/JPY 150.360   |   GBP/USD 1.264   |   AUD/USD 0.651   |   Gold 2,043.31/oz   |   Silver 22.91/oz   |   Wall Street 38,996.39   |   Nasdaq 16,091.92   |   IDX 7,279.80   |   Bitcoin 61,198.38   |   Ethereum 3,341.92   |   Litecoin 79.94   |   PT Millennium Pharmacon International Tbk. (SDPC) bidik ekspansi hingga 45 cabang, siapkan capex Rp30 miliar, 48 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Pertamina Geothermal Energy (PGEO) membukukan laba bersih Rp2.53 Triliun sepanjang 2023. Angka tersebut naik 28.47% secara year-on-year (YoY), 48 menit lalu, #Saham Indonesia   |   PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menilai laba atau bottom line yang dihasilkan dari bisnis infrastruktur lebih stabil dibandingkan petrokimia, 49 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Laba bersih Japfa Comfeed (JPFA) turun 34.52% YoY menjadi Rp929.71 miliar sepanjang 2023, 50 menit lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

EUR/JPY Extrem Saat Tren Naik, Amati Setup H1

Penulis

Peluang Euro didasarkan pada pasangan mata uang EUR/JPY, dengan mengaplikasikan analisa Multi Time Frame BBMA OA serta Supply And Demand.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Time Frame 1-Hari: Extrem Saat Tren Naik Di Zona Demand

Jika diamati dari time frame 1-harinya, harga pasangan mata uang EUR/JPY sedang dalam tren naik. Hal ini dapat dilihat dari Golden Cross Mid BB dan EMA-50 sejak akhir Februari lalu. Posisi harga saat ini berada pada bagian bawah kedua garis, menandakan bahwa kekuatan jangka pendek dikuasai Seller.

Analisa kali ini akan memanfaatkan sinyal Extrem Buy yang sedang dalam proses pembentukan di Low BB time frame 1-hari. Harga yang turun dan ditutup pada bagian bawah Low BB Rabu lalu diikuti dengan keluarnya MA-5 Low dari Low BB serta Candlestick Reversal. Harga saat ini sedang memasuki fase terakhir Extrem Buy yaitu pembentukan Candlestick Retest, di mana harga akan berusaha turun kembali dan meneruskan Momentumnya. Kegagalan dalam proses Retest ini ditandai dengan tidak mampunya harga membentuk Momentum di Low BB ataupun nilai Low yang lebih rendah.

Dari posisinya saat ini, harga diperkirakan kembali mencoba meneruskan kenaikan setidaknya ke sekitar MA-5 High time frame 1-hari.

ej-17-maret-2023-daily

Dari sisi analisa Supply And Demand, EUR/JPY baru saja mengalami Rejection di zona Demand harian. Rejection ini juga berbarengan dengan Extrem Buy di Low BB pada analisa BBMA OA. Diperkirakan, harga akan naik setidaknya ke zona Supply harian yang berada di sekitar level 147.000.

Kesesuaian antara analisa BBMA OA dan Supply And Demand semakin menguatkan alasan untuk mencari posisi Buy pada pasangan mata uang EUR/JPY.

 

Analisa Time Frame 4-Jam: Belum Ada Extrem, Perhatikan Time Frame 1-Jam

Dilihat dari time frame 4-jam, harga pasangan mata uang EUR/JPY sedang dalam tren turun. Hal ini dapat dilihat dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru saja terbentuk Senin lalu. Posisi harga saat ini berada pada bagian bawah kedua garis, menandakan bahwa kekuatan jangka pendek dikuasai Seller.

Untuk saat ini, belum terpantau Extrem yang terbentuk di sekitar Low BB. Kenaikan saat ini terjadi pasca harga gagal meneruskan Momentum Sell. Jika melihat dari peluang di time frame 1-hari, validasi terbaik adalah menunggu Setup Lengkap BBMA OA di time frame 4-jam atau 1-jam. Karena tidak ada tanda-tanda Extrem di time frame 4-jam, besar kemungkinan Setup Lengkap ini akan terbentuk di time frame 1-jam. Oleh karena itu, Entry pada peluang kali ini akan dicari konfirmasinya di time frame 1-jam.

ej-17-maret-2023-h4

 

Saran Pembukaan Posisi

Sinyal: Buy

Dari hasil analisa beberapa time frame di atas, maka diputuskan untuk fokus mencari posisi Buy pada pasangan mata uang EUR/JPY.

 

Entry: 140.350

Entry akan ditempatkan di sekitar Low BB time frame 1-jam pada level 140.350. Kenaikan harga di time frame tersebut dimulai dari terbentuknya Extrem dari Low BB kemarin. Sehingga, besar kemungkinan harga akan kembali mencoba turun untuk membentuk Setup Market Hilang Volume atau Extrem dan Rejection di Low BB.

ej-17-maret-2023-entry

Bagi Anda yang tidak suka memasang Pending Order, maka bisa membuka posisi jika terjadi Extrem ataupun Rejection di Low BB time frame 1-jam. Posisi ini bisa Anda validkan dengan melihat struktur Setup dan perilaku harga di time frame 15-menit. Jika valid, maka harga seharusnya juga membentuk Extrem di Low BB time frame tersebut.

 

Stop Loss: 139.050

Stop Loss akan ditempatkan di sekitar nilai Low yang terbentuk saat Extrem time frame 1-jam terbentuk. Dengan jarak sekitar 130 pips, Stop Loss terlihat pada level 139.050. Apabila tidak suka memasang Stop Loss, Anda bisa menutup posisi jika harga berhasil membentuk Momentum Sell berterusan di Low BB time frame 1-jam.

 

Take Profit: 144.250

Dengan Risk:Reward Ratio 1:3, Take Profit akan ditempatkan sejauh 3x jarak Stop Loss. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, level 144.250 dapat menjadi Take Profit ideal dengan jarak sekitar 390 pips dari Entry.

Perkiraan Waktu Trading: 2-3 Hari.

 


DISCLAIMER ON:

Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.

Saya sendiri hanya menggunakan sekitar 3-5% ekuitas akun untuk setiap posisi. Anda juga dapat menggunakan kalkulator MM untuk mempermudah perhitungan lot. Jangan lupa untuk memindahkan SL ke Breakeven Point untuk menghilangkan segala jenis risiko kehilangan modal yang mungkin terjadi.

Analisa ini utamanya disusun berdasarkan sistem trading dan indikator BBMA OA yang dipadukan dengan pengetahuan Supply And Demand. Jika Anda merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan karena istilah-istilah yang asing, pertimbangkanlah untuk membaca artikel:

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Muhammad Nuzul
299163
Penulis

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muhammad Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.