Advertisement

iklan

Euro Semakin Rapuh Jika Dolar Mengguncang Lagi

Selama harga bertahan di dalam saluran Downtrend Channel, saya menyarankan untuk membuka posisi jual karena sudah muncul dua konfirmasi candlestick bearish reversal H4.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Selamat siang para trader, salam sukses. Kembali lagi bersama saya Ahmed Sar. Kali ini kita akan menganalisa Pair Euro dalam tiga time frame yang berbeda. Saya akan menjelaskan faktor-faktor teknikal langsung dari chart untuk menyorot proyeksi pergerakan harga Euro terkini.

 

Faktor-Faktor Teknikal  EUR/USD

  • EUR/USD D1

Euro Semakin Rapuh Jika Dolar

Pada chart  EUR/USD D1 di atas, terlihat harga Euro sudah keluar dari lorong Uptrend Channel (garis hijau putus-putus), bertepatan dengan break down invalidasi dari Neckline Chart Pattern Inverted Head And Shoulders. Pemulihan Euro ini sudah dilawan oleh seller dari level Fibo 78%, sampai ambles menuju level Fibo 23%. Perlawanan tersebut membuat harga kembali berada di bawah dua garis MA penting (kurva biru dan merah muda).

Walaupun beberapa kali masih dilawan oleh buyer, momentum ini biasanya akan menghasilkan situasi bearish pullback. Harga Euro yang sekian lama belum mampu ke atas menembus level psikologis 1.18000, pada akhirnya akan kembali turun menuju level bawah untuk melakukan uji ulang.

Diprediksi, harga Euro akan melanjutkan bearish kontinu apalagi jika sudah menembus saluran tren sideways (garis hitam putus-putus) yang berada di antara Fibo level 23% dan 38%. Situasi bearish kontinu ini didukung oleh bias Oscillator harian yang masih negatif. Dalam time frame D1, analisa saya menunjukkan power yang menurun daripada analisa kemarin, yakni menjadi 0.

 

  • EUR/USD H4

Euro Semakin Rapuh Jika Dolar

Pada chart  EUR/USD H4 di atas, terlihat harga Euro sudah berada pada jalur lorong Uptrend Channel (garis hijau putus-putus), tapi belum mampu menembus level tertinggi terakhir di sekitar area 1.16100. Sehingga berikutnya, harga diprediksi akan terkoreksi, karena seller mulai masuk pasar lagi. Ini ditunjukkan dengan adanya penolakan bullish reversal pada batas atas Uptrend Channel. Penolakan juga terjadi pada situasi Bearish Divergence (garis oranye) dan munculnya konfirmasi bearish reversal tadi malam.

Kecenderungan arah berikutnya diperkirakan akan turun lagi, apalagi harga sedang melakukan retest menembus Fibo level 38.2%. Dalam time frame H4, analisa saya juga menunjukkan penurunan power daripada analisa kemarin, yakni menjadi -1.

 

  • EUR/USD H1

Euro Semakin Rapuh Jika Dolar

Pada chart EUR/USD H1 di atas, terlihat harga Euro juga sudah berada dalam lorong Uptrend Channel (garis biru putus-putus). Di sini muncul Chart Pattern Descending Triangle, dan saat ini harga tengah berupaya menembus batas bawahnya.

Harga kemungkinan akan menuju ke arah bawah, setidaknya retest ke area Fibo level 38.2%. Penurunan ini diprediksi akan mengundang seller masuk lebih banyak lagi di saat harga menembus batas bawah Uptrend Channel, yang berada di sekitar Fibo level 23%. Dalam time frame H1, analisa tren saya menunjukkan penurunan power dari analisa kemarin, yakni menjadi nilai +1.

 

Faktor-Faktor Pendukung  EUR/USD

  • Rangkuman Teknikal EUR/USD

Euro Semakin Rapuh Jika Dolar

 

  • Rerata Pergerakan EUR/USD H1

Euro Semakin Rapuh Jika Dolar

 

  • MED Quantitative Trend Analysis EUR/USD

Euro Semakin Rapuh Jika Dolar

 

Saran Open Posisi  EUR/USD

  • Pada chart Analisa OP EUR/USD H4 di bawah, harga Euro terbentur batas atas Downtrend Channel (garis merah putus-putus), dan semakin menurun dengan munculnya dua kali konfirmasi bearish reversal (lingkaran oranye) kemarin. Ada tendensi harga melanjutkan penurunan dengan proyeksi komplitnya pola harmonik bearish 5-0 pattern (garis biru), sehingga harga cenderung akan menuntaskan koreksi menuju level terendah.
  • Selama harga bertahan di dalam saluran Downtrend Channel tersebut, saya menyarankan untuk membuka posisi jual di area 1.15850, karena sudah muncul dua kali konfirmasi candlestick bearish reversal H4 (lingkaran oranye). Target profit sell di area 1.14850, tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari buyer. Stop Loss bisa di area 1.16350.
  • Namun jika harga menembus ke atas saluran Downtrend Channel tersebut, saya menyarankan untuk membuka posisi beli di area 1.16500, menunggu muncul konfirmasi candlestick bullish reversal H4. Target Profit buy di area 1.17500, tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari seller. Stop Loss bisa di area 1.16000.
  • Untuk trading safety, Anda harus memperhatikan rambu-rambu pembalikan sinyal lebih seksama demi keamanan modal. Kecuali jika Anda termasuk dalam kategori RISK TAKER, Anda bisa membuka dan menutup posisi kapanpun.

 

Saran OP  EUR/USD : Sell di area 1.15850

  • SL : 1.16350 – 50 pip – 500 poin.
  • TP : 1.14850 – 100 pip – 1000 poin.

 

Saran OP  EUR/USD : Buy di area 1.16500

  • SL : 1.16000 – 50 pip – 500 poin.
  • TP : 1.17500 – 100 pip – 1000 poin.

 

update analisa

 

Update Posisi 17 Oktober 2018

Pending Order Sell yang telah disarankan kemarin, telah tersentuh sejak kemarin siang dan sempat mengalami floating hingga di level 1.16200. Lalu malam tadi harga kembali turun hingga pagi ini mencapai sekitaran level 1.15580 dengan keuntungan saat ini mencapai 28 Pips. Jangan lupa untuk selalu memasang trailing stop otomatis maupun manual, serta amati terus pembentukan pola-pola Candle di time frame H1 dan H5. Jika muncul konfirmasi Bullish, jangan ragu untuk segera menutup posisi Anda.

 

update analisa pak ahmed

 

Catatan Penting:

  • Posisi ini akan ditutup seketika jika muncul konfirmasi pembalikan arah.
  • Selamat trading, gunakan manajemen modal yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM Seputarforex agar tidak over lot.
Arsip Analisa By : Ahmed Sar
285756

Ahmed Sar adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager di sebuah institusi keuangan. Ahmed berpengalaman trading sejak tahun 2004 pada bermacam pair dengan beberapa insider FX, dan hingga kini masih aktif sebagai Trend-Trader. Strategi trading yang digunakan berbasis Quantitative Trend.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex

Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone