Advertisement

iklan

EUR/USD: Bias Intraday Bertendensi Bearish

Euro merosot 1.18 persen terhadap Dolar AS, mematahkan reli dalam beberapa hari terakhir. Bias intraday berisiko bearish selama bergerak di bawah Cloud Ichimoku H1.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Setelah reli dalam beberapa hari terakhir, Euro bergerak turun dan memperpanjang koreksinya terhadap Greenback pada perdagangan Selasa (10/3). Harga berakhir melemah 1.18 persen setelah menyentuh level keseimbangan Kijun-sen H4 (sekarang di 1.1307). Meski saat ini bergerak di atas Kijun-sen H4, pasangan mata uang EUR/USD bertendensi bearish pada hari Rabu (11/3), apabila diperdagangkan di bawah Cloud Ichimoku dan 1.1385 (Senkou-span B).

EU H1 2020-03-11

Untuk skenario bullish pada hari ini, sebaiknya pantau lebih dulu aksi harga dan candle pattern saat harga berupaya naik lebih tinggi di atas 1.1385. Penutupan candlestick H1 di atas 1.1408 (flat Kijun-sen H1 kemarin) akan berisiko mendorong kembali minat buyers untuk menguji 1.1458 dan level psikogis 1.1500. Namun, mengingat indikator RSI time frame Daily yang telah keluar dari teritori overbought, sebaiknya awasi price action secara ketat ketika EUR/USD mengejar breakout 1.1458.

Untuk skenario bearish pada hari ini, posisi sell yang sedekat mungkin dari area Kijun-sen H1 (sekarang di 1.1345) dan 1.1355 (High 6 Maret) membutuhkan SL di atas 1.1385. Target kemungkinan berada di 1.1295 (flat Kijun-sen H4 kemarin) dan 1.1275 (Low kemarin).

Sebagai alternatif untuk skenario bearish, posisi sell di 1.1307 (Kijun-sen H4) membutuhkan SL di atas 1.1345 (Kijun-sen H1), untuk mengejar target 1.1275/50.

EUR/USD sementara ini (pukul 09:44 WIB) terpantau berkonsolidasi di kisaran 1.1321, lebih tinggi 0.37 persen dari penutupan sebelumnya. Harap selalu awasi price action dan candle pattern H1 pada level-level yang telah disebutkan di atas.

Good luck… and trade safe.

Arsip Analisa By : Buge Satrio
292282

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.