Advertisement

iklan

GBP/USD CSAK Buy, Setup Lengkap Di Time Frame 4-Jam

Peluang Sell Pound didasarkan dari pasangan mata uang GBP/USD, dengan mengaplikasikan analisa Multi Time Frame BBMA OA serta Supply And Demand.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Time Frame 1-Hari: CSAK Buy Atau Rejection Zona Supply?

Jika diamati dari time frame 1-harinya, harga pasangan mata uang GBP/USD saat ini masih berada dalam masa konsolidasi yang cukup panjang. Hal tersebut dapat dilihat dari Golden Cross yang masih berlangsung sejak akhir September tahun lalu hingga memasuki pertengahan Februari saat ini. Padahal, harga belum mampu membentuk Momentum Buy beberapa pekan terakhir. Harga juga berada pada bagian bawah Mid BB dan EMA-50.

Jika diamati dari Setup terakhir, GBP/USD sempat membentuk Candlestick Arah Kukuh beberapa hari lalu dengan penutupan pasca Break dari beberapa Moving Average. Harga yang berada pada area MA-5/10 Low saat ini pun kemungkinan merupakan Pullback harga agar dapat terbentuk Setup Reentry Buy di sana. Namun, hal ini tetap harus divalidkan terlebih dahulu dengan cara melihat beberapa time frame yang lebih rendah.

gu-daily-19-feb

Dari sisi Supply And Demand, penurunan harga yang terlihat merupakan Pullback dari CSAK. Penurunan harga saat ini lebih cenderung terjadi karena reaksi harga terhadap zona Supply kecil di sana. Zona Supply kecil tersebut sendiri berhasil menelan zona Demand kuat harian yang telah membatasi harga selama beberapa pekan terakhir.

 

Analisa Time Frame 4-Jam: Pembentukan Setup Lengkap BBMA OA

Pada time frame 4-jam, cerita yang disajikan oleh harga pasangan mata uang GBP/USD sedikit berbeda dari time frame 1-harinya. CSAK yang terbentuk di time frame Daily terlihat membentuk Momentum dan Extrem Sell secara bersamaan sehingga bisa dinilai tidak valid atau gagal.

Namun, harga pasangan mata uang GBP/USD saat ini terlihat membentuk Setup Lengkap BBMA dengan terbentuknya MHV, CSA, dan Reentry CSA di time frame 4-jam. Sehingga saat ini hanya diperlukan Momentum Sell di sekitar Low BB agar Setup ini menjadi lengkap. Jika harga mampu membentuk Momentum Sell di kisaran Low BB-nya, dapat diperkirakan harga akan turun terlebih dahulu dalam hitungan hari hingga beberapa pekan ke depan.

gu-h4-19-feb-2020

Dari sisi analisa Supply And Demand, terjadinya Extrem Sell pada BBMA OA berbarengan dengan Rejection yang terjadi pada zona Supply time frame 4-jam. Hal ini menguatkan analisa pada time frame 1-hari yang menyatakan bahwa terjadi reaksi harga pada zona Supply kecil di sana. Sehingga, besar peluang harga untuk turun terlebih dahulu guna mencari zona Demand kuat yang mampu mendorongnya kembali ke atas.

 

Saran Pembukaan Posisi

Sinyal: Sell

Dari hasil analisa beberapa time frame di atas, maka diputuskan untuk fokus mencari posisi Sell pada pasangan mata uang GBP/USD.

 

Entry: 1.30150

Entry pada analisa kali ini akan ditempatkan pada sekitar batas bawah zona Supply time frame 1-jam di level 1.30150. Level ini juga dipilih karena tempatnya yang berdekatan dengan EMA-50 dan Top BB time frame 1-jam.

gu-open-19-feb

 

Stop Loss: 1.30500

Stop Loss pada analisa kali ini akan ditempatkan beberapa pips di sekitar batas atas zona Supply time frame 1-jam. Dengan jarak sekitar 35 pips, Stop Loss akan ditempatkan pada level 1.30500.

 

Take Profit: 1.29100

Dengan menggunakan Risk:Reward Ratio 1:3, jarak Take Profit pada analisa kali ini akan berada sejauh 3x jarak Stop Loss. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Take Profit akan ditempatkan pada level 1.29100 dengan jarak sekitar 105 pips dari Entry.

 

Perkiraan Waktu Trading: 2-4 hari.

 


DISCLAIMER ON:

Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.

Saya sendiri hanya menggunakan sekitar 3-5% ekuitas akun untuk setiap posisi. Anda juga dapat menggunakan kalkulator MM untuk mempermudah perhitungan lot. Jangan lupa untuk memindahkan SL ke Breakeven Point untuk menghilangkan segala jenis risiko kehilangan modal yang mungkin terjadi.

Analisa ini utamanya disusun berdasarkan sistem trading dan indikator BBMA OA yang dipadukan dengan pengerahuan Supply And Demand. Jika Anda merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan karena istilah-istilah yang asing, pertimbangkanlah untuk membaca artikel Panduan Memasang Indikator BBMA OAPanduan Analisa Multi Time Frame BBMA OAPanduan Trading Dengan Supply And Demand Basic, serta Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro.

Arsip Analisa By : Muhammad Nuzul
292054

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muhammad Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone