OctaFx

iklan

GBP/USD: Minor Support Trendline Bertahan Pasca Data CPI Inggris

Minor support trendline masih sanggup bertahan setelah Sterling merosot pasca data inflasi Inggris. Risiko untuk bergerak lebih tinggi adalah kemungkinan yang tak dapat diabaikan apabila Kijun-sen H4 mampu ditembus.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

GBP/USD sempat merosot cukup tajam di sesi Eropa hari Rabu (15/Januari) menyusul nada dovish anggota MPC BoE, serta rilis data inflasi Inggris yang mencatat pertumbuhan terendah sejak Desember 2016. Di atas kertas, GBP/USD berisiko terjungkal lebih rendah jika berada di bawah 1.3000, terbebani oleh kondisi fundamental yang negatif. Namun, minor support trendline pada time frame Daily sejauh ini masih tangguh bertahan setelah buyers merespon dari trendline tersebut.

GBPUSD Daily 2020-01-15

 

Sementara pada grafik H1 di bawah ini, tampak bahwa Poundsterling berbalik menguat setelah Inside Bar terbentuk. Sehingga, secara teknikal, terpicunya momentum harga untuk mengejar resistance intraday terdekat 1.3096 (High 10 Januari) adalah kemungkinan yang tidak dapat diabaikan, apabila GBP/USD mampu bergerak naik menutup candlestick H1 di atas level Kijun-sen H4 (sekarang di 1.3038). Sebaliknya pada sisi downside, pasangan mata uang ini membutuhkan breakout di bawah 1.2984 untuk mengakselerasi penurunan lebih lanjut menuju support 1.2952 (Low kemarin).

GBPUSD H1 2020-01-15

Arsip Analisa By : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.