Indeks Dolar Merosot Ke Level Terendah 7 Bulan Pasca NFP

Di luar dugaan, data NFP bulan Mei mencetak pertumbuhan tenaga kerja yang jauh lebih kecil di bawah perkiraan. Dolar pun meluncur turun dengan cepat terhadap beberapa major currencies.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Di luar dugaan, data NFP bulan Mei mencetak pertumbuhan tenaga kerja yang jauh lebih kecil di bawah perkiraan. Dolar pun meluncur turun dengan cepat terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya di awal perdagangan sesi New York, merosot ke level terendah 7 bulan.

Indeks Dolar yang mengukur kekuatan Greenback terhadap 6 mata uang utama lainnya sementara ini berada di kisaran level 96.72 atau turun sekitar 0.58% pada pukul 02:50 WIB, menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan.

USDX 20170603

Biro Statistik tenaga kerja AS melaporkan bahwa NFP (Non-Farm Payroll) di bulan Mei menunjukkan penambahan tenaga kerja sebesar 138K. Angka ini lebih kecil dengan selisih yang cukup besar jika dibandingkan degan perkiraan untuk penambahan 181K. Bulan sebelumnya data ini menunjukkan angka 211K.

Average Hourly Earnings di bulan Mei mencatatkan angka sesuai dengan perkiraan (naik 0.2%). Namun angka ini lebih kecil ketimbang data bulan sebelumnya (0.3%).

Sementara itu Unemployment Rate atau tingkat pengangguran bulan Mei malah menunjukkan rekor terendah di tahun ini, yakni dengan angka 4.3%, lebih kecil dari perkiraan 4.4%. Angka pengangguran ini juga mencatat rekor terendah dalam 16 tahun terakhir.

Melemahnya data NFP di satu sisi, kemudian turunnya angka pengangguran di sisi yang lain, sebetulnya Jobs Data AS menunjukkan angka yang mixed. Tapi sentimen market lebih terpengaruh oleh data NFP, akibat selisih angka yang cukup besar dengan ekspektasi dan data bulan sebelumnya, yang mendorong aksi jual Dolar setelah data tersebut dirilis.

Naik sekitar 0.60%, EUR/USD sejauh ini masih melenggang di atas area 1.1257/67 yang sebelumnya sempat menjadi resisten tangguh yang sulit ditembus dalam 1 pekan terakhir, berhadapan dengan level psikologis 1.1300.

USD/JPY barangkali mencatat performance yang terburuk setelah USD/CHF di akhir pekan yang juga anjlok akibat data NFP. Turun sekitar 0.80%, USD/JPY berkutat di bawah 110.50 yang sebelumnya menjadi level support intraday yang ulet, sulit ditembus, berhadapan dengan support 110.10 (Low 27 Maret) dan level psikologis 110.00.

GBP/USD menarik untuk diamati, karena relatif tidak berkutik atau mengambil momentum dari lemahnya data NFP, terutama disebabkan oleh kehati-hatian investor mengantisipasi pemilu Inggris 8 Juni. Gagal bertahan di atas 1.2900, GBP/USD tercatat turun tipis 0.02% menjelang penutupan akhir pekan, dan malah bertendensi bearish dalam jangka pendek, mengancam support intraday 1.2845 dan 1.2829.

Barangkali sekian dulu catatan di akhir pekan ini. Selamat bersantap sahur bagi yang menjalankan ibadah puasa... dan selamat berakhir pekan!

Arsip Analisa By : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.

Pair Rate    
AUD/JPY 75.88 75.88 -4
AUD/USD 0.7042 0.7042 -34
EUR/CHF 1.1016 1.1016 -52
EUR/USD 1.1221 1.1221 -56
GBP/JPY 134.68 134.68 3
GBP/USD 1.2503 1.2503 -45
NZD/USD 0.6761 0.6761 -22
USD/CAD 1.3059 1.3059 32
USD/CHF 0.9818 0.9818 4
USD/JPY 107.76 107.76 46
20 Jul 03:59

Win Long
Selamat Pagi