iklan

Indeks Dolar Rentan Bearish Jelang Rilis Data PMI

Outlook Daily Dolar AS masih negatif selama harga bergerak di bawah DMA-30. Namun, waspadai pula divergensi pada indikator RSI.

iklan

iklan

Greenback masih rentan bearish terhadap sederet mata uang utama lainnya pada perdagangan hari Jumat (21/8/2020), tepatnya menjelang publikasi data PMI Zona Euro, Inggris, dan AS. Setelah mampu membukukan rebound tajam pada hari Rabu (19/8), Greenback kembali lesu.

Seperti diketahui, notulen FOMC menyiratkan kekhawatiran para pejabat The Fed atas ketidakpastian yang tengah dihadapi ekonomi AS. Hal ini kemudian disusul dengan rilis data klaim pengangguran yang kembali naik di atas 1 juta. Kondisi ini masih ditambah lagi dengan prospek suram program stimulus fiskal terbaru, serta ketegangan hubungan dagang dan politik antara AS dengan Tiongkok. Pilpres AS yang akan digelar November juga menjadi faktor yang berisiko membayangi kinerja Greenback.

 

Teknikal Indeks Dolar

Pada grafik Daily, outlook jangka pendek masih negatif selama harga bergerak di bawah kurva DMA-30 (Daily Moving Average periode 30). Di sisi lain, yang barangkali perlu diwaspadai adalah divergensi indikator RSI. Indikator ini malah cenderung pointing-up atau bergerak ke atas meski Indeks Dolar (DXY) turun makin rendah untuk mengancam breakout level 92.00. Sehingga, recovery DXY adalah kemungkinan yang layak diantisipasi menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan, meskipun upside-nya barangkali akan terbatas.

DXY 2020-08-21
Indeks Dolar yang mengukur kinerja USD terhadap enam mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) tercatat melemah tipis 0.06 persen di level 92.68 pada pukul 14:13 WIB. Pada penutupan perdagangan kemarin, Indeks Dolar berakhir melemah 0.28 persen ke posisi 92.74.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Buge Satrio
294089

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone