Investor Sedang Awasi Jackson Hole, Logam Kuning Masih Tenang

Jika dilihat dari chart mingguan nampak pergerakan emas masih kuat untuk dibeli. Namun, untuk saat ini market emas sedang memasuki fase korektif.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Kilau emas sempat memudar pada perdagangan kemarin dikarenakan mendapat tekanan dari Greenback, karena para investor dan pelaku pasar sedang mengawasi dan mengamati Jackson Hall Meet-up demi mencari sinyal mengenai suku bunga. Harga emas ditutup melemah pada sesi perdagangan Kamis. Tidak hanya pasar logam mulia, pasar indeks saham AS juga ditutup melemah pada Kamis kemarin karena para investor sedang mengamati pertemuan para banker di Jackson Hall.

Melansir dari Marketwatch, Indeks S & P 500 ditutup 5.07 poin atau 0.2 % lebih rendah, pada level 2,438.97 dengan saham konsumen utama memimpin kerugian. Sektor ini turun 1.3 %. Saham Kroger Co anjlok sebesar 8 %, sementara saham Costco Wholesale Corp merosot 5 %. Indeks Nasdaq Composite berakhir 7.08 poin atau 0.1 % lebih rendah, berada di level 6,271.33. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 28.69 poin atau 0.1 %, ke level 21.783,40. Di antara kinerja terburuk di Wall Street, J.M. Smucker Co yang jatuh 9.5 % karena produsen makanan tersebut menurunkan prospek untuk setahun penuh dan laba pada kuartal pertama tidak sesuai dengan perkiraan.

Namun demikian, pergerakan emas masih terdukung. Logam asset save haven ini tetap terdukung, baik dari sisi geo-politik global maupun secara teknikal. Dari segi geopolitik, dengan belum berakhirnya perseteruan antara Korea Utara dan Amerika masih akan membuat asset ini makin dicari oleh para investor. Ditambah lagi dengan ancaman dari Donald Trump yang akan menutup pemerintahannya dan mengakhiri politik perdagangan bebas jika rencana dan permintaan administrasinya untuk membangun tembok perbatasan di Meksiko tidak dikabulkan.

Dari pandangan teknikal, jika dilihat dari chart mingguan nampak pergerakan emas masih kuat untuk dibeli. Indikator teknikal juga memberikan sinyal yang seragam sehingga bias mingguan (jangka panjang) adalah bullish. Namun, untuk saat ini market emas sedang memasuki fase korektif. Awal pertanda bahwa logam ini sedang korektif adalah saat tidak mampunya pair XAU/USD untuk menembus level 1300 sehingga terpantul kembali ke level 1280-1290.

Perhatikan chart daily berikut ini! Sejak terpantul dari level 1300 pada hari Jumat kemarin yang membentuk pola candle Shooting Star, logam kuning ini bergerak dalam range yang sangat terbatas. Indikator teknikal OsMA sudah beralih dari level positif ke level negatif, yang menunjukkan bearish sentiment. Indikator RSI juga sedang melemah dan bergerak mendekati level keseimbangannya (50). Dengan demikian, jika indikator satu-persatu telah berpindah haluan dari bullish menjadi bearish sentiment, maka logam kuning ini dapat dipastikan akan terus kehilangan kilaunya.

XAUUSD Daily


Analisa dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga kini sedang dalam fase ranging. Pergerakan ranging teratur ini sebenarnya bisa diprediksi dan diamati. Banyak faktor yang menyebabkan fase sideways ini, diantaranya karena logam ini sedang berhadapan pada level resisten penting di 1300 dan karena para investor sedang menilik dan mengawasi pertemuan yang digelar di Jackson Hall.

XAUUSD H1

Para investor dan pelaku pasar lebih memilih tidak melakukan aksi apapun menjelang mendapatkan hasil dari pertemuan tersebut. Dari pandangan teknikal dari chart H1, semua aspek teknikal menunjukkan sentiment bearish. Oleh karena itu, berdasarkan peluang dan opportunity yang ada maka peluang yang dapat dicoba untuk trade kali ini adalah SELL.

Beberapa scenario dan acuan yang dapat digunakan sebagai entry poin adalah sebagai berikut.

  1. Perhatikan harga saat ini pada 1285-1286. Secara keseluruhan market saat ini masih ranging. Level support 1282.83 memegang kunci untuk peluang Sell yang solid kali ini. Jika level tersebut jebol dan terkonfirmasi maka pintu yang akan membuat logam ini terkoreksi akan terbuka. Maka dengan kata lain posisi Sell yang aman hanya berada di bawah level 1282.83. Melewati level tersebut akan membuat logam ini terkoreksi ke level 1276.68 atau bahkan 1269.6. Stop level dapat diletakkan diatas swing high terdekat.
  2. Jika market merangkak naik namun membentuk pola choppy atau sideways, maka anda tetap dapat mencoba peluang sell dengan target pendek. Sebelum mengambil posisi, sebaiknya perhatikan level 1294.93 terlebih dahulu! Jika ternyata harga tertolak dari level tersebut dan melakukan pengujian berulang kali dan tetap gagal melewatinya, maka anda dapat mencoba posisi sell di area sekitar 1294.93. Pastikan juga validitasnya dengan melihat indikator teknikal. Take profit bisa diatur pada 1287.99 untuk short-term atau bisa juga diletakkan hingga 1282.83 dengan menempatkan stop selisih beberapa poin dari harga entry atau maksimum pada 1300.

Selalu ingat dan pahami resiko dan money management anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3 : 1309.13
R2 : 1300
R1 : 1294.93
Pivot : 1287.99
S1 : 1282.83
S2 : 1276.68
S3 : 1269.6

*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.


Jerin
analisa yang menarik dan sangat membantu untuk mengambil posisi ...tq