OctaFx

iklan

Isu Geopolitik Gagal Mengangkat Harga Emas

287562

Ketegangan yang terjadi antara India dan Pakistan gagal mengangkat harga emas. Logam mulia pun diperkirakan masih bearish pada perdagangan hari ini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Fundamental

Di tengah tensi geopolitik antara Pakistan dan India yang memanas, emas gagal bergerak bullish. Hal ini dikarenakan oleh adanya pernyataan pesimis dari salah satu negosiator perdagangan AS, yang menyatakan bahwa tercapainya kesepakatan perdagangan dengan China tidak akan mudah.

Di hadapan Kongres, Robert Lighthizer mengungkapkan bahwa masalah perdagangan dengan China "terlalu serius" untuk diselesaikan jika hanya dengan sebuah janji untuk membeli lebih banyak barang dari AS. Lebih lanjut, Lighthizer beranggapan bahwa kesepakatan kedua negara harus mencakup cara-cara untuk memastikan bahwa komitmen yang telah disepakati akan bisa terpenuhi.

Sementara mengenai progres pembicaraan antar kedua negara tersebut, Lighthizer menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk memprediksi hasil dari pembicaraan perdagangan yang masih berlangsung.

Sekalipun tertekan oleh pernyataan di atas, aksi Sell pada emas cenderung tertahan oleh komentar dovish dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang menyatakan tidak akan terburu-buru untuk kembali menaikkan suku bunga.

 

Analisa Teknikal

Isu Geopolitik Gagal Mengangkat Harga

Hingga saat penulisan analisa, harga emas cenderung diperdagangkan di sekitar level support yang juga merupakan level terendah pada perdagangan hari sebelumnya. Sementara untuk perdagangan hari ini, pergerakan emas diperkirakan akan menguat tipis ke sekitar resistance 1321.90-1324.96, sebelum akhirnya kembali melanjutkan tren bearish.

 

Rekomendasi

  • Entry Sell: 1321.90 – 1324.96
  • Take Profit: 1313.89
  • Stop Loss: 1329.91
Arsip Analisa By : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.