Advertisement

iklan

Jelang Akhir Bulan, Indeks Dolar Terkoreksi 2 Hari Beruntun

Penulis

+ -

Meskipun ruang untuk berkonsolidasi masih tersedia, reli Indeks Dolar berikutnya perlu diantisipasi dengan seksama.

iklan

iklan

Dolar AS terkoreksi selama 2 hari berturut-turut setelah mencetak level tertinggi lebih dari 2 dekade. Namun, kekhawatiran resesi global masih terus membayangi sentimen pasar di tengah kebijakan suku bunga agresif Federal Reserve (The Fed); bank sentral AS itu telah mengerek suku bunga ke kisaran 3.00%-3.25%. Kenaikan ini merupakan bunga bank The Fed yang tertinggi sejak 2008.

Sebagian besar analis dan ekonom memperkirakan bahwa suku bunga The Fed akan naik hingga 4.25%-4.50% pada akhir tahun 2022, dan mencapai 4.50% -4.75% pada tahun 2023. Ketua The Fed Jerome Powell juga menegaskan bahwa bank sentral tidak akan menyerah dalam upaya mereka untuk membendung dan mengikis laju inflasi, meskipun ada risiko resesi. Inilah yang meresahkan mayoritas investor; resesi di negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu pasti akan menyeret pelemahan ekonomi negara lainnya secara global.

 

Outlook Teknikal

Pada chart Daily, outlook keseluruhan masih positif meski terkoreksi 2 hari beruntun. Secara teknikal, memang wajar apabila Indeks Dolar (DXY) berkonsolidasi untuk mencari level keseimbangan setelah memuncaki level tertinggi 114.75. Ini karena reli DXY sudah menciptakan rentang yang cukup jauh dari kurva MA-50.

Selain itu, indikator RSI sempat berada di wilayah overbought yang ekstrem. Perdagangan menjelang penutupan akhir bulan (End of Month) juga kerap menjadi alasan bagi pasar untuk melikuidasi sebagian keuntungan, dalam hal ini adalah keuntungan dari reli DXY.

DXY DAILY

Dengan bantuan Fibonacci Retracement yang mengambil titik-titik wave terbaru (Low 107.68 – High 114.78), setidaknya kita memperoleh gambaran sampai sejauh mana DXY berkonsolidasi untuk mencapai level keseimbangannya (50% - 61.8% retracement).

Dari grafik Daily di atas, masih tersedia ruang yang cukup bagi DXY untuk melanjutkan koreksi ke area keseimbangannya. Tapi bagaimana pun juga, kita mesti waspada dan bersiap mengantisipasi kembalinya reli Dolar AS. Pada setup konsolidasi sebelumnya, DXY tercatat memantul kuat saat hampir turun menembus level 50% retracement.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Buge Satrio
298313
Penulis

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.