Kuatnya Dolar Semakin Membuat Emas Kembali Memudar

Emas semakin tertekan oleh kuatnya Dolar, sehingga bias Bearish semakin terasa. Berikut peluang trading yang muncul dari situasi tersebut.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga emas berjangka kembali melemah pada perdagangan Kamis (21 Juni) kemarin, karena Dolar yang kembali mendapatkan gain pasca rilis data klaim pengangguran yang membaik. Initial Jobless Claims AS dirilis positif dengan turun menjadi 218,000 dalam seminggu terakhir. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa jumlah tersebut dinilai lebih baik dari yang sudah diperkirakan.  Sebelumnya, emas juga telah tertekan karena penguatan Dolar sebagai dampak dari kenaikan suku bunga The Fed. Selain itu, tensi perang dagang antara AS dan China yang belum usai juga menunjang Greenback.


XAUUSD Daily

 

 

Analisa dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Kamis (21 Juni) kemarin dengan berada disekitar level 1267. 


XAUUSD H1

 

 

Harga emas melanjutkan kerugiannya pada perdagangan Kamis kemarin. Serentetan peristiwa dan data fundamental penting yang berdampak positif untuk Dolar telah berhasil menggiring logam mulia menuju pekan terburuknya. Emas mengawali pekan dengan kerugian yang signifikan akibat naiknya suku bunga The Fed dan tensi perang dagang AS-China. Logam ini pun bergerak menembus level penting di area 1285-1288. Dengan melihat peluang yang ada, maka bias Intraday kali ini adalah BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini mencoba peluang Sell, dengan harapan peluang bearish akan membawa emas menuju level support selanjutnya. Sedangkan untuk area acuan skenario kali ini berada pada level support 1264.18. Sejatinya, jika level tersebut dapat terpenetrasi dan terkonfirmasi oleh indikator teknikal, maka logam kuning akan melanjutkan pelemahannya kembali. Maka tunggu hingga harga melewatinya sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Apabila skenario breakout ini valid, maka emas akan melanjutkan pelemahan hingga menguji level support selanjutnya yang berada di sekitar 1257.14. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat, atau maksimal berada di sekitar area 1271.56, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga bergerak menguat kembali hingga menguji level 1271.56. Bila ternyata harga menembus level itu, maka emas berpotensi untuk mengalami koreksi terbatas dan mencari level resisten di atasnya. Maka disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan menguji level 1277.92 kembali. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area sekitar 1264.18, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1283.24
  • R2: 1277.92
  • R1: 1271.56
  • Pivot: 1264.18
  • S1: 1257.14
  • S2: 1249.36
  • S3: 1240.86

 

 


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.