Level 1300 Akhirnya Terpenetrasi, Emas Dalam Fase Bearish Solid

Pecahnya level 1300 memicu aksi sell-off emas, sehingga membuat bias Intraday untuk logam mulia kali ini menjadi BEARISH.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga emas berjangka diterpa aksi sell-off pada perdagangan Selasa (15 Mei) kemarin, sehingga mencatatkan penurunan ekstrim untuk bulan ini. Harga emas terjatuh hingga di bawah level penting 1300 karena disebabkan rally Indeks Dolar AS. Akan tetapi, konflik di Timur Tengah ditengarai bisa menjadi faktor pendukung yang mempengaruhi harga emas saat ini.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni tercatat telah mengalami penurunan yang cukup tajam, yakni sebesar $27.90 atau setara 2.1%. Harga pada akhirnya ditutup di $1290.30 per ons. Level tersebut adalah yang terendah untuk kontrak berjangka sejak 26 Desember 2017 lalu.

Sementara dari tinjauan teknikal, terpenetrasinya support 1300 menjadi momen pemicu aksi sell-off emas. Tampak dari grafik daily di bawah ini, bias bearish emas yang cukup solid saat ini memungkinkan logam mulia menyentuh level support selanjutnya di area 1285-1288.


XAUUSD Daily

 

 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Selasa (15 Mei) kemarin dengan berada di sekitar level 1290.


XAUUSD H1

 

 

Logam kuning kembali bergerak bearish pada perdagangan kemarin. Di awal sesi perdagangan New York kemarin, emas telah berhasil menyentuh level support terkuat 1300. Jika level terkuat tersebut dapat terpenetrasi, maka akan memicu aksi sell-off yang cukup kuat. Dengan kata lain, kubu seller akan mengambil alih pasar.

Beberapa saat setelah level 1300 tersebut terpenetrasi, emas semakin bergerak bearish hingga saat ini. Oleh karena itu, melihat peluang dan potensi yang ada, maka bias Intraday kali ini adalah BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini mencoba peluang Sell, dengan harapan peluang bearish akan membawa emas kembali ke level support selanjutnya. Sedangkan untuk area acuan skenario berada pada support area sekitar 1288. Maka tunggu hingga harga melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Apabila skenario breakout ini valid, maka emas akan melanjutkan pelemahan hingga menguji level support selanjutnya yang berada di sekitar 1283.24. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat, atau maksimal berada di sekitar area 1295.32, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga bergerak menguat kembali hingga menguji level 1295.32. Jika ternyata harga menguat kembali, maka emas berpotensi untuk rebound kembali dan akan terjadi koreksi terbatas menuju level 1300.  Maka disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan menguji level 1300. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area sekitar 1288, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1314.57
  • R2: 1308.42
  • R1: 1300
  • Pivot: 1295.32
  • S1: 1288
  • S2: 1283.24
  • S3: 1277.84

 

 


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.