Proyeksi Crude Oil Di Tengah Pembatasan Produksi Global

  By: Alpari   View: 690
Analisa Minyak

Tinjauan Fundamental Crude Oil

Sudah sebulan semenjak OPEC mengumumkan kesepakatan pembatasan produksi bagi anggota-anggotanya. Harga minyak belum menampakan kenaikan yang signifikan. Jika memperhatikan data kesepakatan yang dirilis oleh OPEC, pemberlakuan kebijakan tersebut efektif mulai bulan Januari 2017. Berikut data proyeksi pemangkasan produksi terhadap anggota-anggota OPEC.

data proyeksi pemangkasan produksi anggota OPEC

Ada tiga kelompok supplier terbesar minyak dunia, dari kelompok OPEC, Negara Independen dan kelompok OECD. Kelompok OPEC menurut data tercatat pertahun 2015 mampu menyuplai kebutuhan minyak dunia sebanyak 46%, OECD mampu memenuhi kebutuhan pasar sebesar 23% dan sisanya dikuasai oleh negara independen.

Jika kita memperhatikan komposisi tersebut diatas, langkah pembatasan produksi tersebut hanya akan menjadi senjata makan tuan bagi anggota-anggota OPEC sendiri. Mengapa demikian? jika kita memperhatikan, beberapa negara anggota OECD sudah mulai menggenjot kapasitas produksinya semenjak isu pembatasan produksi digulirkan. Amerika dan Kanada telah memulai langkah tersebut, sehingga suplai global tidak berkurang dengan signifikan.

Crude oil merupakan energi fosil, pada perkembanganya energi fosil mulai ditinggalkan selain karena “kotor” sehingga tidak ramah untuk alam dan keberlangsungan hidup makhluk hidup , energi tersebut juga tidak terbaharukan. Perkembangan teknologi dewasa ini, terutama di negara-negara maju yang mulai sadar arti pentingnya menjaga kelangsungan hidup mulai beralih dan meninggalkan pada energi fosil tersebut. Teknologi mulai mencari alternatif energi-energi yang terbaharukan dan lebih “ramah” lingkungan.

Perkembangan teknologi tersebut tidak boleh dipandang remeh dalam membendung permintaan energi “kotor”. Jika kita mengambil contoh konsumsi energi fosil di negara maju untuk alat-alat transportasi mengalami penurunan yang signifikan. Kendaraan-kendaraan tersebut menerapkan teknologi “hybrid”, sehingga konsumsi bahan bakar dan hasil gas buang yang meracuni lingkungan dapat dikurangi.

Selain itu, di negara-negara maju, konsumsi energi fosil yang kotor juga mulai di konversi ke energi fosil yang bersih seperti gas alam. Dari waktu ke waktu permintaan gas alam, semakin meningkat dibandingkan crude oil.

Dari beberapa alasan tersebut diatas, secara fundamental prospek dari crude oil memang akan cukup tragis. Negara penghasil dan pemilik cadangan minyak yang besar, yang dapat melihat pergeseran dan trend teknologi, akan berusaha menjual komoditasnya tersebut, sebelum harga crude oil menjadi tidak rasional untuk proses produksi.

 

Tinjauan Teknikal

Secara teknikal, saat ini crude oil tipe _BRN (Alpari Standart MT4) saat ulasan ini dibuat diperdagangkan pada harga $56.15 per barel. Batas kenaikan berada pada area level harga 59.10-57.87, di mana kami menyebut level tersebut sebagai rest area harga. Jika harga minyak mampu menembus batas rest area tersebut, maka harga berpotensi untuk melanjutkan kenaikanya menuju area level harga $68.55 per barel. Akan tetapi, jika harga tetap berada di bawah rest area dan break down trendline, maka ada kecenderungan harga minyak untuk melemah menuju kisaran harga $52.54 per barel.

Grafik Oil BRN

Rino Purbono
Analyst – Alpari Research & Analysis Ltd

Rino Purbono merupakan seorang analis market asli Indonesia. Ia mempunyai pengalaman di dunia trading forex sejak tahun 2000. Ia pernah menulis buku mengenai forex market. Pernah menjadi trainer dan profesional edukasi forex market untuk broker lokal. Pernah menulis analisa market untuk media lokal bahkan nasional seperti Media Indonesia. Ia aktif memberikan rekomendasi teknikal analisis untuk client secara harian dan analisa mingguan khusus untuk komoditi emas.


Arsip Analisa by: Alpari

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih

SHARE:

SHARE:

 
Peluang Day Trading EUR/GBP Dari Sinyal Reversal Peluang Day Trading EUR/GBP Dari Sinyal Reversal
By Rico Fy, 20 Apr 2018, In Peluang Trading, View 256
Hello Traders! Saya akan menunjukkan analisa untuk Day Trading pair EUR/GBP yang saat ini berada di area S/R, dan indikatornya menunjukkan sinyal reversal.
Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas
By Alpari, 18 Apr 2018, In Analisa Emas, View 521
Pada time frame daily dan H4, harga emas secara jelas memberikan setup trend up.
Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish
By Sf Red Team, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 723
Dolar belum mampu menembus level tinggi awal pekan karena trader masih menunggu fundamental di kawasan Asia. Manfaatkan peluang ini untuk Buy AUD/USD
Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar
By Ahmed Sar, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 372
Harga terendah 0.7150 sejatinya mengincar resisten di area 0.7390 (High-Close tahunan) dan 0.7437 (tertinggi tahunan).
Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik
By Acy, 17 Apr 2018, In Analisa Minyak, View 195
Harga Minyak WTI terbentur oleh resisten penting, sementara Stochastic berbalik ke bawah angka 80, sehingga membuka peluang Sell.
Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global
By A Muttaqiena, 23 Mar 2018, In Editorial Forex, View 2183
Para ekonom memperingatkan bahwa dampak perang dagang AS - China bisa merusak stabilitas ekonomi dunia, serta mengakibatkan kerugian di pasar finansial global.