acy

Melihat Kekuatan January Effect Bagi IHSG

  By: Aditya Putra   View: 1862
Analisa Saham Mingguan

IHSG mengakhiri kinerjanya selama tahun lalu dengan kenaikan di atas 15%, dan berada pada level 5,296. Saat ini kita telah tiba di tahun baru 2017. Nah bagaimana perjalanan IHSG memasuki tahun 2017 ini? dimana perdagangan telah dibuka dalam 2(hari), dan perjalanan IHSG sejauh ini mengalami penurunan.

Lalu, mencermati outlook di bulan Januari ini mari kita bahas.

January Effect Bagi IHSG

Dalam 15 tahun terakhir kecenderungan IHSG positif cukup besar, meski tidak sebesar bulan-bulan lain. Tercatat kinerja positif IHSG terbesar ada di tahun 2004 dan 2006 lalu, yang selama Januari mampu menguat masing-masing sebesar 8.82% dan 5.93%. Sedangkan kejatuhan IHSG terbesar pada tahun 2003, dan 2011 yang melemah masing-masing sebesar 8.71% dan 7.96%.

Bagaimana dengan Januari tahun ini? pertama kita harus melihat katalis penggerak market baik yang positif dan negatif. Sejauh ini arah pasar masih dalam keadaan menunggu, mencermati poin-poin penting kebijakan ekonomi AS di bawah Trump. Concern masih seputar clue kenaikan suku bunga The Fed, dan harga minyak dunia setelah pembatasan produksi disepakati tahun lalu.

 

Kinerja IHSG Selama 15 tahun terakhir di bulan Januari

Melihat Kekuatan January Effect Bagi

Di pekan ini ada FOMC minutes dan rilis data keadaan pasar tenaga kerja di AS. Pidato Janet Yellen sepekan kemudian akan menjadi fokus pasar, di samping pertumbuhan ekonomi AS dan China yang akan rilis di bulan ini. Beberapa agenda pasar tersebut akan mempengaruhi pasar saham domestik terkait faktor eksternal, di samping pelaku pasar akan fokus pada kinerja keuangan emiten selama tahun lalu serta potensi politik terkait pilkada DKI bulan depan.

Goldman Sachs, salah satu perusahaan keuangan terkemuka di dunia, bahkan berani bertaruh Indonesia akan cukup kuat menghadapi tekanan ketidakpastian global, terutama kenaikan suku bunga AS dan volatilitas nilai tukar rupiah. Meski investor asing terlihat membawa pulang dana sekitar $2.8 milyar di kuartal IV lalu dari pasar saham dan uang, namun kestabilan rupiah tetap terjaga dengan cadangan devisa yang stabil di angka $111 milyar, dibanding tahun 2013 lalu yang ‘hanya’ $93 milyar.

Investor global saat ini sedang mempersiapkan destinasi utama selama tahun 2017, dimana mereka akan melihat kondisi makro suatu negara (aspek rupiah dan suku bunga menjadi acuan penting). Dalam tulisan saya sebelumnya disebutkan Indonesia sangat berprospek menjadi negara tujuan utama investor global.

 

Growth Drivers

Ekonomi Indonesia tahun ini masih akan banyak di-drive oleh konsumsi masyarakat baik private dan public, dan investasi publik. Target pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi ada di angka 5.1%-5.2%, dengan kisaran inflasi di 3.5%, serta defisit APBN 2.5%. Angka-angka tesebut cukup baik dan akan menjadi concern investor.

Sementara realisasi penerimaan negara dari sisi pajak hanya mampu terealisasi sekitar 87% saja, dengan defisit sekitar 2.5% selama tahun lalu, pendapatan pajak sendiri hanya mencapai Rp 1,546 triliun dari target sebelumnya di angka Rp 1,539 triliun. Target pajak saat ini dianggap sangat krusial karena pemerintah telah mengagendakan pembangunan prioritas selama 5 tahun kedepan dan keberhasilan ini akan sangat dilihat langsung oleh lembaga rating internasional seperti S&P dan Fitch, dimana sangat terbuka kemungkinan Indonesia masuk dalam rating investment grade dan mengalami kenaikan rating dari sebelumnya yang tentu akan meningkatkan persepsi positif di mata investor global.

Kesimpulan:

Bulan Januari ini IHSG cukup berpeluang melaju positif meskipun rally masih akan terbatas mengingat pelaku pasar masih membaca situasi dan data-data ekonomi yang rilis kedepannya. Kepercayaan pasar pada pemerintah terkait target-target dan realisasi jangka pendek sangat menguntungkan bagi terbangunnya optimisme pasar. Hal ini yang dibutuhkan selama bulan ini, meskipun kita mengetahui data PDB AS dan China yang akan rilis di pekan ketiga bulan Januari sangat berpotensi mempengaruhi kinerja IHSG. IHSG range support: 5,240 resistance: 5,380.


Melihat Kekuatan January Effect Bagi


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih
IHSG BEI
Last -6,337 (-0.28%)
High 6,360
Low 6,314
Volume 73,707,619
Value(Juta) 6,011,341
Saham Naik 173
Saham Turun 193
More 20 Apr 18:08

SHARE:

SHARE:

 
Peluang Day Trading EUR/GBP Dari Sinyal Reversal Peluang Day Trading EUR/GBP Dari Sinyal Reversal
By Rico Fy, 20 Apr 2018, In Peluang Trading, View 255
Hello Traders! Saya akan menunjukkan analisa untuk Day Trading pair EUR/GBP yang saat ini berada di area S/R, dan indikatornya menunjukkan sinyal reversal.
Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas
By Alpari, 18 Apr 2018, In Analisa Emas, View 521
Pada time frame daily dan H4, harga emas secara jelas memberikan setup trend up.
Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish
By Sf Red Team, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 723
Dolar belum mampu menembus level tinggi awal pekan karena trader masih menunggu fundamental di kawasan Asia. Manfaatkan peluang ini untuk Buy AUD/USD
Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar
By Ahmed Sar, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 372
Harga terendah 0.7150 sejatinya mengincar resisten di area 0.7390 (High-Close tahunan) dan 0.7437 (tertinggi tahunan).
Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik
By Acy, 17 Apr 2018, In Analisa Minyak, View 195
Harga Minyak WTI terbentur oleh resisten penting, sementara Stochastic berbalik ke bawah angka 80, sehingga membuka peluang Sell.
Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global
By A Muttaqiena, 23 Mar 2018, In Editorial Forex, View 2182
Para ekonom memperingatkan bahwa dampak perang dagang AS - China bisa merusak stabilitas ekonomi dunia, serta mengakibatkan kerugian di pasar finansial global.
Komentar: 2

IHSG BEI
Last -6,337 (-0.28%)
High 6,360
Low 6,314
Volume 73,707,619
Value(Juta) 6,011,341
Saham Naik 173
Saham Turun 193
More 20 Apr 18:08