Rekap Data Dan Peristiwa 13-17 Pebruari 2017: Testimoni Yellen, Inflasi AS Dan Inggris

  By: Martin   View: 1081
Analisa Forex Fundamental Mingguan

Greenback kembali unjuk gigi minggu lalu oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, isu reformasi pajak, stimulus fiskal dan pengeluaran untuk pembangunan infrastuktur. Menguat terhadap semua mata uang utama, namun greenback masih melemah versus komoditi emas. Penguatan greenback juga didukung oleh rekor klaim pengangguran yang berada pada angka terendahnya sejak 43 tahun terakhir. Jobless Claims yang turun hingga 234,000 mampu menutupi pelemahan Dollar atas turunnya indeks kepercayaan konsumen versi UoM.

Rekap Data Dan Peristiwa 13-17 Pebruari

Isu reformasi pajak telah diungkapkan presiden Trump minggu lalu, dan pelaku pasar akan fokus pada testimoni ketua The Fed Janet Yellen hari Selasa dan Rabu besok yang diharapkan akan merespon isu stimulus fiskal dan reformasi pajak Trump. Rencana presiden Trump yang akan menggenjot pertumbuhan ekonomi AS tentu akan disertai dengan kenaikan suku bunga untuk menjaga perekonomian dari overheating.

Selain menunggu isyarat dari testimoni Yellen mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Maret atau Juni nanti, pasar juga akan fokus pada data inflasi tahunan (y/y) AS bulan Januari yang diperkirakan akan kembali naik 2.4% (diatas target The Fed yang 2.0%). Inflasi y/y tersebut dirilis sebelum testimoni Yellen hari kedua (Rabu). Disamping inflasi AS, minggu ini juga akan dirilis inflasi Inggris yang diperkirakan juga akan naik 1.9% ditengah isu realisasi Brexit, mendekati target bank sentral yang 2.0%.

Data dan peristiwa penting lainnya adalah Retail Sales AS dan Inggris, GDP Jepang, indeks ZEW Jerman, upah rata-rata dan Jobless Claims Inggris, CPI China, tenaga kerja Australia, Retail Sales Selandia Baru, PPI AS, data perumahan AS, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.

Senin, 13 Pebruari 2017:
Jam 06:50 WIB
: data Preliminary Gross Domestic Product (GDP) Jepang kwartal ke 4 tahun 2016

Selasa, 14 Pebruari 2017:
Jam 07:30 WIB: indeks kepercayaan bisnis Australia versi National Australia Bank (NAB)
Jam 08:30 WIB: data Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) China bulan Januari 2017
Jam 14:00 WIB: data Preliminary GDP Jerman kwartal ke 4 tahun 2016
Jam 15:15 WIB: data CPI Swiss bulan Januari 2017
Jam 16:30 WIB: data CPI dan PPI Inggris bulan Januari 2017
Jam 17:00 WIB: data Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 4 tahun 2016 (second estimate)
Jam 17:00 WIB: indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Pebruari 2017
Jam 17:00 WIB: data Industrial Production kawasan Euro bulan Desember 2016
Jam 20:30 WIB: data PPI AS bulan Januari 2017
Jam 22:00 WIB
: testimoni ketua The Fed Janet Yellen didepan Senate Banking Committee

Rabu, 15 Pebruari 2017:
Jam 01:00 WIB: pidato anggota FOMC Robert Kaplan
Jam 06:30 WIB: indeks kepercayaan konsumen Australia versi Westpac bulan Pebruari 2017
Jam 16:30 WIB: indeks upah rata-rata di Inggris bulan Desember 2016 (3m/y)
Jam 16:30 WIB
: data Jobless Claims Inggris bulan Januari 2017
Jam 16:30 WIB: data tingkat pengangguran di Inggris bulan Desember 2016
Jam 17:00 WIB: data neraca perdagangan kawasan Euro bulan Desember 2016
Jam 20:30 WIB: data CPI AS bulan Januari 2017
Jam 20:30 WIB: data Retail Sales AS bulan Januari 2017
Jam 20:30 WIB: data Manufacturing Sales Canada bulan Desember 2016
Jam 21:15 WIB: data Industrial Production AS bulan Januari 2017
Jam 22:00 WIB: testimoni ketua The Fed Janet Yellen didepan House Financial Services Committee
Jam 22:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 10 Pebruari 2017

Kamis, 16 Pebruari 2017:
Jam 00:45 WIB: pidato anggota FOMC Patrick Harker
Jam 07:30 WIB: data Employment Change dan tingkat pengangguran Australia bulan Januari 2017
Jam 19:30 WIB: notulen meeting ECB
Jam 20:30 WIB: data Building Permits dan Housing Starts di AS bulan Januari 2017
Jam 20:30 WIB: indeks Philly Fed Manufacturing AS bulan Pebruari 2017
Jam 20:30 WIB: data Jobless Claims AS per 10 Pebruari 2017

Jum’at, 17 Pebruari 2017:
Jam 04:45 WIB: data Retail Sales Selandia Baru kwartal ke 4 tahun 2016
Jam 16:00 WIB: data Current Account kawasan Euro bulan Desember 2016
Jam 16:30 WIB: data Retail Sales Inggris bulan Januari 2017

Keterangan
: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex .



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih
Analisa Forex

SHARE:

SHARE:

 
Peluang Trading NZD/USD 23 April 2018 Peluang Trading NZD/USD 23 April 2018
By V3 Trader, 23 Apr 2018, In Peluang Trading, View 274
Diterapkan melalui pendekatan indikator zigzag dan pola data candle, inilah peluang trading sell pada market NZD/USD dari dominasi seller minggu lalu.
Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas
By Alpari, 18 Apr 2018, In Analisa Emas, View 605
Pada time frame daily dan H4, harga emas secara jelas memberikan setup trend up.
Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish
By Sf Red Team, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 749
Dolar belum mampu menembus level tinggi awal pekan karena trader masih menunggu fundamental di kawasan Asia. Manfaatkan peluang ini untuk Buy AUD/USD
Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar
By Ahmed Sar, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 379
Harga terendah 0.7150 sejatinya mengincar resisten di area 0.7390 (High-Close tahunan) dan 0.7437 (tertinggi tahunan).
Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik
By Acy, 17 Apr 2018, In Analisa Minyak, View 205
Harga Minyak WTI terbentur oleh resisten penting, sementara Stochastic berbalik ke bawah angka 80, sehingga membuka peluang Sell.
Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global
By A Muttaqiena, 23 Mar 2018, In Editorial Forex, View 2204
Para ekonom memperingatkan bahwa dampak perang dagang AS - China bisa merusak stabilitas ekonomi dunia, serta mengakibatkan kerugian di pasar finansial global.

Analisa Forex