Sesi Eropa: GBP/USD, Kamis 7 Desember 2017

Tahun 2018 akan menjadi tahun krisis bagi GBP. GBP/USD rentan aksi jual, dengan area stabil di 1.20-1.25.

iklan

acy

iklan

FirewoodFX

Info Pasar

Pounds (GBP) mungkin saja bisa menguat di akhir tahun ini, namun GBP masih cenderung mengalami penurunan yang signifikan untuk bulan-bulan berikutnya. Karena GBP kemungkinan akan terbebani oleh konsekuensi Brexit terhadap prospek politik dan ekonomi.

Tahun 2018 akan menjadi tahun krisis bagi GBP saat negosiasi antara London dan Brussels beralih dari transisi dan diskusi seputar hubungan perdagangan masa depan menjelang batas akhir bulan Oktober. Bulan ini harus bisa menghasilkan kesepakatan bersama, untuk segera diajukan ke parlemen di UE sebelum Maret 2019.

Sementara inflasi Inggris turun dari 27% di tahun 2017 secara keseluruhan, menjadi 2.3% untuk tahun 2018. Inflasi Inggris mencapai 3.0% pada bulan September dan tetap pada posisi tersebut pada bulan Oktober, namun sebagian besar ekonom memperkirakan akan mulai jatuh kembali pada suatu waktu di kwartal keempat.

Sebagian analis memperkirakan, GBP/USD akan rentan terhadap aksi jual, dengan perkirakan GBP/USD akan stabil di area 1.20-1.25.

 

Analisa GBP/USD

Sesi Eropa: GBP/USD, Kamis 7 Desember

Analisa ini disusun dengan pola range, analisa ini mendeteksi kisaran range pergerakan pair mata uang GBP/USD, dengan dasar High Low yang pernah terjadi, dengan data grafik pada TF H1.

Range Market : 1.3306 - 1.3453.
Sinyal : Menguat.
Plan Trading :

Plan A : BUY STOP di 1.3306, TP 1.3453.
Plan B : SELL STOP di 1.3326, TP 1.3306.
Plan C : Memasang SL.

*Perhatian: Broker yang saya gunakan, mungkin bisa berbeda dengan broker yang anda gunakan. Perbedaan spread, high low, bisa mempercepat tereksekusi atau tidaknya sinyal ini.

Arsip Analisa By : Rachmat

Bagaimana reaksi Anda tentang analisa ini?

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.