Advertisement

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD

  By: Martin   View: 867
Analisa Forex Teknikal Mingguan

Analisa teknikal mingguan berikut ini dibuat berdasarkan harga pasar tanggal 10 Januari 2018 hingga jam  12:15 WIB, dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.


EUR/USD

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : konsolidasi dengan kecenderungan terjadi koreksi bearish menyusul terbentuknya pola candle three black crows:

  1. Kurva indikator MACD memotong kurva sinyal (warna merah) dari arah atas dan bergerak di bawahnya, dan garis histogram OSMA juga berada di bawah level 0.00.
  2. Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bearish.

Konfirmasi sell jika harga telah berada di bawah kurva middle band indikator Bollinger Bands dan kurva indikator RSI telah berada di bawah level 50.0.

Level pivot mingguan : 1.1965

Resistance : 1.2000 (berimpit dengan level 23.6% Fibonacci Retracement) ; 1.2080 ; 1.2155 ; 1.2300 ; 1.2357 ; 1.2569.

Support : 1.1902 (50% Fibonacci Retracement) ; 1.1860 (berimpit dengan level 50% Fibonacci Retracement) ; 1.1803 (76.4% Fibonacci Retracement) ; 1.1730 ; 1.1668 ; 1.1606 ; 1.1555 ; 1.1481 ; 1.1370 ; 1.1284 ; 1.1201 ; 1.1118 ; 1.1075 ; 1.1021 ; 1.0905 ; 1.0828 ; 1.0777 ; 1.0735 ; 1.0681 ; 1.0634 ; 1.0569 ; 1.0519 ; 1.0494 ; 1.0453 ; 1.0400 ; 1.0351 ; 1.0206 ; 1.0063 ; 1.0000.

Indikator: simple moving average (SMA) 200 dan EMA 89 ; Bollinger Bands (20,2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Retracement :
Titik swing low: 1.1717 (harga terendah 12 Desember 2017)
Titik swing high: 1.2088 (harga tertinggi 4 Januari 2018)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, notulen meeting ECB, PPI AS, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


GBP/USD

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : masih cenderung bullish:

  1. Harga berada di atas kurva middle band indikator Bollinger Bands dan titik indikator Parabolic SAR masih berada di bawah bar candlestick.
  2. Kurva indikator MACD masih berada di atas kurva sinyal (warna merah) dan garis histogram OSMA juga berada di atas level 0.00.
  3. Kurva indikator RSI berada di atas center line (level 50.0).
  4. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan berada di atas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang masih kuat.

Level Pivot Mingguan : 1.3540

Resistance : 1.3585 ; 1.3656 ; 1.3656 ; 1.3689 (level 76.4% Fibonacci Expansion) ; 1.3837 ; 1.4004 ; 1.4175 ; 1.4285 ; 1.4422 ; 1.4515 ; 1.4563 ; 1.4620 ; 1.4662 ; 1.4736 ; 1.4804 ; 1.4880 ; 1.4944 ; 1.5000.

Support : 1.3496 (38.2% Fibonacci Expansion) ; 1.3464 ; 1.3421 (23.6% Fibonacci Expansion) ; 1.3369 ; 1.3300 ; 1.3228 ; 1.3174 ; 1.3130 ; 1.3087 ; 1.3042 ; 1.2978 ; 1.2917 ; 1.2838 ; 1.2779 ; 1.2689 ; 1.2634 ; 1.2588 ; 1.2547 ; 1.2514 ; 1.2420 ; 1.2365 ; 1.2292 ; 1.2213 ; 1.2138 ; 1.2036 ; 1.1986 ; 1.1781; 1.1451 ; 1.1256 ; 1.0767.

Indikator: SMA 200 dan EMA 34 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Expansion :
Titik 1 : 1.3039 (harga terendah 3 November 2017)
Titik 2 : 1.3548 (harga tetinggi 30 November 2017)
Titik 3 : 1.3302 (harga terendah 12 Desember 2017)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, Manufacturing Production Inggris, PPI AS, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


USD/JPY

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : masih cenderung bearish menyusul terbentuknya pola candle evening star yang diikuti oleh bearish bar:

  1. Harga bergerak di bawah kurva middle band indikator Bollinger Bands dan di bawah kurva support SMA 55.
  2. Titik indikator Parabolic SAR masih berada di atas bar candlestick.
  3. Kurva indikator RSI berada di bawah center line (level 50.0).
  4. Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bearish.

Level pivot mingguan : 112.82

Resistance : 112.71 ; 113.63 ; 114.23 ; 114.72 ; 114.93 ; 115.57 (61.8% Fibonacci Retracement) ; 116.03 ; 116.98 ; 117.43 ; 118.65 ; 119.48 ; 120.00 ; 120.50 ; 121.48 ; 123.55 ; 124.56 ; 125.85 ; 127.17.

Support : 112.00 ; 111.61 ; 111.13 ; 110.83 ; 110.43 ; 109.89 ; 109.54 ; 109.23 (38.2% Fibonacci Retracement) ; 108.63 ; 108.26 ; 107.66 ; 106.47 ; 106.22 (23.6% Fibonacci Retracement) ; 105.22 ; 104.62 ; 104.12 ; 103.15 ; 102.54 ; 101.50 ; 100.19 ; 99.50 ; 98.98 ; 97.62 ; 96.56 ; 95.00 ; 93.79

Indikator: simple moving average (SMA) 200 dan EMA 55 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Retracement :
Titik swing high : 125.85 (harga tertinggi 5 Juni 2015)
Titik swing low  : 98.98 (harga terendah 24 Juni 2016)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, PPI AS, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


AUD/USD

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : masih cenderung bullish:

  1. Harga masih bergerak di atas kurva middle band indikator Bollinger Bands dan titik indikator Parabolic SAR masih berada di bawah bar candlestick.
  2. Kurva indikator MACD masih berada di atas kurva sinyal (warna merah) dan garis histogram OSMA juga berada di atas level 0.00.
  3. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan berada di atas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang masih kuat.

Level Pivot Mingguan : 0.7832

Resistance : 0.7866 ; 0.7896 ; 0.7939 ; 0.8000 ; 0.8042 ; 0.8102 ; 0.8212 ; 0.8281 ; 0.8375 ; 0.8435 ; 0.8614 ; 0.8670.

Support : 0.7807 ; 0.7755 (38.2% Fibonacci Retracement) ; 0.7729 ; 0.7690 ; 0.7640 (level 50% Fibonacci Retracement) ; 0.7609 ; 0.7575 ; 0.7535 ; 0.7500 ; 0.7475 ; 0.7385 (76.4% Fibonacci Retracement) ; 0.7328 ; 0.7272 ; 0.7159 ; 0.7063 ; 0.7012 ; 0.6926 ; 0.6843 ; 0.6770 ; 0.6700 ; 0.6686 ; 0.6600 ; 0.6532.

Indikator: SMA 200 dan EMA 55 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; ADX (14).

Fibonacci Retracement :
Titik swing low: 0.7159 (harga terendah 23 Desember 2016)
Titik swing high: 0.8124 (harga tertinggi 8 September 2017)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, Retail Sales Australia, PPI AS, CPI dan neraca perdagangan China, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih
Analisa Forex

SHARE:

SHARE:

 
Trading AUD/USD Dengan Data Employment Change Australia 19 April 2018 Trading AUD/USD Dengan Data Employment Change Australia 19 April 2018
By Martin, 19 Apr 2018, In Peluang Trading, View 519
Hari ini akan dirilis data Employment Change Australia untuk bulan Maret 2018 yang berdampak tinggi. Ada 5 skenario untuk pergerakan AUD/USD.
Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas Teknikal Emas H4 Memproyeksikan Arah Yang Jelas
By Alpari, 18 Apr 2018, In Analisa Emas, View 315
Pada time frame daily dan H4, harga emas secara jelas memberikan setup trend up.
Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish Dolar Sideways, Mata Uang Mayor Lain Berpeluang Bullish
By Sf Red Team, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 662
Dolar belum mampu menembus level tinggi awal pekan karena trader masih menunggu fundamental di kawasan Asia. Manfaatkan peluang ini untuk Buy AUD/USD
Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung Dolar
By Ahmed Sar, 18 Apr 2018, In Analisa Forex Harian, View 321
Harga terendah 0.7150 sejatinya mengincar resisten di area 0.7390 (High-Close tahunan) dan 0.7437 (tertinggi tahunan).
Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik Harga Minyak Jatuh Di Tengah Memudarnya Risiko Geopolitik
By Acy, 17 Apr 2018, In Analisa Minyak, View 177
Harga Minyak WTI terbentur oleh resisten penting, sementara Stochastic berbalik ke bawah angka 80, sehingga membuka peluang Sell.
Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global Proyeksi Dampak Perang Dagang AS-China Di Pasar Finansial Global
By A Muttaqiena, 23 Mar 2018, In Editorial Forex, View 2117
Para ekonom memperingatkan bahwa dampak perang dagang AS - China bisa merusak stabilitas ekonomi dunia, serta mengakibatkan kerugian di pasar finansial global.

Analisa Forex