OctaFx

iklan

31 Agustus 2018: Inflasi Eurozone Dan Chicago PMI

Data berdampak hari ini adalah CPI Eurozone, Retail Sales Jerman, Manufacturing PMI China, Chicago PMI, dan RMPI Kanada.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Jumat, 31 Agustus 2018:

  • Jam 08:00 WIB: indeks Manufacturing PMI dan Non Manufacturing China versi CFLP bulan Agustus 2018 (Berdampak medium pada AUD dan NZD).

Indeks Manufacturing dan Non Manufacturing PMI versi China Federation of Logistics and Purchasing (CFLP) dirilis setiap bulan. Dampaknya hampir sama dengan yang dirilis Markit (indeks Caixin Manufacturing PMI). Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor manufaktur atau sektor jasa, sedangkan rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

 

31 Agustus 2018: Inflasi Eurozone Dan

 

Bulan Juli lalu, indeks Manufacturing PMI berada pada angka 51.2, lebih rendah dari perkiraan yang 51.4, dan menjadi yang terendah dalam 5 bulan. Pada bulan Juli ekspor, indeks ini mengalami kontraksi. Sementara itu, indeks Non Manufacturing PMI bulan Juli berada pada angka 54.0, terendah dalam setahun terakhir. Untuk bulan Agustus 2018, diperkirakan indeks Manufacturing PMI China akan berada pada angka 51.0 dan Non Manufacturing tetap pada angka 53.8. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada mata uang AUD, CAD, dan NZD.

 

  • Jam 13:00 WIB: data Retail Sales Jerman bulan Juli 2018 (Berdampak medium pada EUR).

Indikator ini mengukur persentase perubahan Volume penjualan ritel selama periode sebulan (month over month atau m/m) dan setahun (year over year atau y/y). Penjualan ritel menunjukkan tingkat pengeluaran konsumen yang akan berdampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Data penjualan retail Jerman yang dirilis tidak termasuk produk otomotif, dan yang berdampak biasanya adalah data penjualan ritel m/m.


31 Agustus 2018: Inflasi Eurozone Dan

 

Bulan Juni lalu, penjualan ritel Jerman m/m naik 1.2%, lebih tinggi dari perkiraan naik 1.1% dan bulan sebelumnya yang turun 1.5%. Dalam basis tahunan (y/y), Retail Sales naik 3.0%, tertinggi sejak November tahun lalu. Untuk bulan Juli 2018, diperkirakan penjualan ritel m/m akan turun 0.1% (atau -0.1%) dan y/y akan naik 3.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

  • Jam 16:00 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Flash Estimate kawasan Euro bulan Agustus 2018 (Berdampak medium-tinggi pada EUR).

CPI kawasan Euro dirilis 2 kali dalam sebulan, yaitu Flash (data awal) dan Final. Angka estimasi tingkat inflasi ini dirilis oleh Eurostat berdasarkan masukan data CPI awal dari 19 negara anggota kawasan Euro. Meski mungkin ada kekurangan tentang detail dari kategori barang sebagai acuannya, Flash Estimate berdampak tinggi karena merupakan data CPI kawasan Euro yang paling awal dirilis.

Data yang berdampak tinggi adalah inflasi tahunan, yaitu persentase perubahan dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Ada 2 rilis yang diperhatikan, yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori makanan, minuman, dan energi. Untuk kawasan Euro, yang berdampak tinggi adalah CPI total y/y (tingkat inflasi tahunan) kawasan. Bank sentral Eropa (ECB) selalu mengacu pada CPI total y/y untuk menentukan target inflasi dan perubahan tingkat suku bunga.


31 Agustus 2018: Inflasi Eurozone Dan

 

Bulan Juli lalu, inflasi tahunan kawasan Euro naik ke + 2.1%, lebih tinggi dari perkiraan +2.0%, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Desember 2012. Sementara itu, CPI inti y/y naik 1.1%, juga lebih tinggi dari perkiraan + 1.0% dan bulan sebelumnya yang naik 0.9%. Dalam basis bulanan (m/m), CPI total bulan Juli 2018 turun 0.3% (atau -0.3%), terendah dalam 6 bulan terakhir.

Naiknya inflasi tahunan bulan Juli tersebut disebabkan oleh meningkatnya harga energi, makanan, minuman beralkohol, tembakau, dan kenaikan di sektor jasa. Untuk bulan Agustus 2018, diperkirakan CPI total y/y kawasan Euro akan kembali naik 2.1%, dan CPI inti y/y akan naik 1.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Raw Materials Price Index (RMPI) Kanada bulan Juli 2018 (Berdampak medium pada CAD).

RMPI adalah salah satu komponen untuk mengukur tingkat inflasi yang didasarkan atas perubahan harga beli material oleh produsen (sektor industri dan manufaktur). Persentase perubahan harga barang dan jasa di tingkat produsen akan mempengaruhi inflasi di tingkat konsumen, karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen akan dibebankan ke konsumen.


31 Agustus 2018: Inflasi Eurozone Dan

 

Bulan Juni lalu, RMPI Kanada naik 0.5%, jauh lebih rendah dari perkiraan naik 2.7%, dan merupakan yang terendah dalam 4 bulan terakhir. Untuk bulan Juli 2018, data diperkirakan akan stagnan atau 0.0%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CAD.

 

  • Jam 20:45 WIB: indeks Chicago PMI AS bulan Agustus 2018 (Berdampak medium pada USD).

Indikator yang juga disebut Chicago Business Barometer ini dibuat berdasarkan survei terhadap 200 purchasing manager di kawasan industri sekitar Chicago, meliputi negara bagian Illinois, Indiana, dan Michigan. Responden dimintai tanggapan terhadap kondisi ekonomi dan bisnis AS saat ini, terutama yang menyangkut tenaga kerja, produksi, harga, dan penjualan produk. Indeks ini sering dianggap sebagai indikator awal bagi ISM Manufacturing PMI. Angka indeks di atas 50.0 menunjukkan ekspansi, sedangkan di bawah 50.0 menunjukkan kontraksi.


31 Agustus 2018: Inflasi Eurozone Dan

 

Bulan Juli lalu, indeks Chicago PMI berada pada angka 65.5, lebih tinggi dari perkiraan 61.9, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Januari lalu. Pada bulan Juli 2018, indeks new orders dan production mengalami kenaikan. Untuk bulan Agustus 2018, diperkirakan indeks akan terkoreksi ke angka 63.0. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.



Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 75.75 75.75 8
AUD/USD 0.7034 0.7034 24
EUR/CHF 1.1070 1.1070 -14
EUR/USD 1.1239 1.1239 14
GBP/JPY 133.97 133.97 -23
GBP/USD 1.2440 1.2440 7
NZD/USD 0.6739 0.6739 7
USD/CAD 1.3056 1.3056 1
USD/CHF 0.9850 0.9850 -24
USD/JPY 107.69 107.69 -25
18 Jul 14:10