Advertisement

iklan

Minyak Melemah Seiring Meningkatnya Kekhawatiran Ekonomi

Kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global membuat harga minyak anjlok. Namun secara teknikal, emas hitam ini diperkirakan masih bullish.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Fundamental

Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global yang meluas, telah menimbulkan kekhawatiran terhadap prospek permintaan minyak mentah global. Hal ini pun membuat harga minyak mengakhiri perdagangan pekan sebelumnya pada teritori negatif.

Akan tetapi, berkurangnya jumlah rig minyak yang dioperasikan oleh perusahaan AS diperkirakan dapat sedikit mengurangi beban negatif pada harga minyak, yang telah mengalami reli selama beberapa hari terakhir.

Meskipun demikian, hubungan perdagangan antara AS dan China pada pekan depan diperkirakan akan kembali menjadi fokus perhatian investor, terutama setelah Menteri Keuangan AS beserta delegasinya akan kembali mengunjungi China. Mereka berkunjung dalam rangka melakukan pembicaraan perdagangan yang masih belum menemukan titik terang.

 

Analisa Teknikal

Minyak Melemah Seiring Meningkatnya

Setelah bergerak turun dari level tertinggi lima bulan, pergerakan harga minyak selanjutnya diperkirakan masih akan sedikit terkoreksi ke sekitar area support 58.26-56.92, sebelum akhirnya kembali melanjutkan tren bullish.

 

Rekomendasi

  • Entry Buy: 58.26-56.92
  • Take Profit: 60.41
  • Stop Loss: 56.10
Arsip Analisa By : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.

Brent Oil 74.33 +0.39%
Crude Oil WTI 66.00 +0.69%
23 April 2019 14:35 Selengkapnya