OctaFx

iklan

Minyak WTI Merosot Karena Saudi Mungkin Dongkrak Output

Harga intraday untuk WTI telah menembus support yang ditempatkan pada high 25 Januari, sehingga menghantarkan pada penurunan lebih lanjut.

Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot lebih lanjut pada hari Senin ke bawah USD67 per barel, bertepatan dengan hari kelima penurunan beruntun. ACY mencatat, MSCI Asia Pacific Energy Index juga mengalami penurunan terbesar, setelah seorang menteri Arab Saudi mengatakan bahwa pasokan petroleum kemungkinan akan meningkat pada paruh kedua tahun ini.

Dalam upaya mencapai tujuan penting mengeliminasi limpahan suplai minyak yang dilakukan OPEC dan para produsen minyak sekutunya, pasar telah terseimbangkan kembali dan mengakhiri surplus inventori minyak yang membebani harga selama tiga tahun sebelumnya. Namun, simpanan minyak di negara-negara maju anjlok ke bawa rerata lima tahunan pada bulan April, sehingga negara-negara produsen minyak kembali mempertimbangkan apakah mereka akan memperpanjang kesepakatan pemangkasan output.

Rusia dan Arab Saudi menyarankan agar menaikkan produksi guna menutupi kerugian yang dialami negara-negara anggota lainnya, seperti jatuhnya suplai Venezuela akibat krisis ekonomi, serta potensi penurunan ekspor Iran setelah dampak pembaruan sanksi AS merebak. Meski demikian, negara-negara tersebut sebenarnya takkan mendapatkan keuntungan apa-apa dari pelonggaran batasan kuota output, serta justru bisa merugi jika harga minyak melanjutkan penurunan tajam hari Jumat.

 

Chart 1: WTICOUSD Daily

WTICOUSD Daily

 

Pada grafik Daily, ACY melihat harga intraday untuk WTI telah menembus support yang bertempat pada high 25 Januari, sehingga menghantarkan pada penurunan lebih lanjut pada akhir jam perdagangan hari ini. Namun demikian, Cloud Ichimoku bisa bertindak sebagai penghalang untuk mencegah kemerosotan tambahan dan mendorong harga kembali ke atas 67. Jika hal itu tak terjadi, maka breakout dari Cloud kemungkinan akan memicu kejatuhan lagi dalam jangka pendek, yang bakal mengungkap resisten dekat 61.89.

 

 

 


ACY adalah broker asal Australia yang telah memiliki ijin dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC) dan menyediakan berbagai macam instrumen trading seperti Forex, Indeks, Metal, dan Komoditas. ACY dikenal luas berkat program Edukasi, Loyalty, dan Promosi yang menarik.

ACY

Arsip Analisa By : Acy
283850
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

ACY adalah broker asal Australia yang telah memiliki ijin dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC) dan menyediakan berbagai macam instrumen trading seperti Forex, Indeks, Metal, dan Komoditas. ACY dikenal luas berkat program Edukasi, Loyalty, dan Promosi yang menarik. Profil Selengkapnya