Oil Dan Emas Rentan Turun Dalam Komen Fed Yang Hawkish

Minyak bumi berada pada tren kenaikan sedikit lebih tinggi menyusul Badai Harvey - Irma. Namun, WTI mungkin akan kembali turun.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Fundamental OIL

  • Prakiraan Fundamental untuk USD : Bearish Korektif.
  • Prakiraan Fundamental untuk OIL : Bullish Korektif.

Setelah minyak mentah berjuang naik mencari arah di tengah jeda banyaknya risiko geopolitik, harga-harga komoditi termasuk emas kemungkinan besar akan koreksi dari level tertinggi pada komentar Fed yang hawkish.

Perdagangan minyak mentah berada pada tren kenaikan sedikit yang lebih tinggi menyusul Badai Harvey - Irma. Namun WTI mungkin akan kembali menelusuri penurunan dari bulan sebelumnya karena kilang-kilang AS secara bertahap kembali online dan mempercepat siklus produksi.

Produksi minyak mentah AS mingguan naik menjadi 9.530K b/d dalam pekan yang berakhir 25 Agustus, dengan angka mendekati mendekati rekor tertinggi (9.610 b/d). Pada saat yang sama, Moody's Investors Service mencatat bahwa prospek stabil untuk sektor ladang minyak global (OFS) mencerminkan bahwa situasi terburuk sekarang telah berada di belakang kita. Saat ini kita berada pada tahap awal pemulihan siklus. Bisa dikatakan bahwa perkiraan pendapatan industri akan tumbuh 6%-8% di tahun 2017 dan pada tahun depan akan meningkat secara substansial, mengingat prospek kenaikan harga komoditas dan pengeluaran didaerah hulu yang lebih tinggi.

Pada gilirannya, upaya Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk menyeimbangkan pasar energi pada akhirnya mungkin gagal untuk memiliki pengaruh jangka panjang terhadap harga minyak di tengah ekspansi produksi global yang terus berlanjut.

Prospek yang lebih luas untuk USOIL kemungkinan besar tetap condong ke sisi negatif, karena mempertahankan tren penurunan yang terjadi pada awal tahun ini, walaupun saat ini minyak mentah kembali sedikit ke arah atas channel.


  • Kilang Terbesar Di AS Mulai Kembali Produksi Bertahap

Motiva Enterprises mulai memulai kembali produksi parsial di kilang minyak mentah terbesar di negara itu pada hari Selasa, kata perusahaan itu. Motiva siap pada hari Selasa pagi untuk memulai kembali unit penyulingan minyak mentah, hydrocracker dan coker di pabrik penyulingan Port Arthur, Texas, 603.000 per barel per hari, pada tanggal 30 Agustus oleh Tropical Storm Harvey, beberapa sumber yang mengetahui rencana Motiva mengatakan.

"Kami memperkirakan kilang tersebut semula akan menghasilkan sekitar 40 persen produksi pada akhir pekan ini, asalkan penilaian akhir memenuhi standar operasional kami", kata juru bicara Motiva Angela Goodwin dalam sebuah pernyataan. Perusahaan telah menunggu pemulihan pengiriman dan jaringan pipa untuk memulai restart parsial, kata sumber tersebut.

Unit tersebut merupakan bagian dari ekspansi senilai $10 miliar yang selesai dibangun pada tahun 2012 yang meningkatkan kapasitas pemrosesan minyak mentah dua kali lipat. Saudi Aramco Grup mengambil kepemilikan tunggal Motiva ini pada tanggal 1 Mei 2017 setelah menyelesaikan rencana pecah dengan Royal Dutch Shell dari patungan perusahaan yang mengoperasikan perusahaan tersebut setelah hampir 20 tahun.

 

  • Oil Dan Emas Rentan Turun Dalam Komen Fed Yang Hawkish

Harga minyak mentah dan emas berhasil mempertahankan perolehan imbal hasil setelah uji coba senjata nuklir Korea Utara, namun belum bisa membuat kemajuan lebih lanjut. Fed segera menyampaikan komentarnya beberapa hari ke depan, dengan pidato dari gubernur pentolan FOMC yakni Gubernur Lael Brainard dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari. Presiden Fed Dallas Kaplan juga dijadwalkan untuk angkat bicara.

Seperti sudah bersiap-siap, pasar menempatkan kemungkinan kenaikan suku bunga Fed berikutnya tahun ini di angka 33.8 persen. Itu naik dari 27.8 persen minggu lalu, meskipun data tenaga kerja Agustus AS mengecewakan dirilis pada hari Jumat kemarin. Kenyataannya, ketahanan dolar AS yang mengesankan dalam beberapa pekan terakhir mengisyaratkan bahwa emas mungkin rentan ambles jika kekhawatiran geopolitik tetap standar dan pertaruhan kebijakan moneter AS kembali ke garis depan.

Dengan pemikiran diatas, emas hitam dan logam kuning mungkin akan mengalami defensif saat greenback bergerak ke atas.

Dalam grafik harian di bawah ini masih dalam rangkaian tren besar bullish OIL, namun berpeluang juga untuk terjun bebas dalam formasi pola harmonik.

Oil Dan Emas Rentan Turun Dalam Komen

 

Faktor-Faktor Pendukung OIL 

  • Pola Candlestick OIL

Oil Dan Emas Rentan Turun Dalam Komen


Saran Open Posisi OIL 

Saya menyarankan untuk membuka posisi jual di area 49.10, bisa mulai sekarang atau menunggu konfirmasi candlestick H4 muncul untuk bearish korektif OIL.

Target profit pertama area 48.10 dan target profit kedua area 47.60. Tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari buyer, maka dari itu Stop Loss diperlukan. Stop loss saya berada di area 49.60 dan area 49.85.

Selamat berdagang, gunakan manajemen modal untuk perdagangan yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM agar tidak over lot, klik disini.  

Saran OP OIL : Sell di area 49.10.

Gunakan trailing stop auto atau manual.

SL : (1) 49.60 – 50 pips (2) 49.85 – 75 pips

TP : (1) 48.10 – 100 pips (2) 47.60 – 150 pips

Rentang waktu trading : 1-2 hari

Oil Dan Emas Rentan Turun Dalam Komen


 

Update Posisi OIL 08-09-2017 

Oil Dan Emas Rentan Turun Dalam Komen


====================

*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.

*Pertanyaan-pertanyaan mendalam bisa via email ahmed@seputarforex.com atau halaman tanya jawab penulis seputar forex.

Arsip Analisa By : Ahmed Sar

Bagaimana reaksi Anda tentang analisa ini?

Ahmed Sar adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager di sebuah institusi keuangan. Ahmed berpengalaman trading sejak tahun 2004 pada bermacam pair dengan beberapa insider FX, dan hingga kini masih aktif sebagai Trend-Trader. Strategi trading yang digunakan berbasis Quantitative Trend.

Brent Crude (ICE) 72.65 0.22%
WTI Crude Oil (Nymex) 67.45 0.27%
13 Agustus 2018 14:35 Selengkapnya