Advertisement

iklan

Outlook Minyak Di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran

Tren positif harga minyak masih terus berlanjut. ditopang oleh semakin memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Fundamental

Harga minyak sempat diperdagangkan menguat hingga lebih dari 2%, setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman untuk menjatuhkan sanksi terhadap Irak. Padahal, Irak merupakan produsen minyak terbesar kedua di antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Ancaman Trump terhadap Irak dipicu oleh kekhawatiran akan terdesaknya pasukan AS dari negara tersebut. Lebih dari itu, Trump juga mengatakan bahwa Amerika Serikat juga akan membalas Iran jika mereka menyerang balik serangan udara yang dilancarkan AS.

 

Analisa Teknikal

Timur Tengah Memanas, Harga Minyak

Harga minyak tampaknya masih berpotensi untuk terus bergerak naik, ditunjukkan oleh indikator EMA 20 yang terus bertahan di atas indikator EMA 50. Saat ini, harga terus stabil di atas level Support 63.94-63.45.

 

Rekomendasi

  • Entry Buy: 63.94
  • Take Profit: 64.73
  • Stop Loss: 63.45
Arsip Analisa By : Rama Anandhita
291536

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.


Kesulitan Akses Seputarforex?

Lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone