Outlook Teknikal Emas : Bergerak Bearish Hingga 1313

Emas kembali tertekan pasca pernyataan Ketua The Fed, sehingga menyebabkan bias Intraday kembali bearish.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Emas berjangka kembali bergerak melemah pasca testimoni ketua The Fed, Jerome Powell. Harga emas akhirnya turun mencetak rekor baru penutupan harga terendah dalam lebih dari dua minggu terakhir. Hal ini terjadi di tengah penguatan Dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi.

Jerome Powell mengatakan bahwa Bank Sentral dapat terus menaikkan suku bunganya secara bertahap, karena prospek pertumbuhan ekonomi tetap kuat, dan volatilitas keuangan saat ini seharusnya tidak membebani ekonomi AS. "Beberapa rintangan yang dihadapi ekonomi AS di tahun-tahun sebelumnya telah berubah menjadi angin segar," Powell mengatakan dalam kesaksian tertulis pada Komite Jasa Keuangan pada hari Selasa (27 Februari) di Washington. "Kebijakan fiskal telah menjadi lebih stimulatif dan permintaan luar negeri untuk ekspor AS berada pada lintasan yang lebih kuat," tambahnya.

Pasca pidato perdana ketua The Fed tersebut, harga emas untuk pengiriman bulan April turun sebesar $14.20 atau 1.1%, untuk kemudian menetap di level $ 1318.60 per ons.


XAUUSD Daily


Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas kembali melemah hingga 1313 dan ditutup dikisaran 1318, pasca pernyataan ketua The Fed kemarin.


XAUUSD H1

Emas kembali bergerak di jalur korektifnya, pasca pernyataan Powell semalam. Dari grafik hourly, bias emas terlihat bearish, begitu pula dengan Indikator RSI dan OsMA-nya. Indikator Bollinger Band bergerak kearah bawah dengan kurva yang melebar. Kemunculan beberapa candle bearish juga mengindikasikan sentimen yang ada saat ini adalah solid bearish. Oleh karena itu, melihat peluang dan potensi yang ada, maka bias intraday kali ini adalah BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry poin adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini masih mencoba peluang Sell, dengan harapan bahwa pergerakan emas akan melanjutkan fase korektifnya. Sedangkan untuk area acuan skenario kali ini masih berada pada support area sekitar 1314.57. Maka tunggu hingga harga bergerak di sekitar area tersebut dan melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Jika skenario breakout ini valid, maka logam mulia akan kembali terkoreksi hingga menguji level sekitar 1308.42. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga menguji dan menembus level resisten 1322.75, karena emas justru bisa menguat kembali. Maka disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah menembus level itu, logam mulia akan menguat setidaknya ke level 1329.13. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat.


Selalu ingat dan pahami risiko dan money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3    : 1341.04
R2    : 1335.29
R1    : 1329.13
Pivot: 1322.75
S1    : 1314.57
S2    : 1308.42
S3    : 1300


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.