Advertisement

iklan

Outlook Teknikal Emas: Kembali Menguji Support FR Di Area 1317

282857

Emas kembali melemah demi menguji level FR 38.2, peluang Long ataupun Short dapat terjadi pada level ini.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

General Overview

Emas berjangka kembali melemah karena sikap defensif para investor dalam menghadapi ketegangan internal politik AS, dan mencerna data-data ekonomi untuk dapat mencari petunjuk mengenai suku bunga. Emas diperdagangkan dalam range terbatas jelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve AS yang berlangsung pekan depan.

Pada grafik harian di bawah ini, tampak bahwa logam kuning kembali diperdagangkan di area support FR 38.2 di 1317.01. Sentimen beli untuk jangka panjang masih valid hingga saat ini, selama level support kunci di area 1308-1300 masih terjaga. Untuk saat ini, emas diperdagangkan dalam range terbatas di antara resisten FR 23.6 pada 1335, dan support FR 38.2 pada 1317. Pergerakan yang terbatas didukung oleh pembacaan indikator Bollinger Bands, RSI, dan OsMA yang bergerak flat sejak awal Februari lalu.


XAUUSD Daily



Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas kembali bergerak melemah demi menguji level support di sekitar level 1317 pada sesi perdagangan Kamis (15 Maret) kemarin.


XAUUSD H1

 

 

Hingga saat analisa ini ditulis, emas semakin bergerak melemah mencoba untuk mempenetrasi lebih dalam lagi. Akan tetapi, level support 1314.57 akan menjadi tantangan tersendiri untuk kubu bear pair ini. Data historis menunjukkan selalu ada rejection (long pinbar) yang terbentuk dari level tersebut, sehingga membuat emas kembali menguat. Oleh karena itu, sebelum adanya sinyal dan pergerakan yang jelas ataupun sebelum adanya breakout level support resisten yang signifikan, maka bias intraday kali ini kembali NETRAL.

Namun masih ada beberapa skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry poin, berikut ulasannya:

  1. Skenario utama hari ini yaitu mencoba skenario peluang Sell, dengan harapan emas akan semakin melemah. Sedangkan untuk area acuan skenario kali ini berada pada support area sekitar 1314.57. Maka tunggu hingga harga bergerak di sekitar area tersebut dan melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Jika skenario breakout ini valid, maka emas akan kembali melemah hingga menguji level sekitar 1308.42. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat, atau maksimal berada di sekitar area 1319.27.

  2. Level 1314.57 juga digunakan sebagai skenario alternatif Buy. Dari data historis, harga selalu mengalami rejection dan menghasilkan long pinbar di level tersebut, sehingga membuat emas kembali terpantul ke atas. Perhatikan pola pergerakan harga jika ternyata tertahan dan berkutat di sekitar area 1314.57; cari peluang Buy yang terkonfirmasi. Penggunaan indikator oscillator dan penerapan price action dapat mempermudah Anda mencari entry poin. Dengan begitu, peluang Buy hanya berlaku jika bounce level tersebut terkonfirmasi. Jika emas tertolak dari level 1314.57, maka harga akan menguat kembali hingga 1319.27 atau bahkan lebih tinggi. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area 1308.42, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.


Selalu ingat dan pahami risiko dan money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3    : 1335.29
R2    : 1329.13
R1    : 1322.75
Pivot: 1319.27
S1    : 1314.57
S2    : 1308.42
S3    : 1300

 


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.