Advertisement

iklan

Peluang USD/JPY Dari Rejection Supply Harian

Peluang Sell USD didasarkan dari pasangan mata uang USD/JPY, dengan mengaplikasikan analisa Multi Time Frame BBMA OA serta Supply And Demand.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Time Frame 1-Hari: Rejection Zona Supply Harian

Jika diamati dari time frame 1-hari, harga pasangan mata uang USD/JPY saat ini sedang berada di antara Mid BB dan EMA-50. Hal tersebut menandakan bahwa harga saat ini belum jelas arahnya atau masih berada dalam masa konsolidasi. Namun jika diamati dari Golden Cross antara kedua garis tersebut sejak akhir September lalu, bukan tidak mungkin USD/JPY akan meneruskan perjalanan ke atas. Harga sendiri saat ini turun pasca terbentuknya Extrem Sell di sekitar Top BB time frame 1-harinya.

uj-11-des-daily

Dari sisi Supply And Demand, penurunan yang terjadi saat Extrem di analisa BBMA OA bertepatan dengan Rejection yang terbentuk di sekitar zona Supply time frame 1-harinya. Rejection yang terjadi ini seharusnya membawa harga turun hingga setidaknya ke sekitar zona Demand terdekat. Oleh karena itu, maka akan difokuskan untuk mencari posisi Sell pada pasangan mata uang USD/JPY.

 

Analisa Time Frame 4-Jam: Top BB Dan EMA-50 Berhimpitan

Dari time frame 4-jam, dapat dilihat bahwa harga saat ini juga sedang berada di antara Mid BB dan EMA-50. USD/JPY juga sedang menuju ke sekitar Top BB yang sedang berhimpitan dengan EMA-50. Jika peluang dari time frame 1-hari valid, maka setidaknya akan terjadi Extrem yang ditandai dengan Rejection di area Top BB dan EMA-50.

uj-11-des-4-jam

Dari sisi analisa Supply And Demand, zona Supply terdekat ini berada pada bagian atas Top BB dan EMA-50. Zona inilah yang akan menjadi patokan dalam menempatkan Stop Loss maupun Take Profit. Stop Loss akan ditempatkan beberapa pips di atas zona Supply time frame 4-jam tersebut. Sedangkan Open Posisi akan ditempatkan setelah melihat kondisi harga pada time frame 1-jam.

 

Saran Pembukaan Posisi

Sinyal: Sell

Dari hasil analisa beberapa time frame di atas, maka diputuskan untuk fokus mencari posisi Sell pada pasangan mata uang USD/JPY.

 

Entry: 108.820

Entry pada analisa kali ini akan ditempatkan pada kisaran Top BB time frame 1-jam pada level 108.82, karena harga yang sebelumnya sempat membentuk Extrem di time frame 1-jam tidak akan mampu meneruskan Momentum Buy jika peluang Sell ini valid.

uj-11-des-open

Jika Momentum Buy terbentuk pada sekitar Top BB time frame 1-jam, jangan ragu untuk segera menutup Posisi Anda.

 

Stop Loss: 109.070

Stop Loss pada analisa kali ini akan ditempatkan di sekitar batas atas zona Supply time frame 4-jam. Zona ini dipilih karena harga telah sempat Retest dan tertolak dari zona tersebut. Dengan jarak sekitar 25 pips, Stop Loss akan ditempatkan pada level 109.070.

 

Take Profit: 108.070

Dengan menggunakan Risk:Reward Ratio 1:3, jarak Take Profit akan ditempatkan sejauh 3x jarak Stop Loss. Perhitungan tersebut menghasilkan Take Profit pada level 108.070, dengan jarak sekitar 75 pips dari entry.

Perkiraan Waktu Trading: 2-3 hari.

 


DISCLAIMER ON:

Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.

Saya sendiri hanya menggunakan sekitar 3-5% ekuitas akun untuk setiap posisi. Anda juga dapat menggunakan kalkulator MM untuk mempermudah perhitungan lot. Jangan lupa untuk memindahkan SL ke Breakeven Point untuk menghilangkan segala jenis risiko kehilangan modal yang mungkin terjadi.

Analisa ini utamanya disusun berdasarkan sistem trading dan indikator BBMA OA yang dipadukan dengan pengerahuan Supply And Demand. Jika Anda merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan karena istilah-istilah yang asing, pertimbangkanlah untuk membaca artikel Panduan Memasang Indikator BBMA OAPanduan Analisa Multi Time Frame BBMA OAPanduan Trading Dengan Supply And Demand Basic, serta Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro.

Arsip Analisa By : Muhammad Nuzul

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muhammad Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.