Penjualan Ritel AS Mengecewakan, Akankah Emas Bangkit?

290589

Terlepas dari rebound yang terjadi pada perdagangan sebelumnya, harga emas diperkirakan masih rawan untuk bergerak turun lebih lanjut.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Fundamental

Emas menutup perdagangan Rabu (16/Oktober) di zona hijau setelah data penjualan ritel AS gagal melampaui ekspektasi ekonom. Kondisi ini kian meningkatkan kekhawatiran para pelaku pasar tentang dampak konflik dagang AS-China bagi negara Paman Sam tersebut.

Diketahui, penjualan ritel AS pada bulan September 2019 turun ke angka -0.3 persen, dari 0.6 persen di bulan Agustus. Padahal, ekonom mengharap adanya pertumbuhan penjualan ke level 0.3 persen. Retail Sales AS kali ini menjadi data negatif kedua kalinya sejak Februari 2019 lalu; mengindikasikan bahwa pelemahan yang disebabkan oleh sektor manufaktur dapat menyebar ke sektor perekonomian yang lebih luas, serta membuka celah bagi The Fed untuk kembali memangkas suku bunganya akhir bulan ini.

Selanjutnya, investor menunggu berita lebih lanjut dari konflik perdagangan antara AS dan China. Kabar terbaru dari Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, negosiator dari kedua belah pihak sedang mengupayakan tercapainya kesepakatan perdagangan fase 1, sebelum ditandatangani oleh Presiden Xi dan Presiden Trump bulan depan.

Sementara itu, KTT pemimpin UE di Brussel pada Kamis (17/Oktober) diperkirakan akan didominasi oleh upaya terakhir untuk menyegel kesepakatan keluarnya Inggris dari UE, meski masih ada banyak masalah yang mendesak lainnya seperti krisis di Timur Tengah hingga anggaran UE.

Investor telah mengapresiasi beberapa komentar optimis yang disampaikan oleh para pejabat tinggi Inggris dan UE. Bahkan, Menteri Kebudayaan Inggris, Nicky Morgan, pada Rabu malam mengatakan bahwa ada peluang yang bagus untuk mencapai sebuah kesepakatan.

 

Analisa Teknikal

Penjualan Ritel AS Mengecewakan, Emas

Harga emas masih belum mampu menembus ke atas garis SMA 200, sehingga tren secara keseluruhan masih bearish. Selain itu, harga juga diperkirakan masih rawan untuk kembali melemah ke bawah level Support 1484.84, terutama selama tren terus bertahan di bawah area Resistance 1495.40-1502.17.

 

Rekomendasi

  • Entry Sell: 1495.40
  • Take Profit: 1484.45
  • Stop Loss: 1502.17
Arsip Analisa By : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.