Advertisement

iklan

Profil Penulis : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.

iklan

iklan

Emas kembali merangkak naik meski masih dalam kisaran terbatas. Menjelang rilis inflasi produsen nanti malam, bias perdagangan harian berubah menjadi netral.
Sentimen bullish yang masih mendominasi Dolar membuat USD/CAD semakin naik. Oleh karena itu, skenario trading kali ini akan memanfaatkan momentum buy.
Emas merangkak naik dan berhasil mencatatkan penguatan meski para investor tengah mengantisipasi data inflasi AS yang akan dirilis esok.
Setelah aksi sell-off yang menyebabkan kemerosotan emas, para investor memilih untuk wait and see sehingga harga masuk dalam fase konsolidasi.
GBP/JPY saat ini bergerak turun untuk menguji zona demand 165.95. Dengan begitu, skenario trading kali ini adalah menantikan peluang buy di area tersebut.
Emas berbalik turun sehingga reli bullish harus terhenti. Bias perdagangan harian kini menjadi netral dengan skenario utama di sekitar level 1802.
EUR/USD saat ini terkoreksi dalam sentimen bullish yang masih solid. Skenario trading kali ini adalah menantikan peluang buy on dips di zona demand.
Emas sempat anjlok ke level 1778 akibat rilis data NFP AS. Namun, emas berbalik menguat dan saat ini menargetkan breakout dari zona resisten 1810.
Emas meroket hingga level 1800 setelah komentar Powell yang kembali bernada dovish. Skenario utama hari ini adalah buy apabila harga breakout 1810.78.
Emas sedang bergerak terbatas di dalam range yang sempit menjelang beberapa katalis penting seperti pidato Powell dan rilis data ekonomi AS.
Trend kenaikan emas mulai melambat pada akhir pekan lalu. Bias hari ini masih cenderung bullish dengan konfirmasi buy di zona resisten 1763.
USD/CHF merangkak naik di tengah bias perdagangan yang masih bearish. Oleh karena itu, harga berpotensi turun setelah mencapai zona supply.
Emas meneruskan penguatan yang terbentuk dari dampak notulen FOMC kemarin. Harga saat ini terus menanjak ke level 1755 dan berpotensi melampauinya.
CAD/JPY masih diperdagangkan dalam lajur bearish. Entry sell terindikasi sebagai skenario utama apabila terjadi penolakan di zona supply.
Emas kembali menguat dan membentuk kenaikan hingga ke level 1750 setelah rilis notulen FOMC dini hari tadi.
Emas terlihat sedang memasuki fase konsolidasi jelang rilis notulen FOMC. Meski baru saja terkoreksi bearish, skenario utama emas masih cenderung buy.
Pair USD/CAD terpantau berusaha pulih dari keterpurukan setelah angin segar dari wacana kenaikan suku bunga The Fed yang kembali dipertegas.
The Fed tetap percaya diri untuk kembali menaikkan suku bunga, sehingga harga emas jatuh dan bertendensi bearish dalam perdagangan intraday.
Emas ditutup melemah di level 1760 pada perdagangan kemarin. Akibatnya, bias perdagangan harian emas berubah dari bullish menjadi netral.
Bullish emas saat ini tampak sedang tertahan sejenak lantaran sikap para investor yang sedang menantikan hasil investigasi terhadap dugaan serangan rudal dari Rusia.
Emas terus mempertahankan bias bullish-nya hingga kini diperdagangkan di sekitar level 1770. Skenario utama hari ini adalah menunggu peluang buy di zona resisten.
Emas melanjutkan reli hingga level 1755 setelah data inflasi AS dirilis jauh di bawah ekspektasi. Alhasil, bias perdagangan intraday pun menjadi bullish.
Emas kembali melanjutkan reli jelang data tingkat inflasi yang akan dirilis besok. Namun, skenario utama emas masih sell meski berhasil menguat hingga di atas 1700.
USD/CHF terus melemah dan semakin mendekati zona demand. Harga berpeluang terkoreksi dan kembali turun apabila gagal menguji zona supply 0.9981.
Emas tidak mencatatkan banyak perubahan pada perdagangan kemarin. Akibatnya, reli emas harus terhenti dan skenario utama mengarah pada posisi sell.