Advertisement

iklan

Profil Penulis : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.
Xm

iklan

FirewoodFX

iklan

Harga emas berbalik melemah setelah mata uang Dolar AS bergerak rebound dan meredanya kekhawatiran wabah di China.
Tren kenaikan harga emas diproyeksikan bakal berlanjut menyusul kekhawatiran investor atas penyebaran wabah Pneumonia.
Tren positif harga emas diperkirakan masih akan berlanjut, meskipun positifnya data ekonomi AS sempat memicu risk appetite.
Harga minyak mencoba terus merangkak naik di tengah memanasnya tensi politik di Libya.
Pasca kesepakatan dagang AS-China resmi ditandatangani, selera investor terhadap aset berisiko pun kian meningkat. Akibatnya, harga emas gagal melanjutkan tren positifnya.
EUR/USD berusaha melanjutkan tren positifnya pasca AS-China berhasil menandatangani kesepakatan dagang Fase Satu.
Tren kenaikan harga emas berpotensi masih berlanjut. Adanya kekhawatiran atas konflik perdagangan AS-China menjadi faktor pendukung reli bullish pada emas.
Penurunan harga emas diperkirakan masih akan berlanjut seiring dengan semakin mencairnya ketegangan AS dan China.
Harga emas berpotensi turun lebih lanjut di tengah meredanya tensi perdagangan antara Amerika Serikat dan China.
Harga minyak rawan dilanda aksi jual lanjutan karena meredanya tensi AS-Iran. Sementara itu, konflik perdagangan AS-China yang mulai mendingin menjadi penopang harga minyak.
Tren positif harga minyak masih terus berlanjut. ditopang oleh semakin memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
USD/JPY berupaya memulihkan diri, meski pasar tengah diselimuti sentimen risk-off akibat memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Harga emas lagi-lagi melanjutkan tren positifnya menyusul meningkatnya tensi ketegangan di Timur Tengah.
Memasuki awal tahun 2020, harga minyak dibayangi aksi profit taking. Meski secara fundamental tampak menguat, tetapi analisa teknikal menunjukkan peluang entry Sell.
Harga emas berpotensi melanjutkan serangkaian tren positifnya di awal perdagangan tahun 2020 ini. Apa sajakah faktor pendukung bullish emas kali ini?
Meski cenderung tertatih di penghujung tahun ini, harga minyak diperkirakan masih berpotensi menguat ke sekitar 62.09.
USD/JPY berbalik melemah setelah sempat diperdagangkan di sekitar level tertinggi enam bulan pada sesi sebelumnya.
Meski emas dilanda aksi profit taking, tetapi secara keseluruhan masih berada dalam tren bullish yang kuat.
Poundsterling masih terus dibayangi sentimen negatif di tengah kekhawatiran atas Brexit. Bagaimanakah outlook selengkapnya?
Harga emas diperkirakan masih berpotensi menguat, terlepas dari meningkatnya risk appetite investor di awal perdagangan sesi Asia hari ini.
GBP/USD terus tertekan lebih lanjut menyusul masih adanya kekhawatiran pasar terhadap perkembangan Brexit.
Turunnya jumlah persediaan minyak AS semakin mengukuhkan harga minyak di sekitar level tertinggi tiga bulan.
Kabar pemakzulan Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran lain di pasar keuangan global, dan membuat harga Emas kembali merangkak naik.
EUR/USD mencoba merangkak naik di tengah ketidakpastian Brexit yang masih berlarut-larut. Entry Buy bisa Anda manfaatkan untuk kondisi ini.
Meski sebelumnya diperdagangkan stagnan, emas kini mencoba bergerak bullish ke sekitar level Resistance 1480.18.