OctaFx

iklan

Profil Penulis : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Rama Anandhita

EUR/USD berpotensi semakin terpuruk menjelang pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, di Jackson Hole Symposium malam nanti.


Potensi terjadinya Hard Brexit semakin meningkat setelah Uni Eropa menolak tuntutan Boris Johnson terkait Brexit Irlandia.


Harga emas berpotensi tergelincir ke bawah level psikologis 1,500 pasca rilis notulen FOMC yang dinggap tidak sesuai dengan ekspektasi para pelaku pasar.


Investor yang lebih memilih untuk bersikap Wait And See menjelang Jackson Hole Symposium akhir pekan ini membuat harga emas berkonsolidasi di sekitar level 1,500.


USD/CHF rawan terkoreksi lebih lanjut menjelang simposium di Jackson Hole, Wyoming, akhir pekan ini.


AUD/USD berusaha bangkit menyusul keputusan China melakukan reformasi suku bunga demi memangkas biaya pinjaman perusahaan.


EUR/USD diperdagangkan melemah setelah kurva yield obligasi AS tenor 2 tahun dan 10 tahun mengalami inversi.


Harga minyak berusaha melanjutkan tren positifnya setelah sempat terperosok hingga level psikologis 50.


Permintaan mata uang safe haven seperti Yen diperkirakan akan kembali meningkat seiring belum meredanya gejolak geopolitik.


GBP/USD rawan turun lebih lanjut setelah data perekonomian Inggris dirilis mengecewakan. Selain itu, ketidakpastian politik Inggris menjadi katalis lain ambruknya Sterling.