Advertisement

iklan

Profil Penulis : Rizki Rosadi

Sudah aktif dalam dunia trading sejak 2012 dan masih terus belajar untuk menjadi lebih baik. Awal mula trading dengan menggunakan EA, dan akhirnya pada 2014 fokus trading manual dengan terus riset pada metode trading. Saat ini, saya merupakan seorang Discretionary Trader yang menggunakan Trend Following dengan metode breakout.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Posisi sell akan diambil di area Supply 1.1260-1.1307 setelah terbentuk konfirmasi H4. Sell memanfaatkan potensi pelemahan harga setelah tertahan di area ini.
Posisi sell akan diambil di area Supply 1.0684-1.0711 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga ketika tertahan di area tersebut.
Posisi sell akan diambil di area Supply 121.52-122.11 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga ketika menguji area tersebut.
Posisi sell akan diambil di area Supply 0.6992-0.7035 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga ketika tertahan di area ini.
Posisi buy akan diambil di area Demand 0.9378-0.9437 untuk memanfaatkan potensi penguatan harga setelah menguji area tersebut.
Posisi sell akan diambil di area supply 0.6136 - 0.6173, untuk memanfaatkan potensi NZD/CHF reversal setelah menguji area tersebut.
Posisi sell akan diambil di area Supply 1.5341-1.5444 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga saat menguji area tersebut.
Posisi sell akan diambil di area Supply 1.1891-1.1973 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga ketika tertahan di area tersebut.
Peluang sell akan diambil di area supply 1.7028-1.7177 untuk memanfaatkan potensi harga melemah ketika menguji area ini.
Posisi sell akan diambil di area Supply 1.7658-1.7780 dengan memanfaatkan potensi pelemahan harga setelah tertahan di area tersebut.
Posisi buy akan diambil di area Demand 77.79-78.52 untuk memanfaatkan potensi harga reversal di area ini. Entry buy dapat dilakukan setelah terbentuk candlestick konfirmator.
Posisi buy akan diambil di area demand 131.78 - 133.06 untuk memanfaatkan potensi harga menguat setelah menguji area tersebut.
Posisi sell akan diambil di area supply 0.9757 - 0.9639, untuk memanfaatkan potensi harga melemah kembali setelah tertahan di area tersebut.
Posisi sell akan diambil di area Supply 1.2706-1.2813 untuk memanfaatkan potensi harga melemah ketika menguji area tersebut.
Posisi buy akan diambil di area Demand 111.81-112.21 untuk memanfaatkan potensi harga menguat ketika menguji area ini.
Posisi sell akan diambil di area Supply 1.3714-1.3800 untuk memanfaatkan potensi pembalikan harga (reversal) ketika menguji area ini.
Posisi sell akan diambil setelah break Support 0.9310 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga setelah mengalami Rejection di area Supply 0.9369-0.9456.
Posisi buy akan diambil setelah break Resisten 1.6345 untuk memanfaatkan potensi penguatan harga setelah tertahan di area Demand 1.6086-1.6212.
Posisi sell akan diambil setelah break neckline di time frame H4 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga ketika tertahan di area Supply 0.8736-0.8798.
Posisi sell akan diambil di area Supply 110.75-111.68 untuk memanfaatkan potensi harga melemah ketika tertahan di area ini.
Posisi sell akan diambil di area Supply 0.6980-0.7031 untuk memanfaatkan potensi harga melemah ketika menguji area tersebut.
Peluang sell akan diambil di area Supply 0.8977-0.9054 untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga ketika menguji area ini.
Posisi buy akan diambil di area Demand 0.9577-0.9610 untuk memanfaatkan potensi penguatan harga setelah mengalami rejection di area tersebut.
Posisi sell akan memanfaatkan potensi harga melemah ketika menguji area Supply 0.7112 - 0.7184. Sell akan diambil menggunakan konfirmasi berupa Engulfing, Pin Bar, atau break Support.
Posisi sell menunggu adanya rejection Daily yang valid di area Supply 1.0802-1.0865 terlebih dahulu. Setelah rejection terbentuk, posisi sell akan diambil menggunakan konfirmasi di time frame H4.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex

Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone