Profil Penulis : Uky

Seorang trader forex full-time yang merupakan Swing dan Long Term Trader. Strategi utama yang digunakan adalah trading dengan News, Trendline, dan Pola Wave.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Uky

Euro melemah drastis versus Dolar New Zealand. Secara teknikal, pasangan mata uang ini tengah menghadapi fase kritis di Support 1 yang bisa memicu penurunan harga lebih lanjut.


Setelah membentur dua garis trend dan batas R1, Dolar Kanada diproyeksi melemah signifikan hingga ke area S2 di 0.74894.


Dolar Australia cenderung bergerak sideways terhadap Yen Jepang. Jika ingin mencari peluang trading dari pair ini, terdapat Support dan Resistance Intraday yang sebaiknya diperhitungkan.


Pergerakan Euro terhadap Franch Swiss yang cenderung terbatas kemungkinan akan berfluktuasi ke arah Upside jika harga mampu menembus R1 di area 1.11558.


NZD/CAD berpeluang naik terbatas apabila penurunannya tertahan di level Support 1. Namun yang jadi penentu berikutnya adalah, apakah harga sanggup menembus Resistance 1?


Dolar Australia berpeluang memperpanjang bearish reversal jika level 0.69240 yang menjadi pertemuan Support 1 dan garis trend dapat terpatahkan.


CHF/JPY bergerak terbatas setelah turun tajam dari R3. Selanjutnya, harga berpeluang rebound dan menembus R1, tapi sebaiknya waspadai juga pelemahan di bawah S1.


Poundsterling bergerak dalam range 1.2740 dan 1.25645 dalam 2 bulan terakhir. Jika batas-batas tersebut masih berlaku, maka GBP/USD berpotensi rebound ke area R1.


Setelah menguat signifikan, harga emas bergerak terbatas pada kisaran 1437.517-1413.229. Arah berikutnya akan ditentukan pada break dari salah satu level tersebut.


Pergerakan NZD/JPY saat ini sedang menantikan aksi harga di area S1. Apabila harga menembus level tersebut, maka Downtrend akan terkonfirmasi menuju kisaran 71.07.